Perbedaan Koperasi Dengan Badan Usaha Lainnya ( Non Koperasi )

Posted on
Perbedaan Koperasi Dengan Badan Usaha Lainnya ( Non Koperasi )
3 (60%) 2 votes

DosenPendidikan.Com – Pengertian koprasi menurut Undang-undang. Menurut UU No 25 Tahun 1992, Koperasi ialah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebgai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekluargaan.

perbedaan koperasi dan badan usaha

Sedangkan menurut UU No 17 Tahun 2012, Koperasi ialah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum Koperasi, untuk dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip Koperasi.

Dilihat Dari Proses Kegiantannya

Ditinjau dari proses kegiatan dalam usaha mencapai cita-citanya sebagai badan usaha, dapat dengan jelas terlihat perbedaan antara koperasi dan non koperasi tersebut. Dalam hubungan ini beberapa dimensi dapat digunakan sebagai variabel yang memperjelas perbedaan dimaksud yaitu antara lain :

  • Dimensi usaha
  • Dimensi ketatalaksanaan usaha
  • Dimensi dasar keyakinan usaha
  • Dimensi kemanfaatan usaha
  • Dimensi modal kerja
  • Dimensi pembagian sisa hasil usaha ( surplus )
  • Dimensi sikap terhadap pasar
  • Dan Dimensi tujuan usaha

Dilihat Dari Dimensi Kekuasaan

  • Koperasi dilihat dari dimensi kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijaksanaan usaha, perbedaannya bahwa dalam koperasi adan ditangan para anggota melalui alat kelengkapan koperasi yang disebut rapatan anggota tahunana.
  • Non Koperasi, sedangkan dalam badan usaha non koperasi kekuasaan tersebut berada pada para pemegang saham. Disamping itu bekerjanya kekuasaan tersebut didalam koperasi didasarkan pada prinsip satu orang satu suara, sedangkan bagi no koperasi hal itu atas dasar besarnya jumlah modal ( uang ) yang diinvestasikan melalui saham-saham.

Dilihat Dari Dimensi Usaha

Dari dimensi usaha dapat ditinjau perbedaannya yaitu :

  • Koperasi usahnya ditujukkan kepada dua sektor yakni sektor interm ( anggota ) dan sektor ekstern ( bukan anggota/umum ).
  • Sedangkan bagi non-koperasi aspek tersebut Cuma ditujukan untuk umum atau masyarakat saja.

Dilihat Dari Dimensi Ketatalaksanaan Usaha

Perbedaan koperasi dan non koperasi dilihat dari dimensi ketatalaksanaan usaha, koperasi pada prinsipnya ialah ( open management ) keterbukaan manajemen. Sebaliknya pada non koperasi dimensi ketatalaksanaan usah ini ialah bersifat tertutup. Dari dimensi dasar keyakinan usaha, maka pada koperasi labih mengutamakan pada kekuatan sendiri. Sedangkan non koperasi mendasarkan keyakinan usahnya pada kekuatan modal dan pasar.

Dilihat Dari Dimensi Kemanfaatan Usaha

Bili dilihat dari dimensi kemnfaatn usaha maka perbedaannya bahwa bagi koperasi usahnya bermanfaat bai anggotanya dan juga masyarakat, sedangkan pada non koperasi kemanfaatan usaha tersebut tertuju kepada pemilik modal dan masyarakat. Apabila didasarkan pada modal usah maka koperasi mengutamakan perolehan modal usahanya dari simpanan para anggota. Sedangkan non koperasi akan memperoleh modal usahnya dari masyarakat yang membeli saham-sahamnya.

Dilihat Dari Keuntungan

Dalam pembahasan keuntungan maka dalam koperasi didsarkan pada banyaknya jasa anggota sedangkan pada badan usaha non koperasi berdasarkan pada modal yang disetorkan. Demikian pula bila dilihat dari dimensi sikap keduanya terhadap pasar, pada koperasi maka dijalin koordinasi antar koperasi, sedangkan pada usaha non koperasi sikapnya terhadap pas ialah persaingan yang murni.

Dilihat Dari Tujuan Usaha

Terakhir perbedaan koperasi dan non koperasi ini juga jelas bila dilihat dari dimensi tujuan usaha yakni tujuan didirikannya koperasi ialah untuk memberikan pelayanan, sedangkan pada non koperasi tujuan usahnya ialah untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya.

Pada prinsipnya, perbedaan koperasi dan non koperasi yang ditinjau dari beberapa dimensi seperti yang telah diuraikan diatas bisa dijadikan menjadi tolak ukur, apakah suatu badan usaha yang menemakan dirinya sebagai koperasi melaksanakannya secara konsisten atau tidak dalam kaitan ini. Menurut Charles Gide mengemukakan bahwa, koperasi harus setia pada dirinya dan tidak menyimpang menjadi bentuk lain dan untuk itu nilai-nilai yang dianutnya harus merupakan realitas hidup dalam kegiatan maupun tingkah laku orang-orang koperasi.

Demikianlah pembahasan mengenai Perbedaan Koperasi Dengan Badan Usaha Lainnya ( Non Koperasi ) ini semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. đŸ™‚