Pengertian,10 Komponen Dan Model Komunikasi

Pengertian,10 Komponen Dan Model Komunikasi
5 (100%) 1 vote

DosenPendidikan.Com – Komunikasi adalah proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Secara umum, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh pihak yang pertama dan yang ke dua. jika tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti satu sama lain, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak tubuh, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini adalah komunikasi nonverbal.

Komunikasi

Komunikasi : Source By Youtube

Komponen Komunikasi

Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi dapat berlangsung baik. Menurut Laswell komponen komunikasi adalah :

  • Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  • Pesan (message) adalah isi atau tujuan yang akan disampaikan oleh salah satu pihak kepada pihak lain.
  • Channel (saluran) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar pribadi (tatap muka) dapat saluran udara yang mengalir nada getaran / suara.
  • Receiver atau penerima (Komunikate) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain.
  • Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan pada isi pesan yang disampaikannya.
  • Aturan komunikator tentang bagaimana komunikasi dijalankan (“Protokol”).

Model komunikasi

Dari sekian banyak model komunikasi yang sudah ada, di sini akan dibahas tiga model paling penting, serta pendekatan yang mendasari akan dibahas dan bagaimana komunikasi dikonseptualisasikan dalam perkembangannya.

Model Komunikasi Linear

Model komunikasi ini dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku Matematika Komunikasi.

Mereka menggambarkan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel). Hasilnya adalah konseptualisasi linear komunikasi (model komunikasi linear).

Pendekatan ini terdiri dari beberapa elemen kunci: sumber (source), pesan (message) dan penerima (receiver). Model linear berasumsi bahwa seseorang hanya pengirim atau penerima.Tentu kursus ini adalah pandangan yang sangat sempit peserta dalam proses komunikasi.

Sebuah konsep penting dalam model ini adalah gangguan (noise), yaitu setiap rangsangan tambahan dan tidak diinginkan yang dapat mengganggu ketepatan pesan. Gangguan ini selalu hadir dalam saluran bersama dengan pesan yang diterima oleh penerima.

Model interaksional

Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan proses komunikasi dua arah antara komunikator. Dengan kata lain, komunikasi adalah dua arah, Dari pengirim dan penerima dan dari penerima ke pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung.

Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusia melalui interaksi sosial, tepatnya melalui mengambil peran orang lain.

Perlu dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima memiliki posisi yang sama. Salah satu elemen penting untuk model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau dalam menanggapi pesan.

Model transaksional

Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. Model ini menggarisbawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang dipertukarkan terus dalam episode komunikasi.

Komunikasi adalah proses kooperatif transaksional, Pengirim dan penerima sama-sama bertanggung jawab atas dampak dan komunikasi efektivitas terjadi.

Model transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, komunikasi peserta (komunikator) dimasukkan melalui proses negosiasi makna.

Faktor yang mempengaruhi komunikasi

Faktor yang mempengaruhi komunikasi diantaranya :

Latar belakang budaya

Interpretasi suatu pesan akan terbentuk dari pola pikir seseorang melalui kebiasaannya, sehingga semakin sama latar belakang budaya antara komunikator dengan komunikan maka komunikasi semakin efektif.

Ikatan kelompok atau group

Nilai-nilai yang dianut oleh suatu kelompok sangat mempengaruhi cara mengamati pesan.

Harapan

Harapan mempengaruhi penerimaan pesan sehingga dapat menerima pesan sesuai dengan yang diharapkan.

Pendidikan

Semakin tinggi pendidikan akan semakin kompleks sudut pandang dalam menyikapi isi pesan yang disampaikan.

Situasi

Perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan/situasi.

Di kutip dari sumber : https://id.wikipedia.org/

Demikian Pembahasan Tentang Pengertian,10 Komponen Dan Model Komunikasi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca DosenPendidikan.Com Aminnn … 😀