“Persepsi” 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat – Jenis – Proses Terbentuk )

Posted on
“Persepsi” 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat – Jenis – Proses Terbentuk )
Rate this post

“Persepsi” 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat – Jenis – Proses Terbentuk )

DosenPendidikan.Com – Dalam istilah persepsi sering disebut juag dengan pandangan, gambaran, atau anggapan sebab dalam persepsi terdapat tanggapan seseorang mengenai satu hal atau objek. Persepsi mempunyai banyak pengertian diantaranya yaitu:

"Persepsi" 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat - Jenis - Proses Terbentuk )

Pengertian Persepsi Menurut Para Ahli

Menurut Bimo Walgito

Menurutnya persepsi ialah suatu proses yang didahului oleh penginderaan yaitu merupakan proses yang berwujud diterimanya stimulus oleh individu melalui alat indera atau juga disebut proses sensoris.

Menurut Slameto “2010:102”

Menurutnya persepsi ialah proses yang menyangkut masuknya pesan atau informasi ke dalam otak manusia, melalui persepsi manusia terus menerus mengadakan hubungan dengan lingkungannya. Hubungan ini dilakukan lewat inderanya yaitu indera penglihat, pendengar, peraba, perasa dan pencium.

Menurut Robbins “2003:97”

Yang mendeskripsikan bahwa persepsi merupakan kesan yang diperoleh oleh individu melalui panca indera kemudian di analisa (diorganisir), diintepretasi dan kemudian dievaluasi sehingga individu tersebut memperoleh makna.

Menurut Purwodarminto “1990:759”

Menurutnya persepsi ialah tanggapan langsung dari suatu serapan atau proses seseorang mengatahui beberapa hal melalui pengindaraan.

Dalam Kamus Besar Psikologi

Persepsi diartikan sebagai suatu proses pengamatan seseorang terhadap lingkungan dengan menggunakan indra-indara yang dimiliki sehingga ia menjadi sadar akan segala sesuatu yang ada dilingkungannya.

Menurut Thoha “1999:123-1, 24”

Persepsi pada hekekatnya ialah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami setiap informasi tentang lingkungannya baik melalui penglihatan, pendengaran, penghayatan, perasaan dan penciuman.

Menurut Eysenck, Dalam Asrori “2009:215”

Persepsi sesungguhnya memerlukan proses belajar dan pengalaman. Hasil proses belajar dan interaksi seseorang akan memberikan pengalaman bagi dirinya untuk dapat membandingkan keadaan yang dihadapi.

Syarat Terjadinya Persepsi

Menurut Walgito “1989:54” ada tiga syarat terjadinya persepsi yaitu:

  • Adanya objek yang dipersepsi.
  • Adanya alat indra atau reseptor.
  • Adanya perhatian.

Adanya objek atau peristiwa sosial yang menimbulkan stimulus, dan stimulus mengenai alat indera (reseptor). Dalam hal ini objek yang diamati ialah perilaku keterampilan guru dalam penggunaan media pembelajaran disini siswa diminta memberikan suatu persepsi terhadapnya. Alat indra merupakan alat utama dalam individu mengadakan persepsi dan merupakan alat utama dalam individu mengadakan persepsi dan merupakan alat untuk menerima stimulus, tetapi harus ada pula syaraf sensoris sebagai alat untuk meneruskan stimulus yang diterima reseptor ke pusat syaraf yaitu otak sebagai sebagai pusat kesadaran.

Adanya perhatian dari individu merupakan langkah pertama dalam mengadakan persepsi, tanpa perhatian tidak akan terjadi persepsi. Individu harus mempunyai perhatian pada objek yang bersangkutan. Bila telah memperhatikannya, selanjutnya individu mempersepsikan apa yang diterimanya dengan alat indra.

Jenis-Jenis Persepsi

Adapun jenis-jenis persepsi yang diantarnya yaitu:

Persepsi Visual

Persepsi visual dari indera penglihatan yaitu mata, persepsi ini ialah persepsi yang paling awal berkembang pada bayi dan memengaruhi bayi dan balita untuk memahami dunianya. persepsi visual ialah hasil dari apa yang kita lihat, baik sebelum kita melihat atau masih membayangkan serta sesudah melakukan pada objek yang dituju.

Persepsi Auditoria Atau Pendengaran

Persepsi auditori merupakan persepsi yang didapatkan dari indera pendengaran yaitu telinga. Seseorang dapat mempersepsikan sesuatu dari apa yang didengarnya.

Persepsi Perabaan

Persepsi perabaan merupakan persepsi yang didapatkan dari indera perbaan yaitu kulit, seseorang dapat mempersiapkan sesuatu dari apa yang disentuhnya atau akibat persentuhan sesuatu dengan kulitnya.

Persepsi Penciuman

Persepsi penciuman merupakan persepsi yang didapatkan dari indera penciuman yaitu hidung, seseorang dapat mempersepsikan sesuatu dari apa yang cium.

Persepsi Pengecapan

Persepsi pengecapan atau rasa merupakan jenis persepsi yang didapatkan dari indera pengecapan yaitu lidah, seseorang dapat mempersepsikan sesuatu dari apa yang ecap atau rasakan.

Proses Terbentuknya Persepsi

Persepsi tidak terjadi begitu saja, tetapi melalui suatu proses, Walgito (1989:54) menyatakan bahwa terbentuknya persepsi melalui suatu proses, dimana secara laur proses persepsi dapat dikemukakan sebagai berikut:

Berawal dari objek yang menimbulkan rangsangan dan rangsangan tersebut mengenai alat indra atau reseptor. Proses ini dinamakan proses kealaman (fisik), kemudian rangsangan yang diterima oleh alat indra dilanjutkan oleh syaraf senisoris ke otak. Proses ini dinamakan proses fisiologis, selanjutnya terjadilah suatu proses di otak, sehingga individu dapat menyadari apa yang ia terima dengan reseptro itu, sebagai suatu rangsangan yang diterimanya. Proses yang terjadi dalam otak/pusat kesadaran itulah dinamakan dengan proses psikologis, dengan demikian taraf terakhir dari proses persepsi ialah individu menyadari tentang apa yang diterima melalui alat indra (reseptor).

Demikianlah pembahasan mengenai “Persepsi” 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat – Jenis – Proses Terbentuk ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga:

loading...