Pengertian Perbedaan Sosial Beserta Kriterianya

Posted on
Pengertian Perbedaan Sosial Beserta Kriterianya
5 (100%) 1 vote

DosenPendidikan.Com – Deferensiasi atau perbedaan sosial ialah pembedaan penduduk atau warga masyarakat ke dalam golongan-golongan atau kelompok-kelompok secara horizontal ( tidak bertingkat ). Perwujudannya ialah penggolongan penduduk atas dasar perbedaan-perbedaan dalam hal yang tidak menunjukkan tingkatan antara lain seperti ras, agama, jenis kelamin, profesi dan suku bangsa.

Dalam lapisan sosial warga masyarakat dibedakan didalam berbagai lapisan ( hierarki ). Dalam diferensiasi, hierarki atau tingkatan sosial tidak ada. Hal itu berarti tidak ada perbedaan tingkatan ras, agama, jenis kelamin, profesi dan suku bangsa.

Diferensiasi sosial

Diferensiasi sosial menunjukkan adanya keanekaragaman dalam masyarakat, suatu masyarakat yang di dalamnya terdiri atas berbagai unsur yang satu dengan yang lain menunjukkan perbedaan tidak bertingkat ( horizontal ) disebut masyarakat majemuk. Yang menjadi tekanan dalam pengertian diferensiasi sosial ialah pengaruh adanya perbedaan terhadap hak, kewajiban dan tanggung jawab masing-masing orang.

Kriteria Diferensiasi Sosial ( Perbedaan )

Diferensiasi sosial ditandai dengan adanya perbedaan berdasarkan ciri-ciri sebagai berikut :

Ciri Fisik

Diferensiasi ini terjadi karena perbedaan ciri-ciri tertentu, misalnya warna kulit bentuk mata, rambut, hidung, muka dan sebagainya.

Ciri Sosial

Diferensiasi sosial ini muncul karena perbedaan pekerjaan yang menimbulkan cara pandang dan pola perilaku dalam masyarakat berbeda. Termasuk di dalam kategori ini ialah perbedaan peranan, prestise dan kekuasaan. Contoh : pola perilaku seorang perawat akan berbeda dengan seorang karyawan kantor.

Ciri Budaya

Diferensiasi budaya berhubungan erat dengan pandangan hidup suatu masyarakat yang menyangkut nilai-nilai yang dianutnya seperti religi atau kepercayaan, sistem kekeluargaan, keuletan dan ketangguhan ( etos ). Hasil dari nilai-nilai yang dianut suatu masyarakat dapat kita lihat dari bahasa kesenian arsitektur, pakaian adat, agama dan sebagainya.

Kriteria yang menjadi pokok dan lokasi nyata suatu uraian tentang kebudayaan suku bangsa ( etnografi ) ialah sebagai berikut :

  • Kesatuan masyarakat yang dibatasi oleh satu desa atau lebih.
  • Kesatuan masyarakat yang batasnya ditentukan oleh identitsa penduduk sendiri.
  • Kesatuan masyarakat yang ditentukan oleh wilayah-wilayah geografis ( wilayah secara fisik ).
  • Kesatuan masyarakat yang ditentukan oleh kesatuan ekologis.
  • Kesatuan masyarakat dengan penduduk yang memiliki pengalaman sejarah yang sama.
  • Kesatuan penduduk yang interaksi di antara mereka sangat dalam.
  • Kesatuan masyarakat dengan sistem sosial yang seragam.

Di antara suku-suku bangsa di Indonesia terdapat persamaan mendasar yaitu :

  • Kehidupan sosial yang berdasarkan kekeluargaan.
  • Hukum adat.
  • Sistem hak milik tanah.
  • Kekerabatan adat perkawainan serta persekutuan dalam masyarakat.

Kriteria Stratifikasi Sosial

Kriteria atau ukuran yang umumnya digunakan untuk mengelompokkan anggota masyarakat ke dalam suatu lapisan tertentu, kriteria tersebut ialah sebagai berikut.

Kekayaan

Kekayaan atau sering juga disebut ukuran ekonomi, orang yang memiliki harta benda berlimpah ( kaya ) akan lebih dihargai dan dihormati dari pada orang yang miskin.

Kekuasaan

Kekuasaan dipengaruhi oleh kedudukan atau posisi seseorang dalam masyarakat. Seorang yang memiliki kekuasaan dan wewenang besar akan menempati lapisan sosial atas sebaliknya orang yang tidak memiliki kekuasaan berada di lapisan bawah.

Keturunan

Ukuran keturunan terlepas dari ukuran kekayaan atau kekuasaan. Keturunan yang dimaksud ialah keturunan berdasarkan golongan kebangsawanan atau kehormatan. Kaum bangsawan akan menempati lapisan atas misalnya seperti gelar-gelar berikut ini.

  • Andi di masyarakat Bugis.
  • Raden di masyarakat Jawa.
  • Teungku di masyarakat Aceh dan sebagainya.

Kepandaian Ilmu Pengetahuan

Seseorang yang berpendidikan tinggi dan meraih gelar kesarjanaan atau yang memiliki keahlian/professional do pandang berkedudukan lebih tinggi jika dibandingkan orang yang berpendidikan rendah. Status seseorang juga ditentukan dalam penguasaan pengetahuan lain misalnya pengetahuan agama, keterampilan khusus, kesaktian dan sebagainya.

Selain kreteria yang telah dibahas tersebut terdapat juga beberapa ciri umum mengenai faktor-faktor yang menentukan adanya lapisan atau stratifikasi sosial yaitu sebagai berikut.

  • Status atas dasar dungsi dan pekerjaan misalnya sebagai dokter, guru dan militer. Semuanya sangat menentukan kedudukan dalam masyarakat.
  • Status seseorang yang beragama jika seorang bersungguh-sungguh dengan penuh ketulusan dan taat dalam menjalankan agamanya, kedudukan orang yang bersangkutan pada masyarakat akan terangkat.
  • Latar belakang sosial dan lamanya seseoramg atau kelompok yang tinggal pada suatu tempat, biasanya seseorang yang berada di suatu daerah atau kampung akan dihargai masyarakat jika yang bersangkutan turut mendirikan daerah atau kampung tersebut. Oleh karena itu tidak sedikit warga masyarakatnya segan dan hormat terhadapnya.
  • Status atas dasar jenis kelamin dan umur, orang yang lebih tua di masyarakat pada umumnya mendapat penghormatan dari yang lebih muda.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Perbedaan Sosial Beserta Kriterianya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂