Penjelasan Klasifikasi Hewan Vertebrata Beserta Ciri-Cirinya

Posted on
Penjelasan Klasifikasi Hewan Vertebrata Beserta Ciri-Cirinya
3.2 (64%) 5 votes

DosenPendidikan.Com – Vertebrata ( hewan bertulang belakang ) merupakan hewan yang mempunyai satu filum yakni chordata. Filum Chordata terdiri dari empat subfilum yaitu Hemichordata, Urochordata, Cephalochordata dan Vertebrata. Hewan Vertebrata ini mempunyai ruas-ruas tulang belakang sebagai perkembangan dari notokorda. Habitatnya di darat, air tawar maupun di laut. Vertebrata memiliki bentuk kepala yang jelas dengan otak yang dilindungi oleh cranium ( tulang kepala ). Memiliki rahang dua pasang ( kecuali Agnatha ), bernapas dengan insang, paru-paru dan kulit. Anggota geraknya berupa sirip, sayap, kaki dan tangan, namun juga ada yang tidak memiliki anggota gerak.

Klasifikasi Vertebrata Beserta Ciri-Cirinya

Reproduksinta secara seksual, jenis kelamin terpisah, fertilisasi eksternal atau internal, ovipar, ovovivipar atau vivipar. Jantung Vertebrata berkembang baik, terbagi menjadi beberapa ruangan, darahnya mengandung hemoglobin, sehingga berwarna merah. Vertebrata terdiri dari lima kelas yakni Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves dan Mamalia ( Param ).

Klasifikasi Hewan Vertebrata

Pisces ( Ikan )

Pisces merupakan hewan akuatik, bernapas dengan insang, kadang-kadang terdapat gelembung renang / gelembung udara sebagai alat bantu pernapasan. Otak terbungkus oleh kranium ( tulang kepala ) berupa tulang rawan atau tulang keras. Darah pisces mengalir dari jantung melalui insang menuju ke seluruh jaringan tubuh dan kembali lagi ke jantung. Alat geraknya berupa sirip, ginjal bertipe pronefros dan mesonefros. Tubuh ditutupi oleh sisik-sisik yang sekaligus sebagai rangka luar tubuh ( eksoskeleton ), pisces berkembang biak secara seksual, ovipar ( bertelur ).
Pisces terdiri dari tiga golongan yaitu : Agnatha, Chodrichthyes dan Osteichthyes.

  • Agnatha ( Cyclostomata )
    Agnatha meliputi ikan-ikan yang tidak berahang, memiliki mulut bulat yang berada di ujunga anterior. Tanpa sirip namun beberapa jensi Agnatha memiliki sirip ekor dan sirip punggung. Contohnya : Mycine sp ( ikan hantu, ikan hag ), Petromyzon sp ( lamprey, belut laut ).
  • Chondrichthyes ( Ikan bertulang rawan )
    Chondrichthyes meliputi ikan yang bertulang rawan sepanjang hidupnya. Memiliki rahang mulut di bagian ventral, kulitnya tertutup sisik placoid ( berasal dari kombinasi mesoderm dan ectoderm ). Sirip dua pasang, serta ekor heterocercal ( tidak seimbang ). Contohnya : Squalus sp ( ikan hiu ), Raja sp ( ikan pari ).
  • Osteichthyes ( ikan bertulang sejati )
    Osteochthyes meliputi ikan yang bertulang keras, otak dilindungi oleh tulang rawan, mulutnya memiliki rahang. Sisik bertipe ganoid, sikloid atau stenoid yang semuanya berasal dari mesodermal. Insang dilengkapi operculum ( tutup insang ). Jantung beruang dua yaitu atrium dan ventrikel. Contohnya : Ameiurus melas ( ikan lele ), Aquila sp ( belut ), Scomber scombrus ( ikan tuna ), Onchorhynchus sp ( ikan salmon ), Sardinops coerulea ( ikan sarden ).

Amphibia ( Amfibi )

Amfibi dikenal sebagai hewan yang hidup di dua alam, karena kemampuannya bertahan hidup baik di darat maupun di air. tubuh ditutupi kulit yang selalu basah dan tidak bersisik, sebagian besar Amfibi mengalami metamorfosis, fase larva bernapas dengan insang dan hidup di air, setelah dewasa bernapas dengan paru-paru dan kulit dan hidup didarat.

Ordo –Ordo Dalam Amfibi yaitu :

  • Ordo Caudata ( Urodel )
    Caudata bentuknya seperti kadal, berekor, bernapas dengan paru-paru, sebagian ada yang bernapas dengan insang. Contohnya : Megalobatrachus japonius ( salamander raksasa ).
  • Ordo Salientia ( Anura )
    Anura merupakan bangsa katak, tidak berekor, pandai melompat. Contohnya : Bufo terrestris ( katak bangkong ), Rana pipiens ( katak hijau ).
  • Ordo Apoda ( Gymnophiona )
    Hewan semacam cacing, tanpa kaki, kulitnya lunak dan menghasilkan cairan yang merangsang. Antara mata dan hidung pada terdapat tentakel yang isa ditonjolkan, hewan ini memiliki mata tanpa kelopak dan ekornya pendek. Contohnya : Ichthyosis glutinosus.

Reptilian ( Hewan Melata )

Reptilian ( hewan melata ) memiliki kulit kering, tertutup oleh sisik-sisik atau papan epidermal. Vertebrata berkembang biak, terbagi menjadi lima bagian yaitu servikal, thorakal, lumbar, sacral dan ekor. Anggota gerak jari-jarinya bercakar mata memiliki kelenjar air mata yang menjaga supaya mata tetap basah. Reptilias bernapas dengan paru-paru dimana strukturnya lebih kompleks dari pada paru-paru amfibi. Jantung beruang empat terdiri dua atrium ( serambi ) dan dua ventrikel ( bilik ).

Ordo-Ordo Dalam Reptilia yaitu :

  • Ordo Chelonia
    Chelonia meliputi sebangsa penyu dan kura-kura. Tubuhnya lebar bagian dorsal dilindungi oleh karapaks ( perisai dorsal ) dan plastron ( perisai ventral ). Rahangnya tidak bergigi tapi dilapisi zat tanduk, rusuk-rusuknya bersatu denga perisai dorsal. Contohnya : Chelonia myotas ( penyu ), Chelydra serpentine ( kura-kura air tawar ).
  • Ordo Squamata
    Golongan reptilian bersisik tanpa rusuk abdominal. Pada ordo Squamata dibagi menjadi du yaitu Subordo Lacertilia dan Subordo Ophidia / Serpentes. Untuk contoh Subordo Lacertilian seperti Lacerta sp ( kadal ), Hemidactylus turcicus ( tokek ), Drao sp, Chameleo chameleon ( bunglon ), Varanus komodoensis ( komodo ). Sedangkan untuk contoh SubOrdo Ophidia / Serpentes yaitu Phyton molurus, Phyton reticulates ( ular piton ), Natrix sp ( ular air ), Naja sp ( kobra ), Anaconda sp.
  • Ordo Crocodilia
    Untuk ordo ini meliputi golongan buaya. Hewan ini memiliki kulit yang tebal dengan rusuk-rusuk abdominal. Tubuhnya memanjang, kepala besar dan panjang dengan rahang dan gigi yang kuat. Contohnya : Crocodylus sp, Alligator sp.

Aves ( Burung )

Aves merupakan Vertebrata yang tubuhnya ditutupi bulu, bersayap dan dapat terbang. Anggota gerak depan pada Aves berupa sepasang sayap dan anggota gerak belakng berupa sepasan g kaki yang berfungsi untuk berjalan, bertengger atau berenang.

Aves terdiri dari beberapa Ordo diantaranya :

  • Ordo Struthioniformes
    Contoh hewan Struthioniformes yaitu Struthio camelus ( burung unta ) dan omnivora.
  • Ordo Casuariiformes
    Contoh Ordo Casuariiformes yaitu Dromiceius sp ( burung kasuari ).
  • Ordo Apterygiformes
    Contoh Apterygiformes yaitu hewan sejenis burung kiwi.
  • Ordo procellariiformes
    Contoh Procellariiformes yaitu hewan sejenis burung albatros.
  • Ordo Pelecaniformes
    OrdoPelecaniorfmes yaitu hewan sejenis burung pelican, burung ganet.
  • Ordo Ciconiiformes
    Contoh Ordo Ciconiiformes yaitu hewan sebangsa burung blekok.
  • Ordo Anseriformes
    Contoh Ordo Anseriformes yaitu golongan angsa, bebek, dan entok.
  • Ordo Falconiformes
    Contoh Falconiformes yaitu elang, garuda, burung pemakan bangkai.
  • Ordo Galliformes
    Contoh Ordi Galliformes yaitu ayam hutan, ayam kampung, merak dan kalkun.
  • Ordo Columbifomes
    Contoh Ordo Columbifomes yaitu merpati dan perkutut.
  • Ordo Psittaciiformes
    Contoh Ordo Psittaciiformes yaitu burung kakatua, betet, burung makao.
  • Ordo Strigiformes
    Contoh Ordo Strigiformus yaitu Tyto alba, Bubo sp ( Burung hantu ).

Mamalia ( Hewan Menyusui )

Mamalia merupakan anggota Vertebrata yang tubunya ditutupi rambut, mamalia betina memiliki gladula mammae ( kelenjar susu ) yang berkembang. Anggota gerak pada mamalia berfungsi untuk berjalan, memegang, berenag atau terbang. Pada jari-jarinya terdapat kuku dan cakar. Gigi mamalia berkembang biak, meliputi gigi seri, taring, geraham ( molar ), mamalia bernapas dengan paru-paru.

Beberapa Ordo dalam kelas mamalia :

  • Ordo Marsupialia ( mamalia berkantung )
    Contoh : Dendrolagus sp ( kanguru ), Phalanger sp ( kuskus ), Phascolarctus sp ( koala ), Didelphia marsupialia ( opossum ).
  • Ordo Insektivora
    Contoh : Scalopus sp, Scapanus sp, Echinosorex albus.
  • Ordo Dermoptera
    Contoh : Gakopithecus sp.
  • Ordo Chiroptera
    Contoh : Pteropus edulis ( kalong jawa ), Myotes sp, Desmodus sp ( vampire ), pengisap darah kuda, sapi bahkan manusia.
  • Ordo Primata
    Contoh : lemur, monyet, kera, orang utan, gorilla.
  • Ordo Rodentia
    Contoh : tikus, tupai, landak dan hamster.
  • Ordo Carnivora
    Contoh : tikus rumah, singa laut , serigala, anjing, singa harimau, dan anjing laut.
  • Ordo Laghomorpha
    Contoh : Oryctologus cuniculus ( kelinci ).
  • Ordo Cetacea
    Contoh : Dolphinus delvis ( dolpin laut ), Phalenoptera musculus ( paus biru ).
  • Ordo Proboscidea
    Contoh : Elephas maximus ( gajah di india dan Indonesia ), Loxodonta Africana ( gajah afrika ).
  • Ordo Perissodactyla
    Contoh : Equus caballus ( kuda ), Equus asinus ( keledai ), Tapirus indicus ( tapir ).
  • Ordo Artiodactyla
    Contoh : unta, kijang, kambing, banteng, sapi putih, dan jerapah.

Ciri-Ciri Vertebrata

Fitur utama yang dimiliki oleh semua Vertebrata ialah tulang belakang atau tulang punggung, kolom vertebral melindungi sumsum tulang belang, ciri vertebrata yang umum lainya termasuk :

  • Kranium ( tengkorak ) untuk melindungi otak, otak melekat ke sumsum tulang belakang.
  • Kerangka internal, kerangka internal mendukung hewan melindungi organ internal dan memungkinkan untuk gerakan.
  • Sebuah daerah kepala yang membatasi bagian otak daerah kepala memiliki akumulasi organ indra.
  • Hidup vertebrata berbagai ukuran dari spesies ikan mas sekecil 0,3 inci hingga ikan paus biru yang bisa mencapai besar sepanjang 110 kaki.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Klasifikasi Hewan Vertebrata Beserta Ciri-Cirinya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

loading...