Koprasi Sekolah

Pengertian, Tujuan Dan Struktur Koperasi Sekolah Untuk Masa Depan

Posted on
Pengertian, Tujuan Dan Struktur Koperasi Sekolah Untuk Masa Depan
2.67 (53.33%) 3 votes

DosenPendidikan.Com – Koperasi Sekolah merupakan koperasi yang didirikan di sekolah yang anggotanya terdiri dari siswa/siswi sekolah. koperasi sekolah dapat didirikan di berbagai jenjang pendidikan, seperti koperasi SD, koperasi Sekolah Menengah Pertama, dan sebagainya. Koperasi sekolah juga dapat diartikan sebagai koperasi yang berada di lembaga pendidikan lainnya, selain pendidikan formal, seperti yayasan, organisasi masyarakat, sekolah, dll.

Koprasi Sekolah

Pengertian, Tujuan Dan Struktur Koperasi Sekolah Untuk Masa Depan

Keputusan Dasar

Koperasi didirikan oleh keputusan bersama dari Departemen Transmigrasi dan Koperasi dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 16 Juli 1972 Nomor 275 / SKPTS / Mentranskop dan Nomor 0102 / U / 1983. Kemudian dijelaskan lebih lanjut dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja, Transmigrasi dan koperasi Nomor 633 / SKPTS / Men / 1974 Menurut keputusan tersebut, adalah koperasi sekolah adalah koperasi yang didirikan di sekolah dasar, SMP, Madrasah dan Pesantren.

Landasan Pokok

Sebuah landasan dasar dalam koperasi Indonesia berakar pada UUD 1945 pasal 33 ayat (1). Bab ini berisi cita-cita untuk mengembangkan ekonomi berasas kekeluargaan. peraturan yang lebih rinci diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 1992.

Undang-undang ini memberikan pedoman bagi pemerintah dan masyarakat tentang cara-cara untuk menjalankan koperasi, termasuk koperasi sekolah. unincorporated koperasi. administrator koperasi sekolah dan manajer yang dilakukan oleh siswa di bawah bimbingan kepala sekolah dan guru, terutama guru ekonomi dan koperasi.

Tanggung jawab di luar koperasi sekolah tidak dilakukan oleh manajemen koperasi sekolah, tetapi oleh kepala sekolah. Pembinaan koperasi sekolah dilakukan bersama oleh Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dan Kementerian Pendidikan Nasional. koperasi sekolah tidak dimasukkan sebagai lebih koperasi untuk siswa atau mahasiswa pada umumnya belum mampu untuk mengambil tindakan hukum.

Status koperasi sekolah dibentuk di sekolah adalah pengakuan koperasi yang terdaftar, tapi masih naik karena masyarakat koperasi. Pendirian Koperasi Sekolah diharapkan mampu menjadi sebuah sarana bagi siswa/siswi untuk belajar melakukan bisnis kecil, mengembangkan keterampilan organisasi, mendorong kebiasaan untuk berinovasi, belajar memecahkan masalah, dan sebagainya.

Untuk itu sekolah membangun pertimbangan koperasi perlu diharapkan. Untuk itu untuk mendirikan sebuah koperasi sekolah, pertimbangan yang diperlukan untuk mengikuti dengan apa yang diharapkan.

Dasar-dasar pertimbangan pembentukan koperasi sekolah

  • Mendukung program pembangunan pemerintah di sektor koperasi melalui program pendidikan sekolah.
  • Meningkatkan kesadaran koperasi di kalangan mahasiswa.
  • Menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, teman setia, dan semangat koperasi.
  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan koperasi, untuk kemudian berguna dalam masyarakat.
  • Membantu kebutuhan siswa dan mengembangkan kesejahteraan siswa di dalam dan di luar sekolah.

Tujuan Koperasi Sekolah 

Tujuan sekolah adalah untuk mempromosikan kesejahteraan anggota koperasi itu sebdiri pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, dan untuk membantu membangun tata kelola perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Sementara pembentukan koperasi di kalangan siswa sekolah yang dilakukan dalam rangka mendukung pendidikan siswa dan koperasi pelatihan. Dengan demikian, tujuan pembentukannya tidak terlepas dari tujuan program pendidikan dan pemerintah untuk menciptakan kesadaran koperasi awal.

Struktur Organisasi Koperasi Sekolah

  • Anggota
  • Pengelolaan
  • Badan Pemeriksa
  • Pembina dan Pengawas
  • Dewan Penasehat

Perangkat Organisasi Koperasi Sekolah

  • Anggota koperasi sekolah pertemuan
  • Manajemen koperasi sekolah
  • Pengawas koperasi sekolah

Dewan Penasihat Koperasi Sekolah 

Untuk keperluan pedoman koperasi sekolah, ditunjuk penasihat koperasi sekolah yang anggotanya terdiri dari :

  • Kepala sekolah yang bersangkutan sesuai dengan posisinya (exofficio);
  • Guru di sekolah yang bersangkutan;
  • Seorang wakil dari asosiasi orangtua yang memiliki pengalaman di bidang koperasi.

Pelaksana Harian

Menerapkan biaya harian mengelola bisnis, administrasi, dan keuangan. Pelaksana harian dapat diatur untuk bergantian antara manajemen koperasi sekolah atau ditunjuk secara permanen atau secara bergantian antara siswa yang bukan anggota dari manajemen koperasi atau posisi pengawas koperasi.

Rapat Anggota

Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam kehidupan koperasi, yang berarti berbagai isu-isu tentang koperasi hanya ditetapkan dalam rapat anggota. Di sini anggota dapat berbicara, memberikan usulan dan pertimbangan, menyetujui proposal atau menolaknya, serta memberikan masukan mengenai banding atau oleh koperasi. Oleh karena itu jumlah siswa terlalu banyak, itu bisa melalui perwakilan atau utusan dari kelas.

Anggota Tahunan Rapat (RAT) yang dilakukan setidaknya setahun sekali, beberapa diadakan dua kali setahun, yaitu satu tahun untuk mengembangkan rencana yang akan bekerja dan yang kedua untuk membahas kebijakan dewan selama tahun lalu.

Agar rapat anggota tahunan tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah, pertemuan dapat diadakan selama tahunan liburan atau semester istirahat. Sebagai otoritas tertinggi di toko sekolah, anggota rapat memiliki kewenangan yang cukup besar. kekuatan tersebut, misalnya:

  • Menetapkan anggaran untuk dasar koperasi;
  • Menetapkan kebijakan umum koperasi;
  • Menetapkan anggaran untuk dasar koperasi;
  • Menetapkan kebijakan umum koperasi;
  • Memilih dan mengangkat pengurus koperasi;
  • Memberhentikan dewan;
  • Meratifikasi akuntabilitas dewan dalam pelaksanaan tugasnya.

Pada dasarnya, semua anggota koperasi berhak hadir dalam rapat anggota. Namun, bagi mereka yang belum memenuhi syarat untuk keanggotaan, misalnya, belum membayar pokok tidak dibenarkan menghadiri rapat anggota. Ada saat-saat ketika mereka diizinkan untuk hadir dan mungkin juga diberi kesempatan untuk berbicara, tetapi tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam keputusan. Keputusan rapat anggota diperoleh berdasarkan musyawarah.

Jika keputusan tidak diperoleh dengan cara musyawarah, keputusan oleh suara mayoritas di mana setiap anggota koperasi memiliki satu suara. Selain pertemuan rutin, koperasi sekolah juga dapat menyelenggarakan pertemuan luar biasa dari anggota, yaitu ketika situasi membutuhkan keputusan segera bahwa kewenangan dalam rapat anggota. pertemuan luar biasa anggota dapat dilakukan atas permintaan sejumlah anggota koperasi atau keputusan Dewan.

penyelenggara rapat anggota yang dianggap sah jika koperasi yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah lebih dari minimum (kuorum). Pertemuan anggota kuorum mencakup setengah anggota ditambah satu (lebih dari 50%). Jika tidak, maka keputusan tersebut dianggap tidak sah dan tidak mengikat.

Ini dibahas rapat anggota tahunan

  • Menilai dewan kebijaksanaan selama tahun keuangan terakhir.
  • Tahunan neraca dan laporan laba rugi.
  • Penilaian laporan atasan
  • Membangun sebuah divisi dari SHU
  • Administrator pemilu dan pengawas
  • Rencana kerja dan rencana selanjutnya anggaran tahun ini
  • Permasalahan yang timbul

Karakteristik Koperasi Sekolah

  • Bentuk yang tidak dimasukkan Hukum Enterprises.
  • Anggota adalah siswa sekolah.
  • Keanggotaannya selama kita masih mahasiswa.
  • Sekolah Koperasi dibuka saat istirahat.
  • Sebagai pelatihan dan praktek koperasi.
  • Berolahraga disiplin dan kerja.
  • Menyediakan pasokan mahasiswa.
  • Mendidik siswa tabungan hemat.
  • Tempat ekonomi dan menyelenggarakan gotong royong.

 

Ayo kawan tingkatkan jiwa koperasi kita demi masa depan ….. 😀

 

Pengertian, Tujuan Dan Struktur Koperasi Sekolah Untuk Masa Depan