Proses Singkat Terjadinya Hujan Beserta Penjelasannya

Proses Singkat Terjadinya Hujan Beserta Penjelasannya

Posted on

DosenPendidikan.Com – Hujan merupakan sebuah peristiwa dimana jatuhnya cairan dari atmosfer yang berwujud cair yang ke permukaan bumi. Di bumi, hujan ialah proses kondensasi atau perubahan wujud benda yang ke wujud yang lebih padat. Yang dimana uap air di atmosfer menjadi butiran air yang cukup berat untuk jatuh dan biasanya tiba di daratan.

Proses Singkat Terjadinya Hujan Beserta Penjelasannya

Pada ketika hujan turun, hujan akan melewati beberapa tahap yakni melalui berbagai proses terjadinya hujan supaya proses hujan dapat berjalan dengan secara maksimal dan hujan akan turun pada kurun waktu yang tepat yang sehingga tidak mencemaskan warga diseluruh dunia menunggu kedatangan hujan yang selalu ditunggu. Hujan ini memiliki beberapa tahapan untuk menjadi hujan yang sempurna dengan beberapa proses terjadinya hujan.

Proses Terjadinya Hujan

Nah berikut ini ialah proses terjadinya hujan yang diantaranya yaitu:

Panas Matahari “Air Menguap”

Matahari merupakan sebagian dari isi alam, matahari yang selalu menyinari bumi dengan teriknya yang menimbulkan efek panas, yang sehingga panasnya matahari dapat air danau, sungai dan laut menguap ke udara.

Selain dari air danau sungai dan laut air yang menguap ke udara juga dapat disebabkan juga dari tubuh manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan benda-benda lain yang mengadung air.

Suhu Udara Yang Tinggi “Uap Air Menjadi Padat-Terbentuk Awan”

Untuk suhu udara di Indonesia termasuk ke golongan suhu udara yang tinggi akibatnya panas matahari akan membuat uap air tersebut mengalami sebuah kondensasi “pemadatan” dan menjadi sebuah embun.

Embun tere dari titik-titik air kecil yang sehingga suhu udara semakin tinggi membuat titik-titik dari embun semakin banyak berkumpul memadat dan akan membentuk menjadi awan. Menurut Neiburger “1995” pada tahapan ini, tetes-tetes air yang memiliki ukuran jari-jari sekitar 5 hingga 20 mm.

Yang dalam ukuran ini tetesan air akan jatuh dengan kecepatan 0,01 hingga 5 cm/detik sedangkan kecepatan aliran udara ke atas jauh lebih tinggi yang sehingga tetes air tersebut tidak akan jatuh ke bumi.

Dengan Bantuan Angin “Awan Kecil Menjadi Awan besar”

Adanya angin dari udara yang menyebabkan tiupan yang akan membantu awan-awan bergerak ke tempat yang lain. Dalam pergerakan angin memberikan pengaruh besar terhadap awan yang sehingga membuat awan kecil menyatu dan kemudian membentuk awan yang lebih besar lagi lalu bergerak ke langit atau ke tempat yang memiliki suhu lebih rendah. Dan semakin banyak butiran awan yang terkumpul awan akan berubah warna menjadi semakin kelabu.

Terbentuklah Hujan

Dan setelah awan semakin kelabu akibatnya titik-titk air semakin berat dan tidak terbendung lagi akan membuat butiran-butiran air tadi jatuh ke bumi yang sehingga terjadilah hujan.

Demikianlah pembahasan mengenai Proses Singkat Terjadinya Hujan Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: