Penjelasan Bidang-Bidang Spesialisasi Dalam Akuntansi Lengkap

Rate this post

DosenPendidikan.Com – Bidang-bidang spesialisasi akuntansi ialah bidang ilmu lain yang lebih sempit lagi dari ilmu akuntansi itu sendiri. Bidang spesialisasi akuntansi ini muncul karena adanya tuntutan perkembangan ekonomi yang semakin pesat yang menuntut timbulnya pengkhususan bidang kegiatan akuntansi.

accounting

Dengan adanya kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi yang semakin cepat akuntansi mengalami perkembangan ke dalam bidang-bidang khusus. Bidang-bidang khusus dalam akuntansi tersebut ialah sebagai berikut.

Akuntansi Intern

Akuntansi intern merupakan serangkaian kegiatan akuntansi yang dilakukan didalam perusahaan ( intern perusahaan ). Ada beberapa bidang spesialisasi akuntansi yang terdapat didalam perusahaan adalah sebagai berikut.

Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan ialah suatu bidang akuntansi yang bertujuan menghasilkan informasi keuangan yang terutama ditujukan untuk pihak luar yang berkepentingan terhadap perusahaan. Informasi keuangan tersebut berupa laporan keuangan yang terdiri dari neraca laporan perhitungan rugi laba, laporan perubahan modal dan laporan perubahan posisi keuangan. Adapun pihak-pihak diluar perusahaan yang berkepentingan terhadap laporan keuangan tersebut antara lain investor, kreditur, lembaga pemerintah dan lain-lain. Selain itu informasi keuangan yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan digunakan juga oleh pihak intern perusahaan ( manajemen ) dalam pengambilan keputusan. Karena akuntansi keuangan ditujukan untuk menyediakan informasi keuangan kepada semua pihak yang sangat berkepentingan maka laporan keuangan tersebut harus bersifat umum sehingga dapat diterima oleh semua pihak.

Akuntansi keuangan yang menyajikan laporan keuangan merupakan hasil penerangan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku dan diakui secara umum. Laporan keuangan dihasilkan dalam jangka waktu tertentu biasanya satu tahun sekali atau pada setiap akhir periode akuntansi. Akuntansi keuangan berorientasi yang artinya bahwa apa yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan berorientasi pada waktu yang lalu, artinya bahwa apa yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan merupakan gambaran dari berbagai kejadian/transaksi yang telah terjadi dimasa lalu ( historis ) yang menyebabkan perubahan terhadap sumber-sumber ekonomi dan kewajiban dan dinyatakan secara kuantitatif dalam satuan mata uang.

Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen merupakan akuntansi yang bertujuan mengahasilkan informasi keuangan untuk kepentingan manajemen ( pihak intern perusahaan ) dalam usaha mencapai tujuan perusahaan. Informasi tersebut diperlukan oleh manajemen untuk pengambilan berbagai keputusan manjemen serta menilai hasil-hasil yang sudah diperoleh perusahaan.

Berbeda dengan akuntasi keuangan akuntansi manajemen tidak terikat pada pelaksanaan prinsip-prinsip akuntansi. Selain itu akuntansi manajemen berorientasi pada waktu yang akan dating yaitu memberikan gambaran mengenai alternative keputusan yang mungkin akan diambil dimasa yang akan dating.

Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya ialah suatu bidan khusus akuntansi yang bertujuan untuk mencatat, menghitung, menganalisis, mengawasi dan melaporkan pada manajemen mengenai biaya-biaya yang terjadi selama proses produksi. Akuntansi biaya juga dimaksudkan untuk menentukan harga pokok produksi dan pengendalian biaya produksi. Disamping itu, akuntansi biaya juga berfungsi menyusun dan menaksirkan data biaya baik biaya sebenarnya maupun biaya-biaya yang ditaksir yang akan digunakan oleh pimpinan perusahaan mengontrol operasi-operasi sekarang maupun merencanakan operasi-operasi yang akan datang.

Akuntansi Peranggaran

Akuntansi peranggaran merupakan suatu perencanaan dalam hal keuangan yang dimaksudkan untuk mengadakan pengawasan dan pengendalian terhadap operasi perusahaan. Untuk mengetahui sejauh mana rencana tersebut dapat terlaksana biasanya pada akhir periode diadakan perbandingan antara rencana dan hasil operasi yang sebenarnya sehingga manajemen dapat mengetahui bagian mana yang mengalami penyimpangan dan menemukan cara mengatasinya.

Pemeriksaan Intern

Pemeriksaan intern ( internal audit ) ialah pemeriksaan terhadap data akuntansi yang diolah dalam proses akuntansi ( pembukuan ) sehingga dapat diperoleh informasi akuntansi yang tepat dan dapat dipercaya. Pemeriksaan ini dilakukan oleh akuntan-akuntan intern yang bekerja diperusahaan itu.

Perancangan Sistem Informasi

Berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan membutuhkan informasi keuangan maupun non-keuangan dari perusahaan tersebut. Untuk itu perlu diciptakan suatu system yang dapat menghasilkan informasi yang akurat dan trepat waktu serta bermanfaat bagi pemakainnya. Dengan system informasi yang baik akan memungkinkan pimpinan perusahaan mengidentifikasikan dan menangani masalah dengan seksama, selain itu berbagai kegiatan dalam perusahaan dapat dilaksanakan secara efisien.

Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi merupakan bidang khusus dari akuntansi yang mencakup perencanaan dan penyusunan teknik, metode dan prosedur pencatatan dan pelaporan data-data keuangan perusahaan sehingga ada pengawasan intern yang baik. Pengawasan intern ialah suatu system pengawasan dengan menciptakan suatu struktur organisasi yang memungkinkan adanya pembagian tugas dan wewenang diantara personalia yang cakap dan praktek-praktek yang sehat. Sistem yang dibuat oleh akuntan tersebut harus mengandung unsur memeriksa dan mencocokkan ( check and balance ) sehingga berfungsi untuk melindungi harta kekayaan perusahaan. Selain itu system tersebut juga harus mencerminkan arus informasi yang efisien dan berguna bagi manajemen.

Akuntansi Publik

Akuntansi publik ialah suatu bidang kegiatan yang dilakukan oleh para akuntan public, akuntan public menyediakan berbagai macam jasa untuk membantu perusahaan yang antara lain berupa jasa perpajakan, jasa auditing atau pemeriksaan atas kewajaran laporan keuangan dan jasa konsultasi manajemen. Berbagai jas yang diberikan oleh akuntan public tersebut memunculkan bidang-bidang spesialisasi dalam akuntansi yaitu akuntansi perpajakan. Pemerikaan akuntansi dan jasa konsultasi manajemen.

Akuntansi Perpajakan

Setiap perusahaan selalu berhubungan dan berurusan dengan masalah perpajakan. Untuk itu sebuah perusahaan membutuhkan akuntan yang dapat mengetahui konsep, metode , cara pelaporan dan peraturan ( undang-undang ) perpajakan. Dalam hal ini akuntan bertugas antara lain membantu menetapkan besarnya pajak yang harus dibayar oleh perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penetapan pajak tersebut didasarkan pada laporan perhitungan rugi laba perusahaan. Selain itu akuntan juga berperan dalam perencanaan pajak ( misalnya memberikan nasihat tentang cara meminimalkan laba jika memungkinkan, metode akuntansi yang diterapkan ), pelaksaan administrasi perpajakan ( misalnya mengisi surat pemberitahuan pajak SPT ) atau mewakili perusahaan dikantor pajak. Berbagai pekerjaan akuntan yang berhubungan dengan masalah perpajakan itulah yang dinamakan akuntansi perpajakan.

Pemeriksaan Akuntansi ( Auditing )

Laporan keuangan suatu perusahaan perlu dinilai kelayakan dan kewajarannya sebelum laporan itu diinformasikan kepada pihak luar. Suatu laporan keuangan dapat dikatakan layak dan wajar apabila telah sesuai prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku secara umum. Untuk itu sebelum laporan keuangan tersebut dikeluarkan untuk kepentingan publik perlu diperiksa terlebih dahulu agar laporan itu dapat dipercaya. Pemeriksaan tersebut diawali dengan melakukan pemeriksaan terhadap data-data akuntansi yang ada diperusahaan serta memeriksa kecermatan dalam melakukan pembukuan terhadap data-data tersebut.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh akuntan public yang dipekerjakan oleh suatu perusahaan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Selain melakukan pemeriksaan mereka memberikan pendapat dan penilaian secara bebas mengenai kujujuran dan kebenaran dari laporan keuangan tersebut.

Jasa Konsultasi Manajemen ( Management Advisory Service )

Jasa konsultasi manajemen merupakan pelayanan yang diberikan oleh akuntan publik ( ekstern ) mengenai berbagai masalah manajemen yang timbul dalam perusahaan. Kegiatan ini antara lain membantu pimpinan perusahaan dalam membuat anggaran sebagai alat perencanaan dan pengawasan.

Akuntansi Pemerintahan

Akuntansi pemerintahan ialah lembaga-lembaga pemerintahan meskipun bukan merupakan lembaga yang bertujuan mencari laba seperti perusahaan juga memerlukan akuntansi. Dalam menjalankan fungsinya lembaga pemerintahan melakukan berbagi pengeluaran untuk membiayai kegiatannya dan juga melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan pemasukan guna menutupi biaya-biaya yang dikeluarkannya. Dengan demikian akuntansi pemerintahan merupakan kegiatan akuntasi yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pemerintahan mengenai keuangan Negara terutama realisasi pelaksanaan anggaran Negara. Akuntansi pemerintahan juga mencankup pengendalian dan pengawasan terhadap pengeluaran melalui anggaran Negara.

Akuntansi Sosial

Akuntansi sosial mencakup bidang yang luas yaitu memberikan informasi mengenai data-data ekonomi makro. Data-data yang dihasilkan oleh akuntansi sosial biasanya mengenai kondisi perekonomian nasional suatu Negara seperti pendapatan nasional, konsumsi nasional, ivestasi nasional, pembelanjaan nasional dan lain-lain. Akuntansi sosial sering disebut juga dengan akuntansi pendapatan nasional.

Akuntansi Internasional

Akuntansi internasional mencakup berbagai transaksi yang terjadi dalam perdagangan internasional ( antarnegara ). Perdagangan internasional ini biasanya terjadi antara perusahaan-perusahaan multinasional yaitu perusahaan yang beroperasi di lebih dari satu Negara.

Jabatan Dalam Bidang Akuntansi

Akuntansi telah mangalami perkembangan pesat kea rah yang sifatnya profesi dalam bidang pekerjaan seperti kedokteran, arsitektur, notariat dan lain-lain. Berbagai profesi atau jabatan dalam bidang akuntansi yang terdapat dalam masyarakat adalah sebagai berikut.

  • Akuntan Intern ( Private Accountant )

    Sebuah perusahaan memerlukan jasa dari para akuntan untuk menangani pekerjaan akuntansi perusahaan yang antara lain mencakup penghitungan biaya produksi dan harga jual, penyusunan anggaran belanja perusahaan, serta menyusun system informasi akuntansi untuk kepentingan manajemen. Untuk kepentingan ini perusahaan memiliki seorang atau lebih akuntan yang bekerja di perusahaan itu. Akuntan yang bekerja disuatu perusahaan tersebut dinamakan akuntan intern.

  • ย Akuntan Publik ( Ekstern )

    Suatu perusahaan dapat memiliki seorang pekerja tetap/penuh sebagai akuntan yang bekerja untuk perusahaan tersebut, akan tetapi suatu perusahaan dapat pula memerlukan pihak ketiga yang serahi tugas untuk memeriksa laporan keuangan perusahaan tersebut hal ini terjadi karena pada saat tertentu suatu perusahaan memerlukan jasa akuntan yang bukan berasal dari dalam perusahaan.

    Misalnya perusahaan akan mengeluarkan laporan keuangan untuk pihak luar sehingga laporan itu perlu diperiksa dan dinilai oleh akuntan dari luar perusahaan ( pihak ketiga ) dengan tujuan agar hasil pemeriksaan dan penilaian ( pendapat ) mengenai kondisi keuangan dan hasil yang dicapai oleh perusahaan bersifat objektif. Akuntan pihak ketiga yang melayani jasa ini Jz/Wg/Pemeriksaan akuntansi bagi perusahaan-perusahaan tersebut dinamakan akuntan public atau akuntan eksterm. Para akuntan publik biasanya membuka kantor akuntan yang dilakukan secara perseorangan maupun bekerja sama dengan akuntan publik lainnya. Mereka juga memberikan pelayanan kepada pihak lain ( klien ) yang memerlukan misalnya nasihat di bidang perpajakan, penyusunan system akuntansi dan pelayanan konsultasi manajemen.

  • Akuntan Pemerintah

    Akuntansi tidak hanya dibutuhkan oleh suatu perusahaan atrau organisasi bisnis lainnya seperti bank, supermarket, rumah sakit dan lain-lain. Akuntansi juga diperlukan dalam lembaga-lembaga non-bisnis seperti lembaga pemerintahan. Karena itu lembaga pemerintahan misalnya BPKP ( Badan Pemeriksa Keuangan Dan Pembangunan ) Direktorat pajak Departemen Penerangan dan departemen lainnya juga memerlukan para akuntan yang bertugas menangani dan mengawasi keuangan Negara. Para akuntan yang bekerja pada berbagai lembaga/kantor pemerintahan tersebut disebut sebagai akuntan pemerintah.

  • Akuntan Pendidik

    Seorang akuntan ada pula yang bekerja didunia pendidikan. Akuntan jenis inilah yang disebut sebagai akuntan pendidik. Akuntan pendidik biasanya bekerja sebagai dosen diperguruan tinggi ( universitas sekolah tinggi akademi ). Pekerjaan mereka ialah menyiapkan calon-calon akuntan dengan mendidik serta memberikan ilmu akuntansi.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Bidang-Bidang Spesialisasi Dalam Akuntansi Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚