Pengertian Personil Pengembangan Sistem Informasi

Pengantar Teknologi Informasi dudung

Pengertian Personil Pengembangan Sistem Informasi – Salah satu sistem informasi alah manusia, Sumber daya manusia yang menjadi komponen sistem informasi dapat di bagi menjadi dua yaitu pemakai akhir dan spesialis teknologi informasi.

A. Pemakai Akhir (end user)

Pemakai akhir di sebut juga klien adalah orang yang memakai sistem imformasi atau infor,asi yang dihasilkan
oleh sistem informasi.

Dalam organisasi, pemakai internet dapat di klasifkasikan menjadi :

  1. Staf;
  2. Manajer tingkat rendan;
  3. Manajer tingkat menengah;
  4. Manjer tingkat atas;
  5. Pekerja berpengetahuan (knoledge worker);

pekerja berpengetahuan adalah pekerja spesialis yang menggunakan informasi dan pengetahuan sebagai bahan mentah dan yang bertanggung jawab dapa teknologi informasi untuk merancang produk-produk atai sistem bisnis baru (insinyur dan analis bisnis).

Personil Spesialis Teknologi informasi

Spesialis TI adalah orang yang bertanggun jwab terhdap kelangsungan operasi dan pngembangan sistem informasi.
Umumnya bagian atau departemen ini di beri nama Pengolah Data Elektronik.(PDE).

Organisasi PDE

Struktur Organisasi PDE

Struktur Organisasi PDE

Tugas Personil PDE

1. Operator

Operator, Dalam Hal ini operator komputer mempunyai tugas mengoprasikan komputer dan peralatan pendukung. Adapun operator yang mempunyai tugas dalam pemasukan data biasanya di sebut sebagai operator entri data (data entry operator)

2. Analis Sistem (System Analyst)

Anaalis sistem mempunyai tugas sebagai antar muka antar pemakai informasi dengan sistem informasi. Analislah yang bertanggung jawab menerjemahkan kebutuhan pemakai menjadi sebuah rancangan basisdata dan aplikasi.

3. Pemogram Aplikasi (Aplication Programmer)

Program Aplikasi mempunyai tugas membuat suatu aplikasi (program komputer) yang di pakai dalam Sistem informasi Aplikasi yang di buat di dasarkan spesifikasi yang di buat oleh analis sistem.

4. Analis Program (Analyst Programmer)

Analis Program adalah suatu posisi dalam PDE yang bertugas sebagai pemrogram yang berhubungan dengan operasi internal komputer dan periferal (software enggener atau system engginer).

5. Administrator Basis Data (Database Administrator/DBA)

Administrator basis data bertanggung jawab terhadap struktur data di dalam basis data yang di gunakan dalam organisasi. Administrator yang berperan dalam mendefinisikan standar data.

6. Teknisi Komunikasi Data atau Spesialis Komunikasi Data

Teknisi Komunikasi data mempunyai tanggung jawab terhadap masalah komunikasi data dan jaringan komputer.

7. Teknisi Perawatan Sistem

Teknisi Perawatan Sistem bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi perangkat keras (hardware engineer).

8. Webmaster

Webmaster adalah personil yang bertanggung jawab terhadap isi halam web yang di miliki oleh organisasi.

9. Auditor PDE

Personil ini mempunyai tanggung jawab memastikan bahwa sistem informasi yang berbasis komputer memenuhi azaz- azaz akuntansi dan pengauditan sehingga keamanan data dalam sistem terjamin.

Komputasi Pemakai Akhir

Dalam sebuah organisasi setiap bagian menyambungkan program atau mengolah informasinya Secara umum End User Computing adalah sebuah lingkungan yang dapat memicu pemakai secara langsung dapat mengatasi sendiri masalah-masalah terhadap kebutuhan informasi.

Beberapa Alasan Terbentuknya EUC

  • Departemen yang melayani permintaan pemakai terhadap kebutuhan informasi kurang cepat tanggap karena orang-orangya terlalu sibuk menangani proyek-proyek yang sedang dan harus di selesaikan.
  • Ketergantungan PC dan perangkat keras pendukung yang sekarang semakin murah dan dapat di hubungkan dengan mudah keserver basis data.
  • Dukungan perangkat lunak yang kian mudah di gunakan oleh pemakai akhir.

Kategori Pemakai Akhir (End User) dalam Lingkungan EUC

1. Pemakai Akhir Nonprogram

  • Mengakses dara yang di simpan dalam komputer melalui program yang sudah tersedia.
  • Akses di batasi atau berdasarkan Menu

2. Pemakai Level Perintah (menggunakan query)

  • Mengakses Data berdasarkan kebutuhan.
  • Melakukanya dengan pembangkit laporan atau dengan memberikan perintah-perintah sederhana melalui query(SQL).

3. Pemrogram Pemakai Akhir

  • Memakai bahasa level perintah, prosedural atau prosedural secara langsung berdasarkan kebutuhan informasi yang bersifat pribadi.

4. Personil Pendukung Fungsional

  • Pemrogram terlatih yang membuat program berdasarkan kebutuhan pemakai akhir yang lain.
  • Bekerja Di Are fungsional.

5. Personil Pendukung Komputasi Fungsional

  • Umumnya Berada dalam pusat informasi.
  • Menguasai bahasa-bahasa untuk pemakai akhir dan dapat membuat perangkat lunak aplikasi dan sistem.

6. Pemrogram Pemrosesan Data

  • Umumnya berada dalam pusat sistem informasi.
  • Menguasai bahasa-bahasa untuk pemakai akhir dan dapat membuat perangkat lunak aplikasi dan sistem.
  • Bekerja Atas dasar sistem kontrak.

dosenpendidikan.com Komputasi pemakai akhir dapat memperoleh kebutuhan informasi dengan cepat, pengetahuan terhadap teknologi meningkat, produktivitas dan kreativitas meningkat dan sistem sesuai dengan kebutuhan pemakai.

Masalah Akibat Penggunaan Komputasi Pemakai Akhir

  • Kehilangan Kendali pusat, Sistem dan program kemungkinan di kembangkan tanpa memperhatikan standar kualitas dan tujuan organisasi secara menyeluruh.
  • Kurangnya Pengetahuan Ilmu Dokumentasi dan pengembangan, Aplikasi yang di buat pemakai bisa jadi mendukung kesalahan-kesalahan, tidak melalui pengujian yang seharusnya di lakukan atau kurang terdokumentasi sehingga dapat menimbulkan dalam pengembangan di kemudian hari.
  • Ketidak Kompabilitasan, Kebanyakan microkomputer di rancang untuk beroprasi sebagai piranti yang mandiri. masalah teknis yang serius dapat muncul manakala microkomputer mencoba menggunakan program dari sistem yang berada untuk berbagi data dengan sistem lain atau untuk beroprasi dalam sistem komunikasi data.
  • Ancaman Terhadap Keamanan, Masalah-masalah pengaksesan data oleh pihak yang tidak berwenang dan ketidak amanan berkas-berkas data dalam micro komputer lebih besar daripada sistem mainframe. Selain itu pemakai mungkin kurang memahami tentang masalah keamanan data.
  • Permasalahan Dalam Lingkungan Operasi, Pemasaran sistem komputer mungkin tidak memahami dan memperhatikan aspek-aspek teknis, seperti penyediaan daya, listrik statik, dan bahkan ventilasi.

 Beberapa Penanganan Untuk Mengatasi Masalah Komputasi

  • Perusahaan harus membentuk kebijakan dan prosedur yang standar untuk mengatur, menggunakan, dan mengoprasikan sumberdaya microkomputer.
  • Perusahaan perlu membentuk mekanisme yang menyediakan layanan pendukung terhadap pemakai. Salah satu mekanisme berupa pusat informasi (information center).
  • Pusat Informasi sebaiknya merupakan bagian dari departemen sistem informasi atau teknolongi informsi atau PDE yang memfasilitasi, mengkordinasi, dan mengendalikan komputasi pemakai akhir dengan cara memberikan berbagai layanan. antara lain :
  1. Pengkoordinasian pembelian perangkat keras dan perangkat lunak untuk mengurangi kemubaziran dan menjamin kompabilitasan.
  2. Mengevaluasi permintaan perangkat keras maupun perangkat lunak yang berasal dari pemakai.
  3. Pengaturan standar dokumentasi.
  4. Pelatihan Pemakai.
  5. Penyediaan jaminan kualitas terhadap program yang di kembangkan oleh pemakai.

 

Demikian Pengertian Personil Pengembangan Sistem Informasi Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com 😀

Most popular articles related to Pengertian Personil Pengembangan Sistem Informasi
Shares