Penjelasan Penerapan Activity Based Costing Systems Serta Manfaatnya

Posted on
Penjelasan Penerapan Activity Based Costing Systems Serta Manfaatnya
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Activity Based Costing System ( ABC System ) merupakan salah satu metode yang digunakan dalam menghitung biaya yang beradasarkan aktivitas. Perhitungan yang dihasilkan akan bermanfaat bagi manajemen untuk menelusuri keterangan mengenai aktivitas apa saja yang diperlukan dan yang tidak diperlukan perusahaan dalam proses produksi.

penerapan activity based costing

Penerapan Activity Based Costing Systems

Menurut Hansen dan Mowen ( 2003: 122-127 ) proses penerapan Activity Based Costing systems dapat dibagi menjadi dua tahap yaitu :

Tahap Pertama

Pada tahap pertama ini dalam penerapan Activity Based Costing systems ialah sebagai berikut :

  • Mengidentifikasi aktivitas.
  • Membebankan biaya ke pool biaya aktivitas.
  • Aktivitas yang berkaitan dikelompokkan untuk membentuk kumpulan sejenis.
  • Biaya aktivitas yang dikelompokkan dijumlah untuk mendefinisikan kelompok biaya sejenis.
  • Menghitung tarif ( overhead ) kelompok.

Tahap Kedua

Dalam tahap ini biaya setiap kelompok overhead ditelusuri ke produk dengan menggunakan tarif kelompok yang dikonsumsi oleh masing-masing produk sehingga biaya aktivitas yang ada dibebankan kepada produk terhadap setiap aktivitas. Kemudian biaya overhead perunit diperoleh dengan menelusuri biaya-biaya overhead dari kelompok-kelompok tertentu pada produk. Total biaya tersebut kemudian dibagi dengan jumlah unit yang diproses dan akan menghasilkan biaya overhead perunit.

Tiga Langkah Dalam Merancang Activity Based Costing Systems

Menurut Blocher, Chen dan Lin ( 2003: 109 ) terdapat tiga langkah utama dalam merancang sebuah Activity Based Costing systems yaitu :

  • Mengidentifikasi biaya sumber daya dan aktivitas.
  • Membebankan biaya sumber daya ke aktivitas.
  • Membebankan biaya aktivitas ke objek biaya

Proses Penerapan Activity Based Costing Systems

Menurut Garrison dan Norean ( 2003: 322 ) membagi proses penerapan Activity Based Costing Systems menjadi enam tahap yaitu :

  • Mengidentifikasi dan mendefinisikan aktivitas dan pool aktivitas.
  • Bila mungkin menelusuri langsung ke aktivitas dan objek biaya.
  • Membebankan biaya ke pool biaya aktivitas.
  • Menghitung tariff aktivitas.
  • Membebankan biaya ke objek biaya dengan menggunakan tariff aktivitas dan ukuran aktivitas.
  • Menyusun laporan manajemen.

Manfaat Activity Based Costing

Manfaat sistem biaya Activity Based Costing ( ABC ) bagi pihak manajemen perusahaan ialah :

  • Suatu pengkajian sistem biaya ABC dapat meyakinkan pihak manajemen bahwa mereka harus mengambil sejumlah langkah untuk menjadi lebih kompetatif. Sebagai hasilnya mereka dapat berusaha untuk meningkatkan mutu sambil secara simultan focus pada pengurangan biaya yang memungkinan. Analisis biaya ini dapat menyeroti bagaimana mahalnya proses manufacturing, hal ini pada gilirannya dapat memacu aktivitas untuk mengorganisasi proses, memperbaiki mutu, dan mengurangi biaya.
  • Pihak manajemen akan berada dalam suatu posisi untuk melakukan penawaran kompetitif yang lebih wajar.
  • Sistem baiaya ABC dapat membantu dalam pengambilan keputusan ( management decision making ) membuat-membeli yang manajemen harus lakukan, disamping itu dengan penentuan biaya yang lebih akurat maka keputusan yang akan diambil oleh pihak manajemen akan lebih baik dan tepat. Hal ini didasarkan bahwa dengan akurasi perhitungan biaya produk yang menjadi sangat penting dalam iklim kompetisi dewasa ini.
  • Mendukung perbaikan yang berkesinambungan ( continous improvement ) melalui analisa aktivitas sistem ABC memungkinkan tindakan eleminasi atau perbaikan terhadap aktivitas yang tidak bernilai tambah atau kurang efisien. Hal ini berkaitan erat dengan masalah produktivitas perusahaan.
  • Memudahkan penentuan biaya-biaya yang kurang relevan ( cost reduction ) pada sistem tradisional banyak biaya-biaya yang kurang relevan yang tersembunyi. Sistem ABC yang transparan menyebabkan sumber-sumber biaya tersebut dapat diketahui dan dieliminasi.
  • Engan analisis biaya yang diperbaiki, pihak manajemen dapat melakukan analisis yang lebih akurat mengenai volume produksi yang diperlukan untuk mencapai impas ( break even ) atas produk yang bervolume rendah.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Penerapan Activity Based Costing Systems Serta Manfaatnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua. 🙂 🙂 🙂

loading...