Penjelasan Kurikulum Beserta Fungsi, Tujuan Dan Komponennya

Bahasa Indonesia hisam sam

DosenPendidikan.Com – Secara umum kurikulum merupakan seperangkat atau sistem rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pembelajaran yang dipedomani dalam aktivitas belajar mengajar. Secara etimologis, kurikulum berasal dari istilah curriculum dimana dalam bahasa Inggris, kurikulum ialah rencana pelajaran curriculum berasal dari bahasa latin yaitu currere, kata currere memiliki banyak arti yaitu berlari cepat, maju dengan cepat, menjalani dan berusaha untuk.

Penjelasan Kurikulum Beserta Fungsi, Tujuan Dan Komponennya

Dalam penjelasan mengenai kurikulum sangatlah fundamental yang menggambarkan fungsi kurikulum yang sesungguhnya dalam sebuah proses pendidikan. Dalam perkembangannya, sejarah Indonesia mengenai kurikulum telah berganti-ganti antara lain sebagai berikut.

  • Tahun 1947 – Leer Plan ( Rencana Pelajaran )
  • Tahun 1952 – Rencana Pelajaran Terurai.
  • Tahun 1964 – Renthjana Pendidikan.
  • Tahun 1968 – Kurikulum 1968.
  • Tahun 1975 – Kurikulum 1975.
  • Tahun 1984 – Kurikulum 1984.
  • Tahun 1994 – dan Kurikulum 1999 – Kurikulum 1994 dan Sublemen Kurikulum 1999.
  • Tahun 2004 – Kurikulum Berbasis Kompetensi.
  • Tahun 2006 – Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
  • Tahun 2013 – Kurikulum 2013.

Fungsi Kurikulum

Fungsi Kurikulum merupakan sebagai alat dalam pendidikan memiliki berbagai macam fungsi dalam pendidikan yang sangat berperan dalam kegunaannya. Nah berikut ini fungsi kurikulum lebih lebih jelasnya simak dibawah ini.

  • Fungsi Penyesuaian ( The Adjustive Or Adaptive Function )
    Kurikulum berfungsi sebagai penyesuaian ialah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dilingkungannya karna lingkungan bersifat dinamis artinya dapat berubah-ubah.
  • Fungsi Integrasi ( The Integrating Function )
    Kurikulum berfungsi sebagai penyesuaian mengandung makna bahwa kurikulum merupakan alat pendidikan yang mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utuh yang dapat dibutuhkan dan berintegrasi di masyarakat.
  • Fungsi Diferensiasi ( The Diferentiating Function )
    Kurikulum berfungsi sebagai diferensiansi ialah sebagai alat yang memberikan pelayanan dari berbagai perbedaab disetiap siswa yang harus dihargai dan dilayani.
  • Fungsi Persiapan ( The Propaeduetic Function )
    Kurikulum berfungsi sebagai persiapan yang mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan mampu mempersiapkan siswa kejenjang selanjutnya dan juga dapat mempersiapkan diri dapat hidup dalam masyarakat, jika tidak melanjutkan pendidikan.
  • Fungsi Pemilihan ( The Selective Function )
    Kurikulum berfungsi sebagai pemilihan ialah memberikan kesempatan bagi siswa untuk menentukan pilihan program belajar yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
  • Fungsi Diagnostik ( The Diagnostic Function )
    Kurikulum sebagai diagnostik mengandung makna bahwa kurikulum ialah alat pendidikan yang mampu mengarahkan dan memahami potensi siswa serta kelemahan dalam dirinya. Apabila telah memahami potensi dan mengetahui kelemahannya, maka dengan demikian diharapkan siswa bisa mengembangkan potensi dan memperbaiki kelemahannya.

Komponen Kurikulum

Untuk komponen kurikulum ini memiliki 4 unsur yang membentuk/penyusun kurikulum. 4 unsur komponen kurikulum ialah sebagai berikut.

Komponen Tujuan

Kurikulum merupakan suatu sistem pembelajaran yang digunakan untuk mencapai tujuan karan berhasil atau tidaknya ssistem pembelajaran diukur dari banyaknya tujuan-tujuan yang tercapai. Tujuan pendidikan menurut permendiknas No.22 Tahun 2007 pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah ialah sebagai berikut.

  • Tujuan pendidikan dasar ialah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya.
  • Tujuan pendidikan menengah ialah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya.
  • Tujuan pendidikan menengah kejurusan ialah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya sesuai kejurusan.
  • Tujuan pendidikan institusional ialah tujuan pendidikan yang dikembangkan di kurikuler dalam setiap mata pelajaran disekolah.

Komponen Isi ( Bahan Pengajaran )

Kurikulum dalam komponen isi ialah suatu yang diberikan kepada anak didik untuk bahan bakar belajar mengajar guna mencapai tujuan. Kurikulum memiliki kriteria yang membantu perencanaan pada kurikulum. Kriteria kurikulum ialah sebagai berikut.

  • Sesuai, tepat dan bermakna bagi perkembangan siswa
  • Mencerminkan kenyataan sosial
  • Mengandung pengetahuan ilmiah yang tahan uji
  • Menunjang tercapainya tujuan pendidikan

Komponen Strategi

Kurikulum sebagai komponen strategi yang merujuk pada pendekatan dan metode serta peralatan dalam proses belajar mengajar. Strategi dalam pembelajaran tergambar dari cara yang ditempuh dalam pembelajaran, mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan mengatur kegiatan baik umum maupun yang sifatnya khusus. Strategi pelaksanaan ialah pengajaran, penilaian, bimbingan dan penyeluhan kegiatan sekolah. Tercapainya tujuan ini diperlukan pelaksanaan yang baik dalam menghantarkan peserta didik ke tujuan tersebut yang merupakan tolak ukur dari program pembelajaran ( kurikulum ).

Komponen Evaluasi

Komponen evaluasi dalam kurikulum ialah memeriksa tingkat ketercapaian tujuan suatu kurikulum dalam proses dan hasil belajar peserta didik yang memiliki peranan penting dalam memberikan keputusan dari hasil evaluasi guna dalam pengembangan model kurikulum sehingga dapat mampu mengetahui tingkat keberhasilan suatu siswa dalam mencapai tujuannya.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Kurikulum Beserta Fungsi, Tujuan Dan Komponennya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Penjelasan Kurikulum Beserta Fungsi, Tujuan Dan Komponennya
Shares