Proses Pembentukan Tulang Beserta Penjelasannya

Biologi hisam sam

DosenPendidikan.Com – Selama dalam perkembangan embrio, sebagian besar kerangka manusia terdiri atas tulang rawan atau kartilago. Kartilago memiliki warna transparan dan lebih lentur. Begitu telah dewasa, maka pada tulang rawan pun diganti dengan tulang.

Proses Pembentukan Tulang

Yang tulang ini disebut dengan tulang pengganti tulang rawan. Selain tulang tersebut, pada manusia dewasa juga terdapat tulang dermal yang berkembang di dalam atau tepat di bawah kulit tanpa melalui tahap tulang rawan. Dari kedua jenis tulang tersebut ( tulang pengganti tulang rawan dan tulang ) yang secara histologis sama, akan tetapi hanya berbeda pada cara dalam perkembangannya.

Pembentukan Rangka

Awal dalam pembentukan rangka berupa tulang rawan, pada manusia terbentuk secara sempurna pada akhir bulan kedua atau awal bulan ketiga pembentukan embrio. Rangka tulang rawan dibentuk oleh jaringan mesenkim yang mengalami osifikasi atau penulangan. Osifikasi merupakan pembentukan tulang rawan menjadi tulang, Osifikasi dimulai dari pembentukan sel-sel osteoblas ( sel pembentukan tulang ) pada rongga yang ada di tengah tulang rawan, pembentukan tulang ini bertahap dari dalam ke luar.

Pada sel-sel osteoblas juga menempati jaringan pengikat yang ada disekeliling rongga, sel-sel tulang ini mengelilingi saluran haversi yang berisi pembuluh darah kapiler arteri, vena dan serabut saraf membentuk satu sistem yang disebut dengan sistem havers. Dalam pembuluh darah sistem havers ini mengangkut zat fosfor dan kalsium menuju matriks sehingga matriks tulang menjadi keras. Kekerasan tulang tersebut diperoleh dari kekompakan sel-sel penyusun tulang.

Jika matriks pada tulang berongga maka akan membentuk sebuah tulang spons, contohnya tulang pipih. Sedangkan, apabila metriks tulang menjadi padat dan rapat, maka akan terbentuk tulang keras atau tulang kompak, contohnya tulang pipa. Dalam tulang pipa berbentuk tabung dengan kedua ujung membulat, sebagian besar terdiri atas tulang kompakta dan sedikit tulang spongiosa serta sumsum tulang pada bagian dalamnya. Dalam rongga sumsum tulang dan rongga tulang spongiosa mengandung sumsum tulang kuning ( terdiri atas sel lemak ) dan sumsum tulang merah ( tempat pembentukan sel darah merah ).

Proses Osifikasi Pada Tulang Pipa

Dalam proses Osifikasi pada tualng pipa ini terjadi dalam beberapa tahap yaitu :

  • Penulangan diawali dari tulang rawan yang banyak mengandung osteoblas, bagian yang paling banyak mengandung osteoblas ialah epifisis dan diafisis.
  • Terjadi perkembangan pusat osifikasi primer yang disertai dengan perluasan bone collar.
  • Pada bagian sentral tulang terjadi perombakan sel-sel tulang ( reabsorpsi tulang ) sehingga pembuluh darah mulai masuk dan terbentuk rongga sumsum tulang.
  • Pembentukan pusat osifikasi sekunder muncul pada setiap epifisis, Osifikasi sekunder ini menyebabkan pemanjangan tulang.

Demikianlah pembahasan mengenai Proses Pembentukan Tulang Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Proses Pembentukan Tulang Beserta Penjelasannya
Shares