Fiksi

Pengertian, Unsur Dan Penokohan Fiksi Lengkap Dengan Plot Ceritanya

Posted on
Pengertian, Unsur Dan Penokohan Fiksi Lengkap Dengan Plot Ceritanya
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Fiksi adalah sebuah Prosa naratif yang imajiner, imajiner meskipun karya fiksi masih masuk akal dan mengandung kebenaran yang dapat mendramatisir hubungan antara orang-orang. Kebenaran dalam dunia fiksi adalah keyakinan bahwa sesuai dengan pandangan penulis terhadap masalah hidup dan kehidupan. Kebenaran dalam fiksi tidak harus sejalan dengan kebenaran yang berlaku di dunia nyata, misalnya kebenaran dalam hal hukum, moral, agama, logika, dan sebagainya. Sesuatu yang tidak mungkin bahkan bisa terjadi di dunia nyata dan benar dalam dunia fiksi.

Fiksi

Sebagai contoh, seorang wanita yang membunuh seorang pria yang memperkosanya, tapi dia dinyatakan bebas dan tidak bersalah pada kasus untuk menghilangkan kehidupan-dunia nyata manusia menurut hukum ia harus tetap di hukum. Sebuah karya sastra harus memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik.

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun karya sastra itu sendiri. Unsur inilah yang menyebabkan karya sastra hadir sebagai sastra, unsur-unsur yang notabene akan ditemukan ketika membaca karya sastra. Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang membentuk karya sastra dari luar sastra itu sendiri, namun mempengaruhi bangunan atau organisme sistem karya sastra.

Jenis fiksi

Novel

Novel adalah karya fiksi yang ditulis prosa dan narasi. Umumnya, sebuah novel bercerita tentang tentang karakter dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari, dengan berfokus pada sisi aneh narasi. Kata berasal dari novel Italia, novel, yang berarti “sebuah kisah, sepotong berita” dan novel memiliki cerita yang lebih kompleks cerita pendek.

Sifat Novel 

Mencirikan sebuah novel yang tidak membaca di satu duduk, plot diarahkan untuk insiden atau peristiwa plural, tokoh karakter sepenuhnya dikembangkan, dimensi ruang dan waktu yang lebih luas, cerita yang lebih luas dan mencapai keutuhan dalam inklusi.

Cerita Pendek

Cerita pendek adalah sebuah narasi prosa yang cenderung fiktf padat dan langsung ke tujuan. Cerita yang sangat singkat mengandalkan teknik sastra seperti tokoh, plot, tema bahasa, dan wawasan secara luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang.

Karakteristik Cerpen

Ciri-ciri cerita pendek dapat dibaca di satu duduk, Plot diarahkan hanya pada insiden atau peristiwa tunggal, tokoh karakter tidak sepenuhnya dikembangkan ketika angka itu lebih baik kemudian hanya kebaikan hanya menceritakan, sedangkan sifat lainnya tidak, dimensi ruang dan waktu terbatas, cerita ini lebih padat, konsentris dan mendalam, mencapai integritas dalam pengecualian (terpisah atau khusus).

Unsur Intrinsik Fiksi

Tema

Tema adalah gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra dan yang terkandung dalam teks sebagai struktur skematik dan mengenai persamaan atau perbedaan. Tema dari karya sastra selalu peduli dengan makna kehidupan.

Dalam karyanya yang penulis menawarkan arti khusus dari kehidupan, mengajak pembaca untuk melihat, merasakan, dan menghargai arti hidup adalah cara untuk melihat masalah ini sebagaiman ia menatapnya. Tema ini dibagi menjadi dua jenis yaitu: tema utama dan tema minor.  Tema utama adalah makna utama dari cerita yang menjadi dasar pekerjaan umum. Sementara Kecil tema yang tema yang tidak menonjol dan hanya tema tambahan belaka.

Tingkatan Tema

Tema tingkat fisik

  • Manusia sebagai molekul. Tema karya sastra pada tingkat ini lebih menyaran dan atau ditunjukkan oleh jumlah aktivitas fisik daripada mental.

Tema tingkat organik

  • Manusia sebagai protoplasma. Tema karya sastra ini lebih menyankut dan atau memunculkan subjek seksualitas.

Tema tingkat sosial

  • Manusia sebagai makhluk sosial. Kehidupan masyarakat, yang mana interaksi tindakan-manusia dengan satu sama lain dan dengan lingkungan alam, mengandung banyak masalah, konflik, dan lain-lain yang menjadi objek dari tema pencarian.

Tema tingkat egoik

  • Manusia sebagai individu. Selain itu, sebagai makhluk sosial, manusia serta makhluk individu selalu “dalam” pengakuan hak individualitas. Dalam kapasitasnya sebagai makhluk individu, manusia juga memiliki banyak masalah dan konflik.

Tema tingkat divine

  • Manusia Tingkat Tinggi , yang tidak selalu setiap pengalaman manusia atau mencapai. Masalah yang berdiri dalam tema tingkat ini adalah masalah hubungan manusia dengan Sang Pencipta.

Tokoh dan Penokohan

Ilustrasi tokoh

Karakter aktor dalam literatur. Karya sastra dalam hal pentingnya peran atau tingkat dibagi menjadi dua, yaitu karakter utama dan karakter tambahan.

Karakter Utama

Adalah tokoh yang sangat penting. peran pengambil dalam literatur. Sementara itu, karakter tambahan karakter yang tidak selalu mengatakan, dan kadang-kadang tidak terlalu penting, tapi beberapa ada yang memiliki hubungan dengan tokoh utama. Berdasarkan karakter disposisi dibagi menjadi dua, yaitu datar dan Angka bulat angka.

Tokoh Datar

Adalah tokoh yang hanya menunjukkan satu sisi, misalnya baik atau lebih buruk. Dengan demikian, karakter jahat dari awal cerita akan menjadi jahat sampai akhir cerita. Angka bulat adalah tokoh yang menunjukkan baik dan buruk aspek, keuntungan dan kelemagannya. Jadi, ada perkembangan berada di angka ini. Mengingat fungsi penampilan tokoh ada protagonis dan antagonis.

Protagonis

Adalah pembaca karakter yang disukai atau penikmat sastra Karen properti. Antagonis adalah tokoh yang tidak suka pembaca atau pecinta sastra karena sifat-sifatnya.

Plot

Plot adalah cerita yang berisi urutan kejadian, tetapi setiap acara hanya terhubung dalam sebab dan akibat, suatu peristiwa yang disebabkan atau menyebabkan acara lainnya. [6] Sebuah karya fiksi, untuk menjadi orang yang memiliki sifat misterius plot atau ketegangan, menampilkan peristiwa kejadian- yang mengandung konflik yang mampu menarik atau bahkan mencengkeram pembaca sehingga mendorong pembaca untuk menyelesaikan sebuah novel ia membaca.

Sebuah plot harus memiliki :

Peristiwa

Peristiwa dapat diartikan sebagai transisi dari satu keadaan ke keadaan lain. Acara itu sendiri dbedakan menjadi tiga jenis :

  • Peristiwa fungsional, merupakan peristiwa yang menentukan atau mempengaruhi perkembangan plot.
  • Hubungan kejadian, peristiwa yang melayani peristiwa penting mengaikatkan di urutan penyajian cerita.
  • Peristiwa referensi, adalah peristiwa yang tidak langsung mempengaruhi atau berhubungan dengan pengembangan plot, melainkan mengacu pada unsur-unsur lain, seperti berurusan dengan isu seputar disposisi atau suasana batin karakter.

Konflik

Konflik adalah kejadian yang relatif penting, merupakan unsur yang sangat diperlukan dalam mengembangkan plot. Dan konflik dapat terjadi antara :

  • Orang dengan orang lain. Misalnya perkelahian, perbedaan pendapat, persaingan, dll.
  • Orang dengan lingkungan. Dapat dihadapkan dengan kekuatan alam, seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, angin topan, banjir, dll Bisa juga antara masyarakat dan komunitas di sekitarnya, atau bahkan dengan takdirnya.
  • Orang dengan dirinya sendiri.
  • Dapat membentuk konflik batin, perjuangan dalam diri sendiri, dapat fisik, mental, emosional, atau moral.
  • Misalnya, ketika seseorang dihadapkan pada dua pilihan, atau ketidakmampuan seseorang untuk melakukan sesuatu karena kondisinya.

Klimaks

  • Puncaknya adalah ketika konflik telah mencapai tingkat tertinggi intensitas, dan ketika itu adalah tidak dapat dihindari.

Kaidah Plot

  • Plausibilitas

Menyarankan kepada hal-hal yang dapat dipercaya sesuai dengan logika cerita kepada pembaca atau harus adanya kausalitas yang benar.

Ciri- ciri : tokoh-tokoh dan dunianya dapat diimajinasikan,jika memilki kebenaran maka kebenaran hanya untuk dirinya sendiri, adanya deus ex machine,yakni penggunaan cara-cara yang tampak dipaksakan sehingga kurang masuk akal

  • Suspense

Menyaran pada adanya perasaan semacam kurang pasti terhadap peristiwa-peristiwa yang akan terjadi, khususnya yang menimpa tokoh yang menimpa tokoh yang diberi rasa simpati oleh pembaca. Sehingga, mendorong, menggelitik, dan memotivasi pembaca utuk setia mengikuti cerita hingga akhir.

  • Surprise

Adalah kejutan, sesuatu yang dikisahkan atau kejadian-kejadian yang ditampilkan menyimpang atau bahkan bertentangan dengan nilai nilai yang ada dengan harapan pembaca memperlambat atau mempercepat klimaks.

  • Kesatupaduan

Seluruh aspek cerita berhubungan membentuk satu kesatuan yang utuh dan padu, khususnya peristiwa-peristiwa fungsional, kaitan, dan acuan, yang mengandung konflik.

Di kutip dari sumber : wikipedia.org

Demikian Pembahasan Tentang Pengertian, Unsur Dan Penokohan Fiksi Lengkap Dengan Plot Ceritanya Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀

loading...