Penjelasan Adaptasi Pada Hewan Dalam Biologi

Rate this post

DosenPendidikan.Com – Dalam bidang ilmu Biologi dikenal dengan istilah Adaptasi. Adaptasi merupakan cara suatu organisme atau makhluk hidup dalam mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya supaya dapat mampu untuk bertahan hidup.

Adaptasi Pada Hewan

Dengan demikian, makhluk hidup yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya dapat mampun untuk:

  • Mendapatkan atau memperoleh air, udara dan nutrisi (makanan).
  • Dapat mengatasi kondisi fisik sebuah leingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas.
  • Dapat mempertahankan hidup dari musuh alaminya.
  • Dapat merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya.
  • Bereproduksi.

Yang dari situlah kita dapat mengetahuinya bahwa makhluk hidup yang mampu beradaptasi akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu untuk beradaptasi akan menghadapi kepunahan atau kelangkaan jenis. Sebagai salah satu bagian dari makhluk hidup, hewan pun melakukan adaptasi yang dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi dan adaptasi tingkah laku. Untuk lebih jelasnya dari masing-masing simak ulasan berikut ini.

Adaptasi Morfologi

Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup atau alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi morfologi ini merupakan jenis adaptasi yang paling mudah untuk diamati.

Dalam hal ini contoh yang sangat mudah misalnya pada burung. Setiap jenis burung mempunyai bentuk paruh yang berbeda. Bentuk paruh yang berbeda menandakan jenis makanan yang dimakan oleh burung tersebut yang mungkin berbeda satu sama lainnya. Contohnya yaitu:

  • Pada burung elang yang pemakan daging memiliki paruh yang kuat, memiliki bentuknya bengkok, dan tajam. Jenis paruh seperti ini sangat berguna untuk mengoyak makanan.
  • Pada burung kakatua yang pemakan biji memiliki bentuk paruh yang bengkok dan kuat. Bentuk paruh seperti ini berguna untuk memecahkan biji-bijian.

Untuk sementara itu, bentuk kaki burung menandakan bagaimana cara hidup burung tersebut sekaligus cara mereka untuk mencari makan, contohnya yaitu:

  • Pada burung elang memiliki bentuk kaki dengan cakar kuat, melengkung dan tajam untuk menangkap dan mencengkram mangsanya.
  • Pada burung unta memiliki 2 jari kaki yang sangat kuat. Bentuk kaki burung unta memungkinkannya berlari dengan kuat dan kencang, namun burung unta tidak bisa terbang.

Adaptasi Fisiologi

Adaptasi fisiologi merupakan bentuk penyesuaian fungsi alat-alat dalam tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi jenis ini tidak mudah diamati. Misalnya seperti:

  • Pada kotoran unta tidak keringa dan urine-nya yang pekat.
  • Manusia akan berkeringat jika berada pada suhu tinggi.
  • Herbivora (hewan pemakan tumbuhan) memiliki enzim selulosa untuk mencerna makanannya.
  • Cacing tanah memiliki kelenjar zat kapur untuk menetralkan zat makanannya yang berupa daun yang telah busuk.

Adaptasi Tingkah Laku

Adaptasi tingkah laku merupakan penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. Untuk menghindarkan diri dari serangan musuh, makhluk hidup, dalam hal ini hewan memiliki berbagai cara. Contohnya seperti:

  • Pada hewan cicak yang memutuskan ekornya pada saat dikejar musuh, tindakan yang demikian ini disebut dengan autotomi.
  • Pada walang sangit mengeluarkan bau yang sangat menyengat untuk mengusir musuhnya.
  • Bunglon akan mengubah warna tubuh sesuai dengan lingkungannya.
  • Hewan kaki seribu (luwing) akan menggulung bila disentuh.
  • Musang dan kumbang berpura-pura mati jika diserang musuhnya.
  • Pada cumi-cumi akan menyemburkan cairan seperti tinta hal ini untuk menghindari musuhnya.
  • Pada hewan anjing sering menjulurkan lidahnya untuk mengurangi panas tubuhnya.
  • Pada hewan kerbau akan berkubang di hari yang panas.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Adaptasi Pada Hewan Dalam Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: