Penjelasan Konservasi Insitu Dan Eksitu Beserta Contoh Dan Perbedaannya

Posted on
Penjelasan Konservasi Insitu Dan Eksitu Beserta Contoh Dan Perbedaannya
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Konservasi merupakan pelestarian atau perlindungan secara harrfiah, konservasi berasal dari bahasa Inggris yakni Conservation yang artinya pelestarian atau perlindungan.

Konservasi Insitu Dan Eksitu

Sedangkan menurut ilmu lingkungan ialah sebagai berikut :

  • Suatu upaya efisiensi dari penggunaan energi, produksi, transmisi atau distribusi yang berakibat pada pengurangan konsumsi energy di lain pihak menyediakan jasa yang sama tingkatannya.
  • Suatu upaya perlindungan dan pengelolaan yang hati-hati terhadap lingkungan dan sumber daya alam.
  • ( fisik ) pengelolaan terhadap kuantitas, tertentu yang stabil sepanjang reaksi kiamia atau transformasi fisik.
  • Suatu upaya suaka dan perlindungan jangka panjang terhadap lingkungan.
  • Suatu keyakinan bahwa habitat alami dari suatu wilayah dapat dikelola sementara keaneka-ragaman genetik dari spesies dapat berlangsung dengan mempertahankan lingkungan alaminya.

Pengertian Insitu ialah suatu usaha pelestarian alam yang dilakukan dalam habitat aslinya. Sedangkan pengertian Eksitu ialah usaha pelestarian alam yang dilakukan di luar habitat aslinya. Dalam usaha pelestarian keanekaragaman hayati maka dilakukan konservasi Insitu dan Eksitu, sebagaimana Tujuan adanya konservasi Insitu dan Eksitu ialah untuk mencegah terjadi kepunahan satwa langka.

Dalam konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia telah diatur dalam UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya dan UU No. 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, berdasarkan atas tiga asa yaitu tanggung jawab, berkelanjutan dan bermanfaat.

Konservasi Insitu Dan Contoh

Konservasi Insitu merupakan konservasi tempat atau konservasi sumber daya genetic dalam populasi alami tumbuhan atau satwa misalnya sumber daya genetik hutan dalam populasi alami spesies pohon. Hal ini merupakan proses dalam melindungi spesies tanaman atau hewan yang terancam punah di habitat aslinya atau predator. Cara konservasi Insitu ialah dengan mendirikan cagar alam, taman nasional dan suaka marga satwa.

Contoh Daerah Konservasi Insitu

  • Taman nasional ujung kulon, tempat populasi badan jawa.
  • Taman nasional tanjung putting, pusat rehabilitasi orang utan dan terdapat tiga vegetasi dominan yaitu pandan-pandanan, palem-paleman dan berbagi jenis epifit.
  • Taman nasional kerinci, tanam nasional terbesar di Indonesia dengan luas kawasan sekitar 15.000 km. Tempat perlindungan berbagai hewan dan tumbuhan khas yang ada di sumatera.
  • Taman nasional gunung gede-pangrango ( jawa barat ), taman yang kaya flora dan fauna , bunga edelweiss jawab yang tumbuh subur terdapat leopard, gibbon dan monyet jawa.
  • Taman nasional komodo merupakan vegetasi sabana dengan terdapat tumbuhan lonter dan sebagian jenis anggrek serta tempat hidup hewan komodo.
  • Taman nasional gunung lauser, taman yang penting di kawasan Asia Tenggara dengan luas area 9.500 km, merupakan tempat perlindungan 1000 spesies tumbuhan dan 4000 spesies hewan dalam klasifikasi hewan-hewan western malesia.

Konservasi Eksitu Dan Contoh

Konservasi Eksitu merupakan konservasi yang melindungi spesies tumbuhan dan hewan langka dengan mengambil dari habitat yang tidak aman atau terancam dengan ditempatkan ke perlindungan manusia. Cara konservasi Eksitu ialah dengan mendirikan taman safari, kebun binatang, kebun raya dan kebun koleksi.

Contoh Daerah Konservasi Eksitu

  • Taman safari puncak
  • Kebun raya bogor
  • Kebun plasma nutfah

Perbedaan Konservasi Insitu Dan Konservasi Eksitu

  • Konservasi Insitu ialah pelestarian di habitat aslinya
  • Konservasi Eksitu ialah pelestarian di luar habitatnya
  • Konservasi Insitu melalui konservasi cagar alam, cagar biosfer dan suaka margasatwa
  • Konservasi Eksitu melalui konservasi kebun koleksi, kebun raya, taman safari, plasma nutfah dan kebun binatang.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Konservasi Insitu Dan Eksitu Beserta Contoh Dan Perbedaannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

loading...