Pengertian Saham Dan Obligasi Beserta Perbedaannya

Posted on
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Saham dan obligasi merupakan sama-sama usaha atau alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan kekayaan. Oleh karena itu sering orang menganggap bahwa saham dan obligasi sama. Tetapi kalau dilihat dari faktanya bahwa saham dengan obligasi hal yang sangat berbeda, maka dari kali akan mengulas mengenai perbedaan dari kedua hal tersebut.

Pajak Obligasi

Pengertian Saham

Saham ialah pembukuan atau satuan nilai dalam berbagai instrument financial yang mempunyai acuan pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Menerbitkan saham memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk ( menjual ) kepentingan dalam bisnis-saham ( efek ekuitas ) dengan Imbalan uang tunai. Ini merupakan metode utama untuk meningkatkan modal bisnis selain menerbitkan obligasi.

Pengertian Obligasi

Obligasi ialah suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran.

Perbedaan Saham Dan Obligasi

Nah berikut ini perbedaan antara saham dan obligasi dengan danya demikian kita dapat memilih mana investasi yang cocok dilakukan, dengan begini kita juga dapat mempertimbangkan mengenai jangka waktu, keuntungan dan keemungkinan yang terjadi. Dengan demikian kita juga dapat menentukan jenis investasi yang terbaik untuk keuntungan yang didapatkan serta kemungkinan resiko yang ada.

Adanya Pengehasilan

Dengan pemilikan saham disebut sebagai dividen yang dimana frekuen penghasilan yang dia terima tidak ditentukan sedangkan pada pemilik obligasi, penghasilan yang diterima sudah disebutkan pada surat obligasi dengan tingkat bunga yang sudah disesuaikan untuk jangka waktu yang tertentu.

Dengan Keuntungan Investasi

Keuntungan investasi yang didapatkan oleh pemegang saham bergantung pada keuntungan perusahaan sehingga tidak bisa ditentukan secara tetap. Bahkan dalam beberapa kasus bila perusahaan merugi maka anda sebagai pemegang saham juga merasakan imbasnya. Sedangkan pemegang obligasi keuntungannya sudah dapat dipastikan karena pada faktanya tidak memiliki hubungan dengan perusahaan.

Harga Ivestasi

Saham tidak dapat dipastikan dan cukup sulit untuk bisa diprediksi. Terkadang harga saham bisa naik namun tidak jarang juga turun, bergantung pada perkembangan perusahaan. Sedangkan harga obligasi biasanya relatif stabil dan sensitif terhadap suku bunga dan tingkat inflasi.

Bentuk Kepemilikan

Bentuk kepemilikan pada saham merupakan pemegang saham yang memiliki hak milik terhadap perusahaan tertentu, sedangkan bentuk kepemilikan pada obligasi hanya berbentuk pengakuan utang. Jadi pemegang saham sudah selesai sebagai pemilik perusahaan atau memiliki hak pada suatu perusahaan, sedangkan pemegang oblogasi bukan pemilik perusahaan melainkan perusahaan hanya berutang.

Waktu Investasi

Dalam hal ini saham bersifat jangka waktu tidak tertentu sedangkan obligasi sudah memiliki jangka waktu yang ditetapkan.

Pajak

Pajak merupakan pemegang saham sudah dipotong terlebih dahulu jadi keuntungan yang diperoleh oleh bersifat bersih, sedangkan pemilik obligasi, keuntungan yang akan diperoleh mengalami pemotongan. Karena itu biasanya perhitungan potongan pajak sudah dilakukan terlebih dahulu sebelum pembayaran utang oleh pihak perusahaan.

Hak Suara

Hak suara atau menentukan kebijakan perusahaan pada pemegang saham yang meiliki andil untuk menentukannya karena merupakan pemilik perusahaan juga. Sedangkan pemegang obligasi tidak dapat ikut serta menentukan kebijakan perusahaan karena statusnya merupakan sebagai pemberi pinjaman.

Likuidasi Atau Pembubaran

Apabila likuidasi atau pembubaran terjadi pada perusahaan maka pemegang saham tidak memiliki hak prioritas untuk pembagian. Pembagian bukan prioritas perusahaan. Namun pada pemegang obligasi punya klaim inferior untuk mendapatkan aset-aset yang dimiliki oleh perusahaan demi pembayaran utang. Oleh karena itu, pemilik obligasi diprioritaskan ketika perusahaan mengalami likuidasi.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Saham Dan Obligasi Beserta Perbedaannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂