Penjelasan Sistem Peredaran Darah Pada Aves (Burung)

Posted on

DosenPendidikan.Com – Aves (burung) merupakan kelompok hewan yang bertulang belakang (vertebrata) yang unik, karena sebagian besar aves ini merupakan binatang yang beradaptasi dengan kehidupan secara sempurna. Meskipun semua aves ditutupi oleh bulu, akan tetapi untuk jenis tertentu seperti burung unta, burung emu atau kiwi tidak dapat terbang.

Sistem Peredaran Darah Pada Aves

Bahkan ada juga jenis burung tertentu yang tidak memiliki sayap. Aves ialah hewan berdarah panas sama seperti mamalia, aves berkembang biak dengan ovipar (bertelur). Yang sebagian mereka menetap dan ada juga yang hidup berpindah tempat (migrasi).

Karakteristik Aves

Aves ini termasuk kelas di subphylum vertebrata dari filum chordata, yang sehingga mereka memiliki semua karakteristik dari kedua kelompok ini disamping yang berikut ini:

  • Memiliki kulit yang tahan air ditutupi bulu.
  • Endotermik, berdarah panas.
  • Telur keras yang tahan terhadap air (cleidoc-ditutup telur).
  • Paruh atau pelatuk dari pada gigi.
  • Bipedal (berjalan dengan dua kaki saja).
  • Lengan depan berkembang menjadi sayap.

Sebagian besar anggota telah beradaptasi untuk penerbangan dengan lengan depan yang dimodifikasi sebagai sayap dan banyak fitur penghematan berat seperti tulang berongga.

  • Kerajaan-Animalia.
  • Filum-Chordata.
  • Subphylum-Vertebrata.
  • Kelas-Aves.

Ada lebih banyak spesies burung dari setipa lain kelas vertebrata. Mereka ditemukan di seluruh dunia dari mulai Arktik hingga Antartika dan semua daerah di antara mereka. Fakta mereka dapat terbang dan terbang keluar lagi berarti bahwa mereka mampu untuk melakukan kunjungan singkat ke banyak tempat untuk mengambil keuntungan dari pasokan makanan musiman yang sulit dilakukan hewan lain. Mereka mampu memanfaatkan kondisi lingkungan yang keras dengan bermigrasi ke daerah lain.

Burung merupakan hewan yang paling baru berkembang dari kelas vertebrata dengan fosil tertua sekitar 160 juta tahun. Mereka dianggap sebagai keturunan modern dari dinosaurus dan menjadi satu-satunya jalur evolusi langsung yang selamat dari peristiwa kepunahan yang menyapu semua dinosaurus lain sekitar 65 juta tahun yang silam.

Sistem Peredaran Darah

Pada jantung burung dan mamalia, mempunyai empat ruang yang sudah terpisah sempurna. Dengan demikian telah mejadi pemisahan yang sempurna antara darah kaya CO2 dan darah yang kaya O2. Darah burung berbentuk oval dengan inti sel dan hemoglobin yang terkandung dalam protoplasma sel darahnya. Dari bilik kiri, darah akan mengalir lewat arteri yang bercabang tiga.

Yang pada kedua arteri bercabang-cabang lagi untuk menyuplai darah ke kepala dan organ-organ di tubuh bagian depan, serta otot-otot terbang. Satu arteri menyuplai darah ke anggota badan bagian belakang. Sedangkan untuk sementara itu, pembuluh balik (vena) pada burung dapat dibedakan atas vena cava superior (yang membawa darah dari tubuh bagian atas) dan vena cava inferior (yang membawa darah dari tubuh bagian bawah).

Dari sistem vena tersebut ini darah yang masuk ke serambi kanan dan bilik kanan, yang dari bilik kanan, darah dipompakan ke paru-paru lewat arteri pulmonalis dan kembali ke bilik kiri yang melalui vena pulmonalis. Aves mammalian, reptilian dan amphibian memiliki sistem peredaran darah ganda. Hal ini karena dalam perjalanannya darah dua kali melewati jantung. Pada cacing dan serangga darah hanya satu kali melewati jantung yang disebut dengan sistem peredaran darah tunggal.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Sistem Peredaran Darah Pada Aves (Burung) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:


loading...