Penjelasan Evolusi Beserta Adaptasi Dan Seleksi Alam

Posted on

GuruPendidikan.Com – Evolusi merupakan suatu perubahan pada makhluk hidup yang terjadi secara berangsur-angsur pada waktu yang cukup lama sehingga terbentuk spesies yang baru. Sedangkan berdasarkan ilmu biologi, evolusi merupakan cabang biologi yang mempelajari sejarah asal-usul makhluk hidup dan keterkaitan genetic antara makhluk hidup satu dengan yang lainnya.

kaktus

Evolusi biologi mencakup dua peristiwa yaitu :

  • Evolusi Anorganik
    Merupakan evolusi mengenai asal-usul makhluk hidup yang ada di muka bumi, berdasarkan fakta dan penalaran teoritis.
  • Evolusi Organik ( evolusi biologis )
    Merupakan evolusi filogenetis yaitu mengenai asal-usul spesies dan hubungan kekerabatannya.

Dengan pemahaman evolusi didukung oleh cabang-cabang ilmu lain, di antaranya :

  • Paleontologi ( ilmu yang mempelajari fosil ).
  • Geologi
  • Morfologi
  • Anatomi
  • Embriologi
  • Biokimia
  • Dan Genetika

Misalnya geologi yaitu ilmu yang mempelajari susunan dan struktur batu-batuan dapat menjelaskan umur suatu fosil yang ditemukan pada struktur batuan tertentu.

Adaptasi Dan Seleksi Alam

Adaptasi Lingkungan

Lingkungan selalu berubah dari waktu ke waktu, perubahan lingkungan mendorong makhluk hidup yang tinggal di dalam lingkungan tersebut melakukan adaptasi atau penyesuaian diri. Adaptasi dilakukan makhluk hidup dengan tujuan mempertahankan kelangsungan hidupnya. Apabila gagal beradaptasi maka makhluk hidup tersebut akan punah. Makhluk hidup adaptif merupakan makhluk hidup yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya.

Misalnya perubahan populasi kupu-kupu. Diduga hal ini terjadi karena sebelum revolusi industry lingkungan masih cerah sehingga kupu-kupu bersayap cerah lebih adaptif dari pada kupu-kupu bersayap gelap.

Sebaliknya setelah revolusi industry lingkungan lebih gelap oleh jelaga atau polusi. Sehingga kupu-kupu bersayap gelap lebih adaptif dengan lingkungannya, sedangkan kupu-kupu bersayap cerah tidak adaptif akibatnya mudah ditangkap oleh predator. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adaptasi terhadap lingkungan merupakan salah satu mekanisme seleksi alam.

Adaptasi Pada Tumbuhan

Adaptasi tumbuhan misalnya kaktus yang hidup pada kondisi panas terik di gurun memiliki lapisan lilin yang tebal, daun-daunnya mengalami modifikasi menjadi duri atau daun-daun kecil untuk mengurangi pengauapan air. Batang tumbuhan kaktus mampu menyimpan air dan memiliki klorofil untuk fotosintesis. Akar tumbuhan kaktus tersebar meluas di bawah permukaan tanah untuk mempermudah penyerapan air.

Kedua contoh di atas menunjukkan bahwa alam ( lingkungan ) menyeleksi makhluk hidup di dalamnya. Seleksi alam memperlihatkan hanya makhluk hidup yang adaptif dengan lingkungannya yang dapat bertahan hidup.

Seleksi alam akan menguntungkan spesies makhluk hidup yang memiliki banyak variasi ( genetik ) pada tiap generasi, faktor-faktor lingkungan akan menyeleksi variasi tertentu. Misalnya kasu adanya dua warna pada biston lebih menguntungkan kupu-kupu tersebut dibandingkan apabila biston tidak memiliki variasi warna sayap.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Evolusi Beserta Adaptasi Dan Seleksi Alam semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂