“Penyimpangan Sosial” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri – Jenis – Bentuk – Penyebab )

Sosiologi hisam sam

“Penyimpangan Sosial” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri – Jenis – Bentuk – Penyebab )

DosenPendidikan.Com – Secara umum perilaku menyimpang merupakan semuan tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku di suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari pihak yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang tersebut. Penyimpangan dalam suatu masyarakat tidak berarti merupakan penyimpangan dalam masyarakat lain karena adanya perbedaan standar atau ukuran tentang nilai dan norma.

Pengertian Perilaku Menyimpang Menurut Para Ahli

Adapun beberapa definisi penyimpangan sosial yang diajukan oleh para ahli, yang macam-macam pengertian perilaku menyimpangan menurut para ahli ialah sebagai berikut:

Menurut Vander Zanden

Mengatakan bahwa pengertian perilaku menyimpang ialah perilakui yang dianggap sebagai hal tercela di luar batas-batas toleransi oleh sejumlah besar orang.

Menurut Bruce J. Cohen

Bahwa perilaku menyimpang adalah setiap perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan kehendak-kehendak masyarakat atau kelompok tertentu dalam masyarakat.

Menurut M.Z. Lawang

Perilaku menyimpang ialah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku tersebut.

Menurut Paul B. Horton

Perilaku penyimpangan ialah setiap perilaku yang dinyatakan sebagai pelanggaran terhadap norma-norma kelompok atau masyarakat.

Ciri-Ciri Perilaku Menyimpang

Adapun ciri-ciri perilaku menyimpang menurut Paul B. Horton, penyimpangan sosial memiliki ciri-ciri antara lain yaitu:

Penyimpangan Dapat Didefinisikan

Tidak ada perbuatan yang terjadi begitu saja dinilai atau dianggap menyimpang. Perilaku mnenyimpang bukanlah hanya dari ciri tindakan yang dilakukan orang, melainkan akibat dari adanya peraturan dan penerapan sanksi yang dilakukan oleh orang lain terhadap perilaku tersebut.

Penyimpangan Ada Yang Diterima Atau Ditolak

Tidak semua perilaku menyimpang negatif ada juga yang diterima bahkan dipatuhi dan dihormati seperti orang genius yang menyampaikan pendapat baru yang bertentangan dengan pendapat umum. Sedangkan perampokan, pembunuhan dan menyebarkan teror bom atau gas beracun termasuk penyimpangan yang ditolak oleh masyarakat.

Penyimpangan Relatif Dan Penyimpangan Mutlak

Di dalam satu masyarakat tidak ada seorang pun yang termasuk dalam kategori sepenuhnya penurut “konformis” ataupun spenuhnya. Pada dasarnya semua orang normal pasti pernah melakukan tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku, namun terdapat batas-batas tertentu yang bersifat relatif untuk setiap orang.

Seperti halnya tidak ada seorang pun yang setiap perbuatannya menyimpan di norma-norma yang berlaku. perbedaannya ada di seberapa sering “frekuensi” dan kadar penyimpangan saja. Meskipun ada orang yang sering sekali melakukan penyimpangan sosial “penyimpangan mutlak”, lambat laun dia juga harus berkompromi dengan lingkungannya.

Penyimpangan Terhadap Budaya Nyata Atau Budaya Ideal

Budaya ideal disini ialah seluruh peraturan hukum yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat. Namun dari kenytaannya tidak orang yang patuh dari seluruh peraturan resmi. Antara budaya nyata dan budaya ideal selalu terjadi kesenjangan, artinya peraturan yang telah menjadi pengetahuan umum di kehidupan sehari-hari yang cenderung banyak dilanggar.

Terdapat Norma-Norma Penghindaran Dalam Penyimpangan Sosial

Jika suatu masyarakat terdapat nilai atau norma yang melarang suatu perbuatan ingin sekali diperbuat oleh banyaj orang, akan muncul norma-norma pengindaran. Norma pengindaran ialah pola perbuatan yang dilakukan orang untuk memenuhi keinginan mereka tanpa harus dengan menentang nilai-nilai dengan tata kelakukan secara terbuka. Jadi norma-norma yang sifatnya setengah melembaga “semi institutionalized”.

Penyimpangan Sosial Bersifat Adaptif “Menyesuaikan”

Penyimpangan sosial tidak selalu sebagai ancaman karena biasanya dianggap sebagai alat pemelihara ketenangan atau ketentraman sosial. Di satu pihak, masyarakat memerlukan keteraturan dan kepastian dalam kehidupan.

Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial Atau Perilaku Menyimpang

Adapun jenis-jenis penyimpang sosial yang diantaranya yaitu:

Jenis-Jenis penyimpangan Sosial Berdasarkan Kekerapannya

  • Penyimpangan Sosial Primer
    Pengertian penyimpangan sosial primer ialah penyimpangan yang bersifat sementara “temporer”, orang yang melakukannya masih tetap dapat diterima oleh kelompok sosialnya karena tidak terus menerus melanggar aturan. Seperti biasanya melanggar rambu lalu lintas atau pernah meminum minuman keras di suatu pesta.
  • Penyimpangan Sosial Sekunder
    Pengertian penyimpangan sosial sekunder ialah penyimpangan sosial yang dilakukan oleh pelakunya secara terus menerus walaupun telah diberikan sanksi-sanksi. Oleh karena itu, setiap pelaku secara umum dikenal sebagai orang yang berilaku menyimpang. Seperti seseorang yang setiap hari minum minuman keras, siswa SMA/MA yang terus menyontek teman kelasnya.

Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial Berdasarkan Jumlah Orang Yang Terlibat

  • Penyimpangan Individu
    Pengertian penyimpangan individu ialah penyimpangan yang dilakukan sendiri tanpa dengan orang lain. Hanya satu individu saja yang melakukan berlawanan dengan norma-norma yang berlaku.
  • Penyimpangan Kelompok
    Pengertian penyimpangan kelompok ialah penyimpangan yang terjadi jika individu perilaku menyimpang tersebut dilakukan secara bersama-sama disuatu kelompok tertentu.

Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial Berdasarkan Sifatnya

  • Penyimpangan Bersifat Negatif
    Pengertian penyimpangan bersifat negatif ialah penyimpangan sosial yang berwujud dari tindakan ke arah nilai-nilai sosial yang dianggap rendah dan tercela karena tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku.
  • Penyimpangan Bersifat Positif
    Pengertian penyimpangan bersifat positif ialah penyimpangan sosial yang memiliki dampak positif terhadap sistem sosial karena dianggap ideal dalam masyarakat.

Bentuk-Bentuk Perilaku Menyimpang/Penyimpangan Sosial

  • Penyalahgunaan Narkoba
  • Perkelahian pelajar
  • Penyimpangan seksual
  • Tindakan kriminal atau kejahatan

Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Menyimpang

Adapun faktor-faktor penyebab perilaku menyimpang yang diantaranya yaitu:

  • Faktor Internal
    Penyebab perilaku menyimpang dalam faktor internal ialah intelegensi atau tingkat kecerdasan, usia, jenis kelamin dan kedudukan seseorang dalam keluarga. Contohnya seseorang yang tidak normal dan pertambahan usia.
  • Faktor Eksternal
    Penyebab perilaku menyimpang dalam faktor eksternal ialah kehidupan rumah tangga atau keluarga, pendidikan disekolah, pergaulan dan media massa. Contohnya, seorang anak yang biasa melihat orang tuanya bertengkar dapat melarikan diri pada obat-obatan atau narkoba. Pergaulan individu yang berhubungan dengan teman-temannya, media massa, media cetak, media elektronik.

Pencegahan Penyimpangan Sosial

Pencegahan dalam terjadi perilaku penyimpangan sosial dilakukan seseorang agar tidak berada dalam penyimpangan sosial yang lebih merugikan atau bersifat negatif. Fakto-faktor pencegahan dalam perilaku penyimpangan sosial ialah sebagai berikut.

  • Faktor Keluarga
    Pencegahan penyimpangan sosial dalam faktor keluarga ialah merupakan awal dari proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian seseorang. Kepribadian seseorang mulai terbentuk dengan baik jika lahir dan tumbuh berkembang dengan lingkungan keluarga yang baik, begitu juga dengan sebaliknya.
  • Faktor Sekolah
    Pencegahan penyimpangan sosial dalam faktor sekolah ialah tempat menimba ilmu yang memberikan pendidikan moral selain dari pendidikan umum.
  • Faktor Lingkungan Dan Teman
    Pencegahan penyimpangan sosial dalam faktor lingkungan dan teman ialah tempat yang sangat mempengaruhi watak seseorang karna dalam pergaulan seseorang dituntut agar dapat beradaptasi/menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggal dan temannya.
  • Faktor Media Massa
    Pencegahan penyimpangan sosial dalam faktor media massa ialah suatu wadah sosialisasi yang mempengaruhi kehidupan seseorang. Maka setiap orang harus dapat memilih media massa yang berisi informasi yang baik dan bersifat positif untuk terhindari dari penyimpangan sosial.

Demikianlah pembahasan mengenai “Penyimpangan Sosial” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri – Jenis – Bentuk – Penyebab ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to “Penyimpangan Sosial” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri – Jenis – Bentuk – Penyebab )
Shares