Penjelasan Paragraf Argumentasi Beserta Ciri, Jenis Dan Contohnya

Posted on

DosenPendidikan.Com – Sebelum kita lebih jauh membahas tentang paragraf argumentasi ada baiknya kita lebih dahulu membahas tentang paragraf itu sendiri. Paragraf ialah bagian dalam suatu karangan yang mengandung satu gagasan pokok atau pikiran utama dan beberapa gagasan penjelas. Paragraf dapat juga diartikan sebagai suatu kesatuan pikiran yang lebih tinggi atau lebih luas dari kalimat. Paragraf juga merupakan himpunan dari kalimat-kalimat yang bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk suatu gagasan.

Penjelasan Paragraf Argumentasi Ciri, Jenis Dan Contohnya

Pengertian Paragraf Argumentasi

Paragraf argumentasi ialah sebuah paragraf yang gagasan utamanya dikembangkan dengan cara menjabarkan pendapat, ulasan, bahasan atau ide pribadi penulisnya. Tujuan dari paragraf ini adalah untuk mempengaruhi pembaca agar memiliki pendapat yang sama dengan pendapat penulis.

Supaya tujuan tersebut dapat tercapai, paragraf ini harus disertai dengan kata-kata actual seperti data, hasil research, teori ahli, contoh dan lain-lain. Hal ini dilakukan untuk menguatkan pendapat-pendapat yang dijabarkan dalam paragraf tersebut, sehingga pendapat anda tidaklah sekedar omong kosong dan pembaca akan merasa yakin dan sependapat dengan pemikiran anda.

Ciri-Ciri Paragraf Argumentasi

Berdasarkan pengertian diatas suatu paragraf dapat dikatakan paragraf argumentasi apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Berisi pendapat, pandangan, atau keyakinan penulis terhadap suatu permasalahan.
  • Memiliki data-data factual yang digunakan untuk meyakinkan pembaca.
  • Menjabarkan suatu permasalahan dengan cara menganalisa dan menganalogikan.
  • Diakhiri dengan kesimpulan berupa pendapat yang lebih luas bukan merupakan penegasan kembali topik utama.

Jenis Dan Contoh Paragraf Argumentasi

Paragraf argumentasi dikelompokkan menjadi dua berdasarkan cara pengembangan topik utamanya yaitu peragraf argumentasi sebab-akibat dan paragraf argumentasi akibat-sebab.

Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat

Paragraf ini diawali dengan pendapat-pendapat yang berupa sebab-sebab dari suatu permasalahan tertentu yang pada akhirnya diarahkan pada satu kesimpulan umum yang disebut juga dengan akibat dari sebab-sebab tersebut.

Contoh :

Pendidikan di Indonesia masih tertinggal jauh dengan pendidikan Negara-negara lain di dunia. Bahkan Negara kita masih kalah dengan Negara tetangga kita Malaysia dan Singapore dalam bidang pendidikan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya penduduk mereka yang mengenyam pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Sedangkan di Indonesia jumlah penduduk yang mengenyam pendidikan masih jauh tertinggal, apa lagi di daerah-daerah tertinggal seperti papua, NTT, NTB dan masih banyak lagi. Tertinggalnya pendidikan di daerah-daerah seperti itu disebabkan oleh tidak meratanya pendidikan di Negara kita. Pemerintah hanya membangun fasilitas-fasilitas pendidikan di daerah-daerah perkotaan. Selain itu minimnya jumlah guru di daerah tersebut ikut membuat semakin jauhnya akses pendidikan di tempat tersebut. Akibatnya pendidikan di Indonesia tidak merata dan tertinggal, sehingga tidak bisa bersaing dengan Negara-negara lain di dunia.

Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab

Paragraf argumentasi ini diawali dengan pendapat-pendapat yang berupa akibat dari suatu permasalahan tertentu dan pada bagian akhir paragraf dijabarkan apa yang menjadi penyebab akibat-akibat tersebut.

Contoh :

Sekolah SMAN 1 Tanjung Bintang dinobatkan sebagai sekolah terbaik di Indonesia. Banyak anak-anak berprestasi yang dihasilkan oleh sekolah ini. Hal ini terbukti dengan banyaknya juara-juara olimpiade yang berasal dari sekolah ini. Tidak hanya prestasi di bidang akademik saja yang membanggakan tetapi juga di bidang lain seperti olahraga dan kesenian. Tahun lalu saja sekolah ini mengirimkan 20 atlet yang mewakili Indonesia dalam ajang Sea Games dan panduan suara sekolah ini saat ini mengikuti kompetisi paduan suara Internasional di Barcelona, Spanyol. Prestasi-prestasi yang membanggakan dari sekolah ini tidak terjadi begitu saja, tetapi berkat kerja keras para dewan guru dan pihak komite sekolah yang berkomitmen untuk selalu menghasilkan lulusan-lulusan terbaik.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Paragraf Argumentasi Beserta Ciri, Jenis Dan Contohnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂