Penjelasan Susunan Anatomi Pada Daun Lengkap

Posted on
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari ranting, biasanya berwarna hijau “Mangandung Klorofil”, dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari untuk fotosintesis.

Penjelasan Susunan Anatomi Pada Daun

Untuk hal demikian daun menjadi organ yang sangat penting bagi tumbuhan yang dalam hal melangsungkan hidupnya karena tumbuhan ialah organisme autotrof obligat, yang dimana tumbuhan harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya matahari menjadi energi kimia.

Berbagai Fungsi Daun

Ada beberapa fungsi daun yang terbilang penting yang diantaranya yaitu:

  • Sebagai tempat terjadinya fotosintesis, pada tumbuhan dikotil, terjadinya fotosintesis terjadi di jaringan parenkim palisade. Sementara itu, pada tumbuhan monokotil, fotosintesis terjadi pada jaringan spons.
  • Sebagai organ pernapasan, yang dalam hal ini stomata menjadi salah satu organ pada daun yang memiliki fungsi sebagai organ pernapasan atau respirasi.
  • Sebagai tempat terjadinya transpirasi.
  • Sebagai tempat terjadinya gutasi.
  • Sebagai alat perkembangbiakan vegetatif.

Susunan Anatomi Pada Daun

Ada beberapa susunan anatomi pada daun yang diantaranya yaitu:

Epidermis

Epidermis merupakan lapisan sel hidup terluar, jaringan ini terbagi menjadi epidermis atas dan epidermis bawah. Jaringan epidermis berfungsi melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya.

Mesofil

Mesifil merupakan jaringan pada daun yang terdiri dari yaitu:

  • Jaringan Tiang “Jaringan Palisade”
    Yang dalam hal ini merupakan jaringan yang mengandung banyak kloroplas, yang berfungsi dalam proses pembuatan makanan. Yang salah satu ciri jaringan ini ialah sel-selnya berbentuk silinder dan tersusun rapat.
  • Jaringan Bunga Karang “Jaringan Spons”
    Yang merupakan jaringan yang lebih berongga bila dibandingkan dengan jaringan palisade, yang berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.

Berkas Pembuluh Angkut

Dalam hal ini berkas pembuluh angkut terdiri dari yaitu:

  • Xilem “Pembuluh kayu”
  • Floem “Pembuluh tapis”

Dimana pada tumbuhan dikotil keduanya dipisahkan oleh kambium, yang sementara itu pada akar, xilem memiliki fungsi untuk mengangkut air dan mineral yang menuju daun. Pada batang, xilem memiliki fungsi sebagai sponsor penegak tumbuhan. Dan sedangkan floem memiliki fungsi mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

Stomata

Stomata ini memiliki fungsi sebagai organ respirasi, yang dalam hal ini stomata mengambil CO2 dari udara untuk dijadikan bahan fotosintesis, lalu mengeluarkan O2 sebagai hasil fotosintesis. Stomata terletak pada epidermis bawah, selain stomata tumbuhan tingkat tinggi juga bernapas melalui lentisel yang terletak pada batang.

Stomata merupakan struktur bukaan yang terdapat sel penjaga di sampingnya. Pada umumnya stomata terdapat di bawah permukaan daun, tetapi ada pula yang diatas maupun di bawah. Pada tumbuhan teratai, stomata hanya terletak di bagian atas. Tanaman air tidak memiliki stomata sama sekali, sedangkan tumbuhan rumput-rumputan memiliki stomata di atas maupun di bawah.

Untuk bentuk sel penjaga pada stomata tanaman dikotil seperti kacang dan berjumlah sepasang. Sel penjaga pada tanaman monokotil seperti rumput memiliki bentuk stomata yang memanjang. Pada stomata juga terdapat sistem miselasi radia yaitu serat selulosa yang mengelilingi sel penjaga. Selolosa ini tidak elastis karena saat air diserap strukturnyab tidak membesar, melainkan memanjang.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Susunan Anatomi Pada Daun Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: