Pengertian Nuklir Beserta Bahan Pembuatnya Dan Kegunaannya

Rate this post

DosenPendidikan.Com – Nuklir merupakan bagian dari atau yang berhubungan dengan nukleus atom ( inti atom ). Reaksi nuklir ialah sebuah proses yang dimana dua nuclei atau pertikel nuklir bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal. Pada prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang bertubrukan tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Apabila partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah ( kecuali mungkin dalam level energy ), proses ini disebut tabrakan dan bukan sebuah reaksi.

Teknologi Nuklir

Dikenal dua reaksi nuklir yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir.

  • Reaksi fusi nuklir ialah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energy juga dikenal sebagai reaksi yang bersih.
  • Reaksi fisi nuklir ialah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan inti atom lainnya dan menghasilkan energy dan atom baru yang bermassa lebih kecil serta radiasi eletromagnetik. Reaksi fusi juga menghasilkan radiasi sinar alfa, beta dan gamma yang sangat berbahaya bagi manusia.

Contoh :

  • Reaksi fusi nuklir ialah reaksi yang terjadi di hampir semua inti bintang di alam semesta. Senjata bom hydrogen juga memanfaatkan prinsip reaksi fusi tak terkendali.
  • Reaksi fisi ialah ledakan senjata nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir.
    Untuk unsur yang sering digunakan reaksi fisi nuklir ialah Plutonium dan Uranium ( terutama Plutonium-239, Uranium-235 ) sedangkan dalam reaksi fusi nuklir ialah Lithium dan Hidrogen ( terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium ).

Bahan Pembuat Nuklir

Untuk bahan pembuat nuklir ialah Uranium. Uranium merupakan unsur radioaktif, berikut ini adalah pengertian uranium dan cara kerjanya menurut Organisasi Nuklir Dunia atau World Nuclear Assosiation.

  • Uranium ialah logam yang sangat berat yang dapat digunakan sebagai sumber berlimpah energy terkosentrasi.
  • Uranium ini terjadi pada sebagian besar batu di konsentrasi 2-4 bagian per juta dan adalah sebagai umum dalam kerak bumi sebagai timah, tungsten dan molybdenum. Uranium terjadi dalam air laut dan dapat pulih dari lautan.
  • Uranium ditemukan pada tahun 1789 oleh Martin Klaproth seorang kimiawan Jerman dalam mineral yang disebut bijih-bijih uranium. Hal ini dinamakan planet Uranus yang telah ditemukan delapan tahun sebelumnya.
  • Uranium rupaya dibentuk pada supernova sekitar 6,6 miliar tahun yang lalu, meskipun tidak umum ditata surya hari ini peluruhan radioaktif yang lambat menyediakan sumber utama panas didalam bumi, menyebabkan konveksi dan pergeseran benua.
  • Kepadatan tinggi uranium berarti bahwa ia juga menemukan menggunakan dalam keels dari yacht dan sebagai counterweight untuk control permukaan pesawat serta untuk perisai radiasi.
  • Uranium memiliki titik lebur adalah 1.132 derajat celcius. Untuk symbol kimia uranium ialah U.

Kegunaan Nuklir

Nuklir ini sendiri ternyata memiliki banyak kegunaan, nah berikut ini beberapa kegunaan nuklir yang telah digunakan oleh negara-negara maju yang antara lain :

  • Sebagai Sumber Listrik Yang Hemat
    Lebih dari 14% dari listrik dunia dihasilkan dari uranium dalam reactor nuklir. Jumlah ini lebih dari 2500 miliar kwh setiap tahunnya. Ini berasal dari beberapa 440 reaktor nuklir dengan kapasitas produksi total sekitar 377.000 megawatt ( MWe ) yang beroperasi di 30 negara. Seperti negara Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Finlandia, Perancis, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Slovenia, Swedia, Swiss dan Ukraina semua mendapatkan 30% atau lebih dari listrik dari reactor nuklir. Amerika Serikat memiliki lebih dari 100 operasi reaktor memasok 20% dari listrik. Perancis mendapat tiga perempat dari listrik dari uranium.
  • Senjata Militer
    Kedua uranium dan Plutoniumyang digunakan untuk membuat bom sebelum mereka menjadi penting untuk membuat listrik dan radioisotope. Untuk jenis uranium dan plutonium untuk bom berbeda dari yang dipembangkit listrik tenaga nuklir. Bom-grade uranium sangat diperkaya ( > 90% U-235, bukannya sampai dengan 5% ) bom-plutonium yang cukup murni Pu-239 ( > 90% bukan 60% dalam reaktor-grade ) dan dibuat dalam reaktor khusus. Sejak tahun 1990-an karena perlucutan senjata, banyak uranium militer menjadi tersedia untuk produksi listrik. Uranium militer diencekan tentang 25:1 dengan uranium habis ( kebanyakan U-238 ) dari proses pengayaan sebelum digunakan dalam pembangkit listrik. Plutonium militer mulai digunakan sama dicampur dengan depleted uranium.
  • Radio Isotop
    Dalam kehidupan sehari-hari kita membutuhkan makanan air dan kesehatan yang baik. Hari ini isotop radioaktif memainkan peranan penting dalam teknologi. Didalam dunia kedokteran radioisotop secara luas digunakan untuk diagnosis dan penelitian. Pelacak kimia radioaktif memancarkan radiasi gamma yang menyediakan informasi diagnostic tentang seseorang anatomi dan fungsi organ tertentu. Radio terapi juga menggunakan radioisotop dalam pengobatan beberapa penyakit seperti kanker. Lebih kuat sumber gamma digunakan untuk mensterikan jarum suntik, perban dan peralatan medis lainnya. Sekitar satu orang dalam dua di dunia barat kemungkinan akan mengalami manfaat dari kedokteraan nuklir di masa hidup mereka dan gamma peralatan sterilisasi hampir universal. Dan masih banyak lagi kegunaan yang lainnya dari radio isotop.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Nuklir Beserta Bahan Pembuatnya Dan Kegunaannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂