Penjelasan Bencana Alam Beserta Akibat Yang Ditimbulkan

Geografi hisam sam

DosenPendidikan.Com – Bencana alam sering melanda negeri kita ini bencana pun sering tiba-tiba, kapan pun dapat selalu mengancam kita semua. Di Indonesia sering terjadi bencana alam karena negara Indonesia terletak di antara dua samudera dan dua benua. Pada daerah transform fault aktivitas gempa bumi banyak terjadi akibat pergeseran kerak bumi yang berlangsung secara terus menerus sehingga lempeng kerak bumi terpecah-pecah.

Karena lempeng-lempeng itu ada diatas lapisan cair, panas dan plastis ( astenosfer ) maka lempeng-lempeng akan menjadi dapat bergerak secara tidak beraturan sehingga dapat terjadi tabrakan antara dua lempeng tersebut dan salah satu lempeng itu akan menusuk bagian bawah lempeng yang lain.

Bencana Alam Gempa Bumi

Daerah perbatasan kedua lempeng yang bertabrakan itu menjadi tempat terbentuknya gunung dan pegunungan. Bencana alam pun bisa terjadi karena adanya. Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup oleh faktor alam faktor manusia atau gabungan antara faktor kedua tersebut.

Kerusakan Akibat Faktor Alam

Gunung Meletus

Gunung meletus merupakan aktivitas gunung merapi yang mengeluarkan material berupa bahan padat, cair dan gas dari dapur magma ke permukaan bumi. Ketika gunung berapi meletus, gunung berpai juga akan mengeluarkan gas-gas seperti gas belerang, gas asam arang atau gas beracun, gas upa air dan awan pijar yang sangat panas. Beberapa bentuk kerusakan yang ditimbulkan oleh gunung meletus antara lain :

  • Mengakibatkan kekurangan sumber air bersih karena tercemar oleh debu dan lumpur.
  • Menimbulkan kebakaran hutan dan tumbuhan disekitarnya.
  • Menimbulkan banyak korban manusia, hewan dan tumbuhan.
  • Menimbulkan polusi udara dan jarak pandang penerbangan.
  • Mengakibatkan kerusakan lahan pertanian dan area pemukiman akibat banjir lahar panas dan lahar dingin.
  • Kerusakan lingkungan akibat gempa bumi vulkanik.

Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan getaran atau pergerakan lapisan akibat tenaga dalam bumi yang dapat berupa gempa vulkanik, tektonik dan gempa runtuhan ( terban ). Beberapa bentuk kerusakan akibat gempa bumi :

  • Runtuhnya rumah, gedung-gedung dan terputusnya jalan raya.
  • Rusaknya sarana dan prasana.
  • Rusak serta hancurnya areal pertanian, perkebunan dan perikanan.

Kemarau Panjang

Suatu penyimpangan iklim atau musim yang menimpa suatu daerah sehingga mengakibatkan waktu musim kemarau lebih lama dari semestinya. Kemarau panjang dapat menimbulkan kerusakan sumber daya lingkungan hidup seperti berikut :

  • Sumur dan sumber air menjadi kering.
  • Hutan terbakar akibat kekeringan.
  • Sungai, danau dan areal pertanian menjadi kering.
  • Gagal penen bagi petani sawah tadah hujan akibat kekeringan.
  • Tumbuhan dan padang rumput banyak yang mati sehingga mengancam usaha pertanian.

Tanah Longsor

Secara alami suatu gerakan atau rayapan tanah dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan volume yang besar akibat perubahan gaya goncangan gempa. Tanah longsor dapat menimbulkan kerusakan diantaranya :

  • Rusaknya areal pertanian dan perkebunan.
  • Terputusnya jalan raya, sungai dan jembatan.
  • Dangkalnya danau dan jebolnya tanggul.
  • Terputusnya jaringan listrik dan instalasi air minum.

Banjir Karena Faktor Alam

Banjir merupaka peristiwa terbenamnya daratan yang biasanya kering oleh air yang berasal dari sumber-sumber air yang ada disekitarnya seperti meluapnya air sungai ke lingkungan sekitar akibat curah hujan yang tinggi. Banjir dapat minumbulkan kerusakan lingkungan hidup :

  • Rusaknya areal pemukiman penduduk.
  • Sulitnya mendapatkan air bersih.
  • Rusaknya saran dan prasana penduduk.
  • Rusaknya areal pertanian dan perkebunan serta peternakan.
  • Rusaknya jaringan transportasi, instalasi air minum dan jaringan telekomunikasi.

Kerusakan Akibat Faktor Manusia

Kerusakan lingkungan hidup yang mengancam dan kelestarian hayati sebagian besar disebabkan oleh faktor kecerobohan manusia. Banyak manusia yang sangat serakah akan hasil alam yang sangat melimpah dibumi ini, sehingga banyak oknum jahta dan tangan-tangan jail yang tidak bertanggung jawab akan lingkungan alam, karena tidak bertanggung jawab akan perbuatannya maka lingkungan alam kita sekarang ini menjadi rusak dan banyak makan korban akibat perbuatan yang tidak terpuji ini, seharusnya kita tetap menjaga dengan bukan malah merusaknya begitu saja dan tidak bertanggung jawab sehingga dapat merusak lingkungan alam yang ada dibumi ini.

Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia :

Lahan Kritis

Lahan kritis ialah suatu lahan tandus karena unsur hara atau kesuburannya sangat sedikit bahkan sudah hilang sama sekali.

Contoh terjadinya lahan kritis akibat aktivitas manusia :

  • Lahan kritis karena pengaruh limbah industri.
  • Lahan kritis karena penebangan hutan secara liar.
  • Lahan kritis karena pengambilan hasil tambang yang berlebihan.
  • Lahan kritis karena sistem lading berpindah dengan cara membakar hutan.
  • Lahan kritis karena fungsi tanah yang tidak tepat.

Banjir

Selain faktor alam terjadinya banjir dapat dipicu oleh aktivitas manusia :

  • Pengundulan hutan secara besar-besaran.
  • Membuang sampah disembarang tempat sehingga aliran permukaan dari hujan tidak lancar.
  • Munculnya bangunan liar di daerah lairan sungai dan bataran sungai.
  • Akibat perubahan fungsi rawa-rawa yang semula penampungan air kini menjadi pemukiman penduduk.
  • Sistem hutan bakau yang rusak karena ditebang oleh manusia.

Pencemaran

Pencemaran atau polusi ialah berubahnya keadaan alam karena unsur-unsur tertentu sehingga menimbulkan gangguan terhadap kualitas lingkungan hidup bahkan merusak ekosistem. Ada beberapa jenis pencemaran yaitu :

  • Pencemaran udara.
  • Pencemaran suara.
  • Pencemaran air.
  • Pencemaran tanah.

Degradasi Lingkungan

Degradasi lingkungan ialah kerusakan lingkungan atas penurunan kualitas lingkungan sebagai akibat pengambilan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan dan di luar ambang batas. Bentuk degradasi lingkungan yang diakibatkan oleh manusia :

  • Abrasi pantai akibat penebangan hutan bakau secara liar.
  • Penambangan pasir dan batu serta penimbunan liar yang tak terkendali.
  • Instrusi air laut kedaratan sebagai akibat pengambilan air tanah secara berlebihan.
  • Kerusakan terumbu karang akibat penangkapan ikan dengan bahan peledak.
  • Kerusakan lingkungan pantai akibat reklamasi pantai yang tidak di ikuti dengan perhitungan kelestarian alam.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Bencana Alam Beserta Akibat Yang Ditimbulkan semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Penjelasan Bencana Alam Beserta Akibat Yang Ditimbulkan
Shares