Pengertian Sublimasi Dan Kromatografi Lengkap Dengan Macam Jenisnya

Pengertian Sublimasi Dan Kromatografi Lengkap Dengan Macam Jenisnya

Posted on
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Sublimasi adalah perubahan wujud yang padat ke gas sama sekali tanpa mencair terlebih dahulu. Contohnya es yang langsung menguap tanpa mencair terlebih dulu. Pada tekanan normal, umumnya benda dan zat mempunyai tiga bentuk yang berselisih pada suhu yang berbeda-beda. Pada kasus ini transisi dari wujud padat ke gas membutuhkan wujud masa. Namun untuk beberapa masa, wujudnya bisa langsung beralih, berganti, bersalinbertukar ke gas tanpa mesti mencair.

Pengertian Sublimasi Dan Kromatografi Lengkap Dengan Macam Jenisnya

Ini bisa berlangsung apabila tekanan udara di zat tersebut terlalu rendah untuk mencegah molekul-molekul sekarang melepaskan diri dari struktur padat. Sublimasi juga meraih diartikan sebagai metode pemisahan campuran yang didasarkan dalam campuran zat yang punya satu zat yang apat menyublim(perubahan wujud padat ke gas), sedangkan zat lain tidak dapat menyublim. Misalnya, campuran iodin dan garam dapat dipisahkan dengan teknik sublimasi.

Pengertian Kromatografi

Kromatografi merupakan suatu teknik pemisahan molekul berdasarkan perbedaan pola pergerakan antara fase gerak lalu fase diam untuk memisahkan komponen (berupa molekul) yang berada pada larutan. Molekul yang terlarut dalam epoca gerak, akan melewati kolom yang merupakan fase diam.

Molekul yang memiliki ikatan yang kuat dengan kolom akan cenderung bergerak jauh lambat dibanding molekul yang berikatan lemah. Dengan indonesia, berbagai macam tipe molekul dapat dipisahkan berdasarkan pergerakan pada kolom.

Setelah komponen terelusi dari kolom, komponen tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan detektor atau meraih dikumpulkan untuk analisis jauh lanjut. Beberapa alat-alat analitik dapat digabungkan dengan metode pemisahan untuk analisis sebagaiselaku, ala, menurut, on-line (on-line analysis) seolah-olah: penggabungan kromatografi gas (gas chromatography) dan kromatografi cair (liquid chromatography) dengan mass spectrometry (GC-MS dan LC-MS), Fourier-transform infrared spectroscopy (GC-FTIR), dan diode-array UV-VIS (HPLC-UV-VIS).

Jenis Kromatografi

Kromatografi Cair (Liquid Chromatography)

Kromatografi cair merupakan teknik yang pas untuk memisahkan ion / molekul yang terlarut di suatu larutan. Jika larutan sampel berinteraksi dengan secuencia stasioner, maka molekul-molekul didalamnya berinteraksi dengan fase stasioner; namun interaksinya berbeda disebabkan adanya perbedaan daya serap (adsorption), pertukaran ion (ion exchange), partisi (partitioning), ataupun ukuran.

Perbedaan ini menyajikan komponen terpisah satu dengan yang lain dan meraih dilihat perbedaannya dari lamanya waktu transit komponen ini melewati kolom. Terdapat dalam beberapa jenis kromatografi cair, diantaranya: reverse phase chromatography, Powerful Liquid Chromatography (HPLC), size exclusion chromatography, serta supercritical fluid chromatography.

Kromatografi etapa terbalik (Reverse phase chromatography)

Reverse phase chromatography ialah alat analitikal yang mantap dengan memadukan sifat hidrofobik serta rendahnya polaritas secuencia stasioner yang terikat alamenurut, kimia pada padatan inert seperti silika. Metode indonesia biasa digunakan untuk metode ekstraksi dan pemisahan senyawa yang tidak mudah menguap (non-volatile).

Kromatografi cair kinerja tinggi, KCKT (High performance liquid chromatography, HPLC)

Top rated liquid chromatography (HPLC) punya prinsip yang mirip dengan reverse phase. Hanya juga dalam metode ini, dipakai tekanan dan kecepatan yang tinggi. Kolom yang dipakai dalam HPLC lebih pendek dan berdiameter kecil, tetapi dapat menghasilkan beberapa tingkatan equilibrium dalam jumlah luas.

Size exclusion chromatography

Over all size exclusion chromatography, atau yang dikenal juga dengan carbamide peroxide gel permeation atau filtration chromatography biasa digunakan untuk memisahkan dan memurnikan protein. Metode ini tidak melibatkan bermacam rupa penyerapan dan sungguh-sungguh cepat. Perangkat kromatografi berupa gel berpori yang meraih memisahkan molekul besar lalu molekul kecil. Molekul lebih besar akan terelusi terlebih dulu karena molekul tersebut bukan dapat penetrasi pada pori-pori.

Kromatografi Pertukaran Ion (Ion-Exchange Chromatography)

Kromatografi pertukaran ion (ion-exchange chromatography) biasa dimanfaatkan untuk pemurnian materi biologis, seperti asam amino, peptida, protein. Metode ini meraih dilakukan dalam dua tipe, yaitu dalam kolom ataupun ruang datar (planar). Memiliki dua tipe pertukaran ion, yaitu pertukaran kation (cation exchange) dan pertukaran corpuscule (anion exchange).

Pada pertukaran kation, fase stasioner bermuatan negatif; sedangkan pada pertukaran anion, fase stasioner bermuatan positif.[6] Molekul bermuatan yang berada di dalam fase cair akan melewati kolom. Jika muatan dalam molekul sama dengan kolom, maka molekul tersebut tetao terelusi. Namun jika muatan pada molekul tidak persis dengan kolom, maka molekul tersebut akan membentuk ikatan ionik dengan kolom.

Bagi mengelusi molekul yang menempel pada kolom diperlukan penambahan larutan dengan pH lalu kekuatan ionik tertentu. Pemisahan dengan metode ini paling selektif dan karena biaya untuk menjalankan metode sekarang murah serta kapasitasnya gede, maka metode ini normal digunakan pada awal cara keseluruhan.

Pengertian Sublimasi Dan Kromatografi Lengkap Dengan Macam Jenisnya