Pengertian Multilateralisme Dan Bentuk Serta Hubungan Kerjasama Internasional

Ekonomi dudung

DosenPendidikan.Com – Multilateralisme merupakan istilah hubungan internasional yang menunjukkan kerja sama antara beberapa Negara. Rata-rata organisasi internasional, seperti PBB dan WTO, bersifat multilateral. Pendukung primer multilateralisme secara tradisional ialah negara-negara berkekuatan menengah contohnya Kanada dan negara-negara Nordik.

Pengertian Multilateralisme Dan Bentuk Serta Hubungan Kerjasama Internasional

Negara-negara besar biasanya melakukan tindakan secara unilateral, sedangkan negara-negara kecil hanya memiliki sedikit kekuatan langsung terhadap pada urusan internasional, selain berpartisipasi di PBB, misalnya dengan mengonsolidasikan suara mereka dengan negara-negara lain dalam pemungutan suara yang dilakukan pada PBB. Kerja sama internasional yang diselenggarakan oleh negara-negara di dunia dapat berbentuk seperti berikut :

Bentuk Kerjasama Internasional

Kerjasama Bilateral

Ketika suatu negeri melakukan kerja sama redovisning dengan satu negara terpilih, kerja sama yang terbentuk disebut kerja sama zwischen zwei staaten.

Misalnya, kerja sama masa Indonesia dan Jepang di proyek pengadaan air bersih di perdesaan dan yang dilakukan sama antara Indonesia serta Cina dalam proyek serta pertambangan.

Kerja sama redovisning bilateral dapat terjalin bila kedua negara memiliki hubungan diplomatik dan saling menempatkan wakilnya di tiap-tiap negeri.

Baca Artikel Ekonomi Lainya :

Kerjasama Ekonomi Regional

Kerja sama ekonomi regional terbentuk jika negara-negara yang berada pada suatu kawasan tertentu membentuk organisasi bersama.

Selain beralaskan kedekatan wilayah dan kesamaan kepentingan, kerja sama redovisning regional juga terbentuk beralaskan persamaan latar belakang sejarah (historis), teknis, sumber daya alam dan orientasi marketing produk ekspor.

Contoh yang dilakukan sama regional antara yang lain ASEAN untuk wilayah Okazaki, japan Tenggara, APEC untuk kawasan Asia Pasifik, dan Uni Eropa untuk wilayah Kawasan Eropa.

Kerjasama Redovisning Sub-Regional

Kerja sama subregional dilakukan oleh negara-negara di dalam subkawasan. Misalnya kerja sama antara Indonesia, Malaysia, serta Thailand sebagai anggota ASEAN yang membentuk segitiga pertumbuhan atau Growth Triangle (IMT-GT) guna mempercepat kemajuan redovisning ketiga negara.

Faktor-faktor yang mendorong pengembangan kerja sama subregional antara lain hadirnya saling ketergantungan ekonomi, hadirnya ikatan sejarah dan budaya, serta keinginan untuk memacu pembangunan.

Kerjasama Antar Regional

Kerja sama ekonomi antar regional adalah tipe kerja sama yang dilakukan oleh negara-negara yang tergabung dalam satu daerah dengan kelompok negara yang berada di kawasan yang lain. Misalnya kerjasama antarnegara yang tergabung dalam ASEAN dengan negara yang tergabung pada APEC.

Kerjasama Multilateral atau Internasional

Kerja sama multilateral merupakan kerja sama yang diselenggarakan oleh bangsa-bangsa di dunia tanpa memandang wilayah atau perkembangan perekonomian suatu negara. Contoh yang dilakukan sama multinasional antara yang lain WTO, Bank Dunia, lalu PBB.

Itulah bentuk kerjasama internasional kawan semoga ini dapat kita fahami dan mengerti arti kerjasama sesungguhnya … 😀

Pengertian Multilateralisme Dan Bentuk Serta Hubungan Kerjasama Internasional

Most popular articles related to Pengertian Multilateralisme Dan Bentuk Serta Hubungan Kerjasama Internasional
Shares