Proses Gerhana Bulan Menurut Para Ahli

Rate this post

DosenPendidikan.Com – Gerhana bulan terjadi ketika sebagian atau seluruh penampang tertutup oleh bayangan bulan bumi. Hal ini terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan pada garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalang oleh bumi. Gerhana bulan mungkin sedikit berbeda dengan Proses Terjadinya Gerhana Matahari.

Dengan penjelasan lain, gerhana bulan saat bulan beroposisi tampil dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5 ° , maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan.

Gerhana Bulan

Gerhana Bulan

Perpotongan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan bertentangan dengan node.

Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik ke titik oposisi oposisi lainnya. Jadi seharusnya, jika ada gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari ke Bumi.

Sebenarnya, peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih bisa dilihat. Hal ini masih disebabkan sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan sebagian besar dari sinar dibelokkan memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak gelap, bisa merah tembaga, jingga, atau coklat.

Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.

Jenis-Jenis Gerhana Bulan

Gerhana Bulan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Gerhana bulan Total.
  • Dalam gerhana ini, bulan akan berada tepat di wilayah umbra.
  • Gerhana bulan parsial.

Dalam gerhana ini, bumi tidak sepenuhnya menghalangi bulan dari matahari. Sementara sebagian besar permukaan lain dari bulan berada di kawasan penumbra. Jadi masih ada beberapa sinar matahari mencapai permukaan bulan.

  1. Gerhana bulan total – Dalam gerhana ini, bulan akan berada tepat di wilayah umbra.
  2. Gerhana bulan parsial – Dalam gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan dari matahari terhalang oleh Bumi. Sementara sebagian besar permukaan lain dari bulan berada di kawasan penumbra. Jadi masih ada beberapa sinar matahari mencapai permukaan bulan.
  3. Gerhana bulan penumbra – Dalam gerhana ini, seluruh bulan dalam penumbra. Jadi bulan masih dapat terlihat dengan warna suram.

Saat gerhana Bulan diurutkan dalam urutan kejadian :

Urutan Gerhana Bulan

Urutan Gerhana Bulan

  • Fase P1 Merupakan kontak pertama penumbra, yaitu pada saat di luar piringan Bulan bersinggungan dengan penumbra Bumi. P1 merupakan tanda mulainya gerhana bulan secara total.
  • Fase P2 adalah penumbra kontak kedua, yang saat ini sedang dalam disk Bulan berpotongan penumbra Bumi. Ketika P2 terjadi, seluruh disk dalam disk Bulan penumbra Bumi.
  • Fase U1 adalah kontak pertama umbra, yaitu saat di luar piringan Bulan bersinggungan umbra Bumi.
  • Fase U2 adalah umbra kontak kedua, yang saat ini sedang dalam disk Bulan berpotongan umbra Bumi. U2 menandai awal dari fase total gerhana bulan.
    Fase Puncak Eclipse, saat ini tengah jarak disc Bulan ke pusat umbra / penumbra mencapai minimum.
  • Fase U3 adalah umbra kontak pihak, yaitu ketika bulan disc kembali kontak dalam umbra Bumi, ketika piringan Bulan mulai meninggalkan umbra Bumi. U3 menandai akhir dari fase total gerhana bulan.
  • Fase .U4 adalah kontak IV umbra, yaitu saat piringan Bulan luar kembali kontak dengan umbra Bumi.
  • Fase P3 adalah penumbra kontak pihak, yaitu ketika disk bulan kembali kontak dalam penumbra Bumi. P3 adalah kebalikan dari P2.
  • Fase P4 adalah kontak penumbra keempat, yaitu ketika disk bulan kembali bersinggungan luar penumbra Bumi. P4 adalah kebalikan dari P1, dan menandai akhir dari sebuah peristiwa gerhana bulan secara keseluruhan.

Mengamati Gerhana Bulan 

Dalam gerhana ini, seluruh bulan dalam penumbra. Jadi bulan masih dapat terlihat dengan warna suram. Gerhana bulan dapat di amati dengan mata telanjang tanpa perantara apapun tidak seperti mengamati gerhana matahari karena gerhana matahari lebih berbahaya jika di amati dengan mata telanjang.

Karena gerhana bulan merupakan fenomena alam yang mungkin menurut sebagian orang indah untuk di lihat dan menarik untuk di amati.

Berikut Link Di Bawah Ini Adalah Materi Fisika Penting Lainya :

Demikian Pengertian Gerhana Bulan Menurut Para Ahli Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com 😀