Penjelasan Kelenjar Ludah Pada Rongga Mulut Lengkap

Biologi hisam sam

DosenPendidikan.Com – Supaya sari makanan yang terdapat dalam makanan dapat berguna bagi tubuh, maka makanan itu harus dicerna terlebih dahulu. Dalam proses pencernaan berlangsung di dalam saluran pencernaan makanan. Proses tersebut dimulai di rongga mulut, di dalam rongga mulut makanan dipotong-potong oleh gigi seri dan dikunyah oleh gigi geraham, yang sehingga makanan pun menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Untuk proses pencernaan makanan semacam ini disebut dengan pencernaan mekanik.

Kelenjar Ludah Pada Rongga Mulut

Meskipun zat makanan tersebut telah dilumatkan atau dihancurkan di dalam rongga mulut akan tetapi belum bisa diserao oleh dinding usus halus. Karena itu makanan harus diubah terlebih dahulu menjadi sari makanan yang mudah untuk larut. Dalam proses ini diperlukan beberapa enzim pencernaan yang dikeluarkan oleh kelenjar pencernaan. Pencernaan dengan bantuan enzim disebut dengan penceranaan kimiawi.

Dalam proses ini diperlukan beberapa enzim pencernaan yang dikeluarkan oleh kelenjar pencernaan. Pencernaan dengan bantuan enzim ini disebut dengan pencernaan kimiawi. Untuk saat ini secara khusus akan kita bahas mengenai kelenjar ludah dan pencernaan di dalam rongga mulut.

Kelenjar Ludah Pada Rongga Mulut

Dalam rongga mulut terdapat tiga kelenjar ludah yang besar yaitu:

Kelenjar Parotis

Pada kelenjar ini terletak di sebelah bawah dengan daun telinga di antara otot pengunyah dengan kulit pipih. Cairan ludah hasil sekresinya dikeluarkan melalui dektus stensen ke dalam rongga mulut melalui satu lubang di hadapan gigi molar kedua atas.

Kelenjar Sublingualis

Kelenjar ini terletak dibawah lidah, salurannya (duktus rinivus) menuju lantai rongga mulut.

Kelenjar Submandibularis

Kelenjar ini terletak lebih ke belakang dan ke samping dari kelenjar sublingual. Salurannya (duktus wharton) menuju ke lantai rongga mulut di belakang gigi seri pertama.

Kecuali selaput lendir rongga mulut mengandung kelenjar kecil lainnya disebut dengan kelenjar bukkal. Semua kelenjar di atas menghasilkan air ludah (saliva) untuk membasahi rongga mulut dan membasahi makanan. Kira-kira 1600 cc saliva disekresikan setiap hari. lebih dari 99% saliva terdiri dari air, sisanya terdiri dari garam, urea, lendir, bikarbonat, lisozim (enzim penghancur bakteri ) dan amilase (ptialin).

Saliva yang ditelan akan diabsorpsi kembali, seseorang yang kekurangan air dalam tubuhnya akan mengurangi sekresi air ludah sehingga rongga mulut mengering dan akan terasa haus. Rangsangan parasimpatis adanya makanan di rongga mulut, membaui makanan, melihat, memikirkan makanan, suara memasak dapat merangsang pengelauran air ludah.

Jenis Pencernaan Di Dalam Rongga Mulut

Ada dua jenis pencernaan di dalam rongga mulut yaitu:

Pencernaan Mekanis

Dalam hal ini pencernaan mekanis merupakan pengunyahan dengan gigi, pergerakan otot-otot lidah dan pipi untuk mencempur makanan dengan air ludah sehingga terbentuklah suatu bolus yang agak bulat untuk ditelan.

Pencernaan Kimiawi

Dalam hal ini pencernaan kimiawi merupakan pemecahan zat pati (amilum) oleh ptialin (suatu amilase) menjadi maltosa. Suatu bukti ialah bila kita mengunyah nasi (zat pati), maka lama kelamaan akan terasa sedikit manis. Ptilain bekerja di rongga mulut (pH 6,3-6,8) dan masih bekerja di dalam lambung untuk mencernakan zat pati kira-kira 15 menit hingga asam lambung menurunkan pH sehingga ptialin tidak bekerja lagi.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Kelenjar Ludah Pada Rongga Mulut Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Penjelasan Kelenjar Ludah Pada Rongga Mulut Lengkap
Shares