Penjelasan Modifikasi Jaringan Epidermis Dalam Biologi

Biologi hisam sam

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini jaringan epidermis merupakan jaringan dewasa yang berkembang dari meristem. Yang sel-sel homogen penyusun meristem berkembang sedemikian rupa membentuk sel-sel yang heterogen penyusun jaringan dewasa. Yang keberadaan epidermis sangatlah penting bagi tumbuhan hal ini karena jaringan epidermis memegang peranan utama sebagai pelindung bagian tumbuhan lainnya.

Modifikasi Jaringan Epidermis

Fungsi Jaringan Epidermis

Ada beberapa fungsi jaringan epidermis yang diantaranya yaitu:

Sebagai Pelindung

Jaringan epidermis disebut juga sebagai jaringan pelindung, sesuai dengan fungsi utamanya yang akan melindungi bagian tumbuhan yang ada di bawahnya dari ancaman gangguan mekanik, patogen atau kehilangan air dan nutrisi lainnya.

Pada kelompok tumbuhan yang hidup di daerah kering dan panas, untuk laju penguapan amat tinggi. Yang oleh karena itu, tumbuhan pada habitat tersebut memiliki pelindung ekstra yang membentuk seperti lapisan lilin, untuk menghalangi terjadinya kehilangan air.

Sebagai Sekresi Getah

Pada beberapa tumbuhan seperti pada insektivora, bagian epidermisnya berfungsi menghasilkan getah yang mengandung enzim pencerna serangga yang terjerat. Epidermis yang menghasilkan sekret getah mengalami modifikasi menjadi rambut-rambut halus.

Sebagai Tempat Pertukaran Zat

Untuk hal ini karena letaknya paling luar, maka jaringan epidermis ini menjadi pintu utama pembatas antara bagian dalam tumbuhan dengan lingkungan. Pertukaran zat seperti gas oksigen-karbondioksida, masuknya air dan zat hara di akar, keluarnya upa air dari akan melalui epidermis dengan berbagai bentuk modifikasi yang sesuaikan terhadap letak organnya. Epidermis pada akar mengalami modifikasi membentuk rambut-rambut akar guna memperluas penyerapan air dan zat hara.

Sebagai Tempat Fotosintesis

Untuk tumbuhan yang tingkat tinggi, fotosintesis dapat berlangsung pada jaringan epidermis yang terjadi di sel-sel penjaga stomata. Hanya saja intensitas fotosintesisnya sangat kecil, mengingat jumlah klorofil pada sel penjaga stomata tidak sebanyak yang dimiliki oleh jaringan palisade dan spons.

Ciri-Ciri Jaringan Epidermis

  • Susunan selnya rapat tanpa ruang antar sel.
  • Vakuola berukuran besar dan dapat berisi antosianin.
  • Dinding selnya beragam tergantung dari posisi dan jenis tumbuhannya.
  • Terdapat sitoplasma yang hidup dan mengandung kristal garam, kristal silikat dan garam minyak.
  • Tidak berkloroplas, kecuali di bagian sel penutup.

Bentuk-Bentuk Jaringan Epidermis

  • Sel silika dan sel gabus yaitu silika berisi kristal silika, sedangkan sel gabus berisi endapan suberin.
  • Sel kipas atau sel bulliform yaitu berupa sederet sel yang lebih besar dari sel epidermis lainnya, berdinding tipis, vakuola besar dan berisi air.

Modifikasi Jaringan Epidermis

Ada beberapa epidermis ditemukan memiliki beberapa fungsi-fungsi khusus yang sering disebut modifikasi jaringan epidermis, berikut ini contohnya:

Litokis

Merupakan sel yang lebih besar dari epidermis normal dengan pertumbuhan khusus ke arah dalam. Sel ini berisi kristal kalsium karbonat yang disebut sistolit. Yang berfungsi memberikan pertahanan yang lebih pada batang.

Stomata

Celah dan kedua sel penutupnya pada daun, sel penutup/penjaga ialah 2 buah sel dengan bentuk khusus yang mengapit celah. Yang berfungsi sebagai media keluar masuknya gas pada daun tumbuhan.

Trikoma

Tonjolan epidermis yang terdiri dari satu sel atau lebih. Fungsi trikoma pada tumbuhan sebagai pelindung terhadap gangguan dari luar dan mengurangi penguapan.

Rambut Akar

Pada akar terdapat rambut-rambut halus yang merupakan modifikasi dari epidermis yang berfungsi untuk penyerapan air dalam tanah.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Modifikasi Jaringan Epidermis Dalam Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengatahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Penjelasan Modifikasi Jaringan Epidermis Dalam Biologi
Shares