Penjelasan Daur Hidup Aurelia Aurita Dalam Biologi

Posted on
Penjelasan Daur Hidup Aurelia Aurita Dalam Biologi
3.6 (72%) 5 votes

DosenPendidikan.Com – Aurelia aurita atau juga dikenal dengan ubur-ubur bulan merupakan spesies yang dipelajari secara luas dari genus Aurelia. Yang semua spesies dalam genus saling berkaitan erat, dan sulit untuk mengindentifikasi medusa Aurelia tanpa pengambilan sampel genetik, sebagian besar apa yang berlaku sama bagi semua spesies dalam genus.

Daur Hidup Aurelia Aurita

Pada ubur-ubur ini tampak tembus pandang, biasanya memiliki ukuran sekitar 25 hingga 40 cm, dan dapat diidentifikasi oleh empat gonad berbentuk tapal kuda, mudah dilihat melalui bagian atas bel. Ubur-ubur ini makan dengan mengumpulkan medusa, plankton dan moluska dengan tentakelnya dan membawa mengsanya ke dalam tubuh untuk dicerna. Pada ubur-ubur ini hanya mampu bergerak terbatas dan hanyut dengan arus bahkan ketika berenang.

Daur Hidup Aurelia Aurita

Untuk daur hidup aurelia aurita ialah dengan cara bereproduksi melalui fase aseksual dan seksual. Untuk fase ubur-ubur yang berbentuk medusa umumnya melakukan metagenesis secara seksual yang melaibatkan ubur-ubur jantan dan betina. Yang ubur-ubur jantan dan betina tersebut membentuk sel gamet yang kemudian menghasilkan zigot. Yang zigot tersebut akan berkembang menjadi planula dan melekat pada dasar lautan supaya dapat tumbuh menjadi individu yang baru.

Aurelia aurita bereproduksi melalui fase aseksual dengan cara melibatkan satu induk saja. Dengan reproduksi ini dilakukan dengan cara membentuk kuncup yang semakin lama semakin besar lalu membentuk tentakel. Untuk beberapa waktu, anak ubur-ubur tersebut akan melekat pada induknya sampai sang induk membentuk kuncup lain yang sehingga tercipta koloni. Setelah beberapa lama, anak akan memisahkan diri dan menjadi ubur-ubur muda atau yang disebut dengan efira.

Siklus Hidup Aurelia Aurita

Inilah siklus hidup aurelia aurita sebagai berikut:

  • Medusa dewasa jantan dan betina akan menghasilkan gamet (sel telur dan sperma) yang haploid.
  • Fertilisasi sel telur oleh spermatozoid akan menghasilkan zigot yang diploid, Fertilisasi terjadi secara eksternal di air.
  • Zigot akan mengalami pembelahan mitosis dan berkembang menjadi blastula, gastrula, yang kemudian berkembang menjadi planula bersilia yang berenang bebas.
  • Planula akan menetap pada substart tertentu dan tumbuh menjadi polip baru yang berukuran kecil dan bertentakel yang disebut dengan skifistoma, Skifistoma dapat membentuk tunas-tunas baru.
  • Skifistoma dapat melakukan strobilasi atau pembelahan secara melintang pada ujung oral untuk menghasilkan setumpuk bakal medusa atau efira.
  • Efira akan lepas satu persatu menjadi medusa dewasa, setelah efira lepas skifistoma kern bali menjadi polip.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Daur Hidup Aurelia Aurita Dalam Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: