Penjelasan Tentang Kelenjar Pencernaan Dalam Biologi Lengkap

Posted on

DosenPendidikan.Com – Pada sistem pencernaan manusia terbagai menjadi dua yang saling bergantung dan bekerja sama. Pada bagian yang pertama ialah saluran pencernaan dan yang kedua ialah kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan ialah organ pada manusia yang dapat menghasilkan enzim-enzim untuk dapat membantu proses pencernaan pada makanan.

Penjelasan Tentang Kelenjar Pencernaan

Pada kelenjar pencernaan pada manusia terdiri dari kelenjar ludah, kelenjar lambung, kelenjar hati, kelenjar pankreas dan kelenjar usus.

Kelenjar Ludah “Parotis”

Pada kelenjar ludah ini terdapat di bawah lidah, dirahang bawah sebelah kanan dan kiri serta dibawah telinga sebelah kanan dan kiri faring. Kelenjar ludah dapat menghasilkan air ludah “saliva”. Saliva keluar dipengaruhi oleh kondisi psikhis yang membayangkan makanan tertentu serta refleks karena adanya makanan yang masuk ke dalam mulut. Saliva mengandung enzim ptialin atau amilase ludah.

Kelenjar Lambung

Lambung memiliki kelenjar yang menghasilkan enzim pepsin, enzim renin dan asam khlorida (HCI). Enzim pepsin berasal dari pepsinogen yang diaktifkan oleh asam lambung. Sekresi atau pengeluaran asam lambung dipengaruhi oleh refleks jika ada makanan yang masuk ke dalam lambung, serta dipengaruhi oleh hormon gastrin yang dikeluarkan oleh dinding lambung. Produksi asam lambung yang berlebih dapat membuat radang pada dinding lambung.

Kantong Empedu

Kantong empedu menempel di hati, sebagai tempat menampung cairan empedu. Empedu dihasilkan dari perombakan sel darah merah yang tua atau rusak oleh hati. Cairan empedu dialirkan ke dalam duodenum. Pengeluaran cairan empedu dipengaruhi oleh hormon kolesistokinin. Hormon ini dihasilkan oleh duodenum.

Kelenjar Pankreas

Kelenjar pankreas terletak di rongga perut di dekat lambung. Pankreas menghasilkan enzim pencernaan yang dialirkan menuju duodenum, yakni enzim amilase, enzim tripsinogen, enzim lipase dan NaHCO3. Sekresi enzim dari pankreas dipengaruhi oleh hormon sekretin. Hormon sekretin dihasilkan oleh duodenum pada saat makanan masuk duodenum “usus dua belas jari”.

Kelenjar Di Usus Halus

Kelenjar pada usus halus menghasilkan enzim enterokinase, enzim erepsin “peptidase”, enzim maltase, enzim sukrase, enzim laktase dan enzim nuklease serta lipase. Pengeluaran enzim-enzim ini dipengaruhi oleh hormon enterokrinin yang dihasilkan oleh duodenum. Hormon enterokrinin yang dihasilkan oleh duodenum mempengaruhi keluarnya enzim-enzim tersebut, sehingga mempermudah penyerapan sari-sari makanan.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Tentang Kelenjar Pencernaan Dalam Biologi Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: