Transmigrasi
Transmigrasi

Pengertian Transmigrasi, Imigrasi, Dan Urbanisasi Lengkap

Posted on
Pengertian Transmigrasi, Imigrasi, Dan Urbanisasi Lengkap
5 (100%) 1 vote

Pengertian Transmigrasi, Imigrasi, Urbanisasi Lengkap – Transmigrasi adalah sistem pengembangan terpadu yang merangkum seperangkat prinsip dan metode untuk pelaksanaan pemukiman dan kehidupan baru bagi kelompok masyarakat.

Transmigrasi sebagai salah satu sistem, menunjuk ke berbagai kegiatan, usaha dan disiplin ilmu yang digabungkan menjadi satu udaha keseluruhan yang terkait dengan penghapusan masyarakat dalam konteks pembangunan nasional. http://www.dosenpendidikan.com/

Transmigrasi
Transmigrasi

A. Sejarah Transmigrasi di Indonesia

Tujuan resmi program ini adalah untuk mengurangi kemiskinan dan kepadatan penduduk di Jawa, memberikan kesempatan bagi orang-orang yang ingin bekerja, dan memenuhi tenaga kerja perlu untuk menumbuhkan sumber daya di pulau-pulau lain seperti Papua, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.

Kritikan mengatakan bahwa pemerintah Indonesia berupaya untuk mengeksploitasi para migran untuk menggantikan populasi lokal, dan untuk melemahkan gerakan separatis lokal. Program ini beberapa kali menyebabkan perselisihan dan pertengkaran, serta bentrokan antara pemukim dan masyarakat adat.

Seiring dengan perubahan lingkungan strategis di Indonesia, transmigrasi dilaksanakan dengan paradigma baru sebagai berikut:

  1. Ketahanan pangan dukungan dan penyediaan papan;
  2. Mendukung kebijakan energi alternatif (bio-fuel);
  3. Mendukung investasi ekuitas di seluruh Indonesia;
  4. Mendukung pertahanan nasional pulau terluar dan wilayah perbatasan;
  5. Berkontribusi pada penyelesaian masalah pengangguran dan kemiskinan;

Transmigrasi tidak lagi program pemindahan penduduk, tetapi upaya untuk pengembangan wilayah. Metode ini tidak lagi terpusat dan top down dari Jakarta, namun berdasarkan Kerjasama Antar Daerah pengirim dengan transmigrasi transmigrasi lokal.

Penduduk setempat semakin diberi kesempatan besar untuk menjadi penduduk setempat transmigran (TPS), proporsi hingga 50:50 dengan transmigran Penduduk Asal (TPA).

Dasar hukum yang digunakan untuk program ini adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 1997 tentang Transmigrasi (sebelumnya UU Nomor 3 Tahun 1972) dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Transmigrasi (Sebelumnya PP No. 42 Tahun 1973), ditambah beberapa keputusan dan pendukung Presiden. Persyaratan untuk menjadi Migran :

  1. Warga Negara Indonesia adalah setiap warga negara yang berada di wilayah Republik Indonesia.
  2. Keluarga dibuktikan dengan Surat Nikah dan Kartu Keluarga.
  3. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
  4. Berusia antara 18 dan 50 tahun sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), kecuali ditentukan lain dalam perjanjian antara daerah.
  5. Belum pernah transmigrasi yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Kepala Desa / lurah di mana pelamar hidup.
  6. Mampu-bertubuh yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter.
  7. Memiliki kemampuan yang diperlukan untuk mengembangkan potensi sumber daya yang tersedia di lokasi tujuan sebagaimana diatur dalam perjanjian antara daerah.
  8. Menandatangani Letter of Commitment kewajiban sebagai transmigran.
  9. Lulus seleksi yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Lulus dari tim diberi wewenang untuk melaksanakan pemilihan.

Pemindahan Penduduk menciptakan istilah meliputi :

  • Transmigrasi     : Penduduk gerakan dari satu pulau ke pulau lain.
  • Urbanisasi          : Perpindahan penduduk dari desa ke kota.
  • Emigrasi             : Perpindahan penduduk Indonesia di luar negeri.
  • Imigrasi              : Penduduk gerakan dari luar negeri ke Indonesia.
  • Remigrasi           : Penduduk gerakan kembali ke negara asal.

B. Urbanisasi

Urbanisasi pada umumnya adalah penduduk perindahan dari desa ke kota dan pengeritian kurang tepat jika diartikan lebih jelas, jumlah orang yang tinggal di perkotaan sekitar disertai transformasi pola perubahan dalam kehidupan sosial dan ekonomi pedesaan (pertanian) ke ekonomi perkotaan pola yang industri dan jasa.

C. Emigrasi

Emigrasi adalah tindakan meninggalkan negara asal seseorang atau wilayah untuk menetap di negara lain. Ini adalah sama dengan imigrasi tapi dari perspektif negara asal. Gerakan seseorang sebelum dibentuk batasan-batasan politik atau dalam satu negara, yang disebut migrasi.

Berbagai alasan orang mungkin untuk memilih melakukan beremigrasi. Beberapa alasan agama, kebebasan politik atau ekonomi atau melarikan diri. Lain memiliki alasan pribadi seperti pernikahan.

Beberapa orang yang tinggal di negara-negara kaya dengan iklim dingin memilih untuk pindah ke iklim yang lebih hangat ketika mereka pensiun. Orang yang melakukan emigrasi disebut emigran.

D. Imigrasi

Imigrasi adalah perpindahan penduduk dari negara-negara (nation-state) ke negara bagian lain, di mana ia bukan warga negara. Imigrasi mengacu pada pergeseran untuk menyelesaikan secara permanen dilakukan oleh imigran, sedangkan turis dan pendatang baru jangka pendek tidak dianggap imigran.

Namun, migrasi tenaga kerja musiman (umumnya untuk periode kurang dari satu tahun) sering dianggap sebagai bentuk imigrasi. PBB memperkirakan bahwa ada sekitar 190 juta imigran internasional pada tahun 2005, sekitar 3% dari populasi dunia. Sisanya tinggal di negara kelahiran mereka atau negara penerusnya.

Meskipun migrasi manusia telah berlangsung selama ribuan tahun, konsep modern imigrasi, khususnya di abad ke-19, terkait dengan perkembangan negara-bangsa dengan kriteria yang jelas untuk kewarganegaraan, paspor, pengawasan perbatasan permanen, serta kebangsaan hukum.

Kewarganegaraan suatu negara memberikan hak khusus kepada warga negara, sedangkan imigran dibatasi oleh undang-undang imigrasi.

Negara-bangsa membuat imigrasi menjadi isu politik; menurut definisi itu adalah tanah air suatu bangsa yang ditandai dengan etnis dan / atau budaya, sedangkan imigran memiliki etnis dan budaya yang berbeda.

Hal ini terkadang menyebabkan ketegangan sosial, xenofobia, dan konflik identitas nasional di banyak negara maju.

Ada juga anggota Imigrasi, atau petugas karyawan / imigrasi bahwa setiap bertempatan di tempat-tempat kedatangan internasional dan keberangkatan.

Anggota Imigrasi dalam rangka mempertahankan dan melaksanakan tugas untuk mengawasi kedatangan dan keberangkatan dari warga / orang untuk melihat / memvalidasi identitas orang yang akan bepergian ke luar negeri.

Juga memiliki tugas untuk mengawasi orang-orang yang datang dari luar negeri ke imigrasi itu sendiri, tugas imigrasi antara lain untuk juga melihat dan mengidentifikasi kedatangan negara untuk imigrasi sendiri.

Lokasi Anggota Imigrasi itu sendiri, antara lain: Bandara Internasional, International Pelabuhan Laut dan Perbatasan Negara untuk mempertahankan, mengawasi, dan memperhatikan kedatangan dan keberangkatan orang atau barang yang datang dan pergi dari satu negara atau lainnya negara.

Demikian Pengertian Transmigrasi, Imigrasi, Dan Urbanisasi Lengkap Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com 😀

loading...