Penjelasan Jenis-Jenis Pengangguran Beserta Sebab Dan Cara Mengatasinya

Rate this post

DosenPendidikan.Com – Pengangguran atau tuna karya merupakan istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari sebuah pekerjaan, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu atau seseorang yang sedangn berusaha untuk medapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran ini seringkali menjadi faktor masalah dalam perekonomian, karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan munculnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

pengangguran

Jenis-Jenis Pengangguran Menurut Sebab Terjadinya

Pengangguran Konjunktal

Yang artinya pengangguran yang disebabkan oleh adanya gelombang konjunktur yaitu disebabkan karena adanya kelesuan atau kemunduran kegiatan dalam ekonomi nasional. Hal tersebut dapat terjadi ketika masyarakat telah mengalami kelesuan dan barang menjadi tidak laku, yang kemudian produksi barang akan dikurangi atau setidaknya tidak akan dilakukan penambahan barang, hingga akhirnya faktor produksi menjadi dikurangi yang berarti ini dapat terjadi pengangguran.

Pengangguran Struktural

Merupakan pengangguran yang terjadi disebabkan oleh adanya masalah dalam segi penawaran, artinya jika masyarakat masih mengalami seperti :

  • Kekurangan dalam perusahaan industri
  • Kekurangan prasarana, kekurangan
  • Kekurangan modal
  • Kurang keahlian
  • Dan kekurangan-kekurangan lain yang menimbulkan pengurangan pada produksi karena tidak dapat ditingkatkan dan banyak faktor produksi yang tidak akan terpakai.
  • Pengangguran ini dapat terjadi karena penggantian tenaga manusia dengan teknologi.

Pengangguran Musiman

Pengangguran ini dapat terjadi secara berkala yang disebabkan karena pengaruh musim. Hal ini dapat terjadi pada sector pertanian, yang dimana pekerjaan paling pada terjadi ketika musim tanam dan musim panen. Pengangguran yang terjadi di pedesaan sering disebut juga sebagai pengangguran tersembunyi atau tidak ketara atau disguised unemployment, sebab terlihat ada saja hal-hal yang dikerjakan, namun jika mereka tidak ikut bekerja maka produksi juga tidak akan berkurang.

Pengangguran Friksional Atau Transisional Atau Peralihan

Pengangguran ini dapat terjadi karena perpindahan tenaga kerja dari sektor atau pekerjaan yang satu ke sektor atau pekerjaan yang lain. Dalam suatu Negara, pengangguran jenis ini dinilai normal jika tidak melebihi 3-5%.

Pengangguran Siklis

Pengangguran ini bisa terjadi jika permintaan lebih rendah jika dibandingkan dengan output potensial dari perekonomian. Dimana kemampuan ekonomi suatu bangsa menjadi lebih rendah bila dibandingkan dengan kemampuan yang harus dicapai. Pengangguran siklis dapat diukur dari jumlah orang yang bekerja dikurangi dengan jumlah orang yang seharusnya memiliki suatu pekerjaan pada tingkat pendapatan nasional.

Berdasarkan lamanya waktu kerja pengangguran dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu :

  • Pengangguran terbuka
  • Pengangguran setengah menganggur
  • Dan pengangguran terselubung

Akibat dari pengangguran yaitu sebagai berikut :

  • Orang yang tidak bekerja tentu saja tidak memiliki penghasilan sehingga tidak dapat membelanjakan uangnya untuk membeli kebutuhan hidup.
  • Menimbulkan efek psikologis yang buruk bagi pengangguran dan keluarganya.
  • Menimbulkan kekacauan sosial dan politik, mungkin juga menimbulkan kriminal.
  • Terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi merosot.

Cara-Cara Mengatasi Pengangguran

Pengangguran Struktual

Cara untuk mengatasi pengangguran struktural dilakukan dengan peningkatan mobilitas tenaga kerja dan modal. Peningkatan mobilitas tenaga kerja dapat dilakukan dengan cara memindahkan pekerja ke kesempatan kerja yang lowong dan melatih kembali keterampilannya agar dapat memenuhi tuntutan dari kualifikasi ditempat baru.sedangkan peningkatan modal dapat dilakukan dengan cara memindahkan industry atau padat karya ke wilayah yang masih mengalami pengangguran.

Pengangguran Siklus

Cara untuk mengatasi pengangguran siklus yaitu melalui manajemen yang mengarahkan pada permintaan-permintaan masyarakat ke barang atau jasa yang telah melimpah.

Pengangguran Musiman

Cara untuk mengatasi pengangguran ini ialah perlu adanya pemberian informasi yang cepat mengenai tempat-tempat mana yang sedang memerlukan tenaga kerja.

Pengangguran Teknologi

Cara untuk mengatasi pengangguran ini dengan cara pemerintah mendirikan pusat balai latuhan kerja, sebagai tenaga ahli yang dapat mengoperasikan atau menggunakan teknologi canggih. Atau dengan cara menggalakkan pembangunan sektor informal sebagai home industri.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Jenis-Jenis Pengangguran Beserta Sebab Dan Cara Mengatasinya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂