Peranan Sistem Informasi Dalam Manajemen
Peranan Sistem Informasi Dalam Manajemen

Peranan Sistem Informasi Dalam Manajemen Menurut Para Ahli

Posted on
Peranan Sistem Informasi Dalam Manajemen Menurut Para Ahli
Rate this post

Peranan Sistem Informasi Dalam Manajemen Menurut Para Ahli – Sistem informasi manajemen (management information system) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.

Peranan Sistem Informasi Dalam Manajemen
Peranan Sistem Informasi Dalam Manajemen

A. Definisi Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli

1. George M. Scott

Suatu SIM adalah kumpulan dari interaksi-interaksi informasi yang menyediakan informasi baik untuk kebutuhan menejerial maupun kebutuhan operasi.

2. Barry E. Cushing

Suatu SIM adalah kumpulan dari manusia dan sumber-sumber daya modal di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengelola data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan menejemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

3. Fredrik H. Wu

SIM adalah kumpulan dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manejemen.

B. Tingkatan Manajemen

Tingkatan manajemen merupakan letak dan posisi yang mempunyai sistem kerja masing-masing seperti gambar di bawah ini.

Gambar Tingkatan Manejemen
Gambar Tingkatan Manejemen

1. Top Management (Manajemen Tingkat Atas)

www.dosenpendidikan.com/ Manajer bertanggung jawab atas efek yang timbul dari keputusan manajemen organisasi secara menyeluruh. Sebagai contoh: Direktur, wakil direktur, CEO. Keahlian manajer tingkat puncak yang konseptual, artinya keahlian untuk membuat dan merumuskan konsep yang harus dilaksanakan oleh tingkat manager di bawah ini

2. Middle Management (Manajemen Tingkat Menengah)

Manajemen Tengah harus memiliki kemampuan interpersonal / manusia, yang berarti kemampuan untuk berkomunikasi, bekerjasama dan memotivasi orang lain. Manajer bertanggung jawab untuk melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya tujuan. Sebagai contoh: manajer area, kepala divisi, direktur produk.

3. Lower Management (Manajemen Tingkat Rendah)

Manajer bertanggung jawab untuk menyelesaikan rencana yang telah ditetapkan oleh manajer yang lebih tinggi. Pada tingkat ini juga memiliki keahlian yang keahlian teknis, keahlian mencakup prosedur, teknik, pengetahuan dan keahlian dalam bidang tertentu. Misalnya, supervisor/pengawas, mandor.

C. Perencanaan Strategi 

Menurut Fredrick H. Wu Merencanakan Strategi adalah proses evaluasi lingkungan luar organisasi, penetapan tujuan (goal) organisasi dan penetuan strategi-strategi.

Perencanaan Strategi Meliputi Hal-Hal Di Bawah Ini :

a. Proses Evaluasi Lingkungan Luar Organisasi

Lingkungan luar organisasi selalu berubah secara konstan dan perubahan-perubahan ini mungkin dapat mengakibatkan perubahan terhadap strategi. Pengaruh lingkungan dapat berupa kesempatan-kesempatan pasar, teknologi, tekanan-tekanan politik, perasingan Dll.

b. Penetapan Tujuan

Tujuan adalah apa yang ingin di capai organisasi, tujuan di tetapkan oleh manajemen tingkat atas di dalam proses perencanaan strategi yang bersifat jangka panjang.

c. Penentuan Strategi

Manajemen tingkat atas menentukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh organisasi dengan maksud untuk mencapai tujuan. Dengan setrategi semua kemampuan yanag berupa seumber daya di kerahkan supaya tujuan organisasi dapat di raih. (material, modal, personil, kesempatan lingkungan luar, Dll).

D. Pengendali Manajemen 

Pengendali manejemen adalah proses untuk meyakini bahwa organisasi telah menjalankan strategi yang sudah di tetapkan denga efektif dan efisien. Pengendalian menejemen merupakan tingkat taktik bagaimana menejemen tingkat menengah menjalankan taktik supaya perencanaan strategi dapat di lakukan dengan berhasil.

E. Pengendalian Operasi

Pengendalian Operasi adalah proses untuk meyakinkan bahwa tiap-tiap tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pengendalian operasional ini merupakan proses penerapan program yang telah ditetapkan di pengadilan menejemen dan di fokuskan dapa tugas-tugas tingkat bawah.

F. Keputusan Manajemen

 Keputusan menejemen dapat diklasifikasikan kedalam tiga tipe, yaitu :

  • Keputusan Tidak Terprogram (non programmend decision) atau tidak terstruktur (unstructured decision), keputusan tidak terstruktur sifatnya adalah tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini di lakukan oleh menejemen tingkat atas.
  • Keputusan Setengah Terprogram (semi programend decision) atau setengah terstruktur (semi structured desicion), Keputusan setengah terstruktur besifat dari sebagian hal yang hanya dapat diprogram sehingga masih memerlukan banyak pertimbangan-pertimbangan dari yang mengambil keputusan.
  • Keputusan Terprogram (Programmend desicion), atau terstruktur (strucktured decision), Keputusan terstruktur sifatnya adalah berulang-ulang dan rutin sehingga dapat di program. Keputusan terstruktur terjadi dan di lakukan terutama pada menejemen tingkat bawah.
Gambar Tipe Keputusan Manajemen
Gambar Tipe Keputusan Manajemen

G. Tipe Informasi Manajemen 

Untuk mendukung keputusan yang akan di lakukan oleh menejemen, maka menejemen membutuhkan informasi yang berguna. Untuk tiap-tiap tingkatan menejemen, tipe informasi yang di butuhkan berbeda-beda untuk menejemen tingkat bawah, tipe informasinya adalah terinci (detail), karena terutama di gunakan untuk pengendalian operasi. Sedangkan untuk tingkat menejemen lebih tinggi tipe informasinya adalah semakin tersaring (terfilter) atau lebih ringkas.

Gambar Tipe Informasi Manajemen
Gambar Tipe Informasi Manajemen

Demikian Pengertian Peranan Sistem Informasi Dalam Manajemen Menurut Para Ahli Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com 😀

loading...