Penjelasan Angin Muson Barat Dan Timur

Posted on
Penjelasan Angin Muson Barat Dan Timur
4 (80%) 1 vote

DosenPendidikan.Com – Muson merupakan angin musiman yang bersifat periodic dan biasanya terjadi terutama di Samuder Hindia dan sebelah selatan Asia. Munculnya angin muson ini biasanya ditandai dengan curah hujan yang tinggi. Angin muson mirip dengan angin laut namun ukurannya lebih besar, lebih kuat dan lebih konstan.

Angin Muson

Sejarah ( Muson )

Kata “ muson ” berasal dari sebuah kata dalam bahasa Arab ( mosem ) yang berarti musim. Angin muson biasanya merujuk pada perubahan musiman arah angin di sepanjang pesisir Samudera Hindia, khususnya di laut Arab, yang bertiup dari barat daya di India dan wilayah-wilayah disekitarnya untuk setengah tahun dan dari timur laut untuk setengah tahun lainnya.

Para pelaut Yunani dalam legenda, Hippalus secara tradisional dianggap yang merupakan sebagai orang pertama yang menggunakan muson untuk dimanfaat sebagai mempercepat pelayaran sepanjang Samudera Hindia, nama kuno untuk angin muson di daerah ini juga dipanggil Hippalus. Walaupun begitu kemungkinan besar Hippalus hanyalah orang Yunani pertama yang dapat memanfaatkan angin muson karena para pelaut Yaman telah melakukan perdagangan dengan India lama sebelum masanya.

Proses Terbentuknya Angin Muson

Dengan perubahan letak terbitnya matahari dipengaruhi terhadap intensitas cahaya matahari pada wilayah berkaitan langsung dengan tempat lintasan yang peredaran semua matahari tersebut. Salah satu akibat dari peredaran semua tahun matahari ialah terjadinya perubahan gerakan angin yang dikenal dengan nama angin muson. Angin muson ialah angin yang bertiup setiap 6 bulan sekali dan selalu berganti arah. Di Indonesia sendiri terdapat dua angin muson yaitu :

Angin Muson Barat

Angin muson barat ialah angin yang bertiup pada bulan Oktober hingga Maret saat kedudukan semua matahari dibelahan bumi selatan. Hal ini yang menyebabkan tekanan udara maksimum di Asia dan tekanan udara minimum di Australia, maka bertiuplah angin dari Asia ke Australia ( tekanan tinggi ke rendah ), karena angin melalui Samudera Hindia, maka angin tersebut mengandung uap air yang banyak sehingga pada bulan Oktober hingga Maret di Indonesia terjadi musim penghujan.

Angin Muson Barat

Angin Muson Timur

Angin muson timur ialah angin yang bertiup pada bulan April hingga September yang dimana kedudukan semua matahari dibelahan utara. Akibatnya tekanan udara di Asia rendah dan tekanan udara di Australia tinggi, sehingga angin bertiup dari Australia ke Asia, Angin tersebut melewati gurun yang luas di Australia, sehingga bersifat kering, oleh karena itu Indonesia saat itu mengalami musim kemarau.

Angin Muson Timur

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Angin Muson Barat Dan Timur semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂