Proses Terjadinya Minyak Bumi Dan Gas Alam Dan Beserta Komponennya

Rate this post

DosenPendidikan.Com – Minyak Bumi ( Petroeleum ) yang bahasa latinnya ( petrus = batu dan oleum = minyak ). Untuk keberadaan minyak bumi ini sendiri yang ada dialam ini yakni merupakan dari hasil pelapukan fosil-fosil jenis tumbuhan dan hewan pada zaman purba jutaan tahun silam. Dari organisme tersebut lalu dibusukan oleh mikroorganisme yang selanjutnya terkubur dan terpendam didalam lapisan kulit bumi. Dengan sebuah tekanan dan suhu yang tinggi, maka setelah jutaan tahun lamanya, yang akhirnya material tersebut berubah menjadi sebuah minyak yang terkumpul dalam pori-pori batu kapur atau batu pasir. Oleh karena pori-pori batu kapur tersebut yang sifatnya kapiler, maka dengan prinsip kapilaritas, minyak bumi yang telah terbentuk tersebut dengan secara perlahan-lahan bergerak ke atas. Saat gerakan tersebut terhalang oleh batuan yang tidak berpori maka terjadilah penumpukan dalam batuan tersebut.

pengeboran
Untuk daerah yang lapisan bawah tanah yang tidak berpori tersebut dikenal dengan nama antiklinal atau cekungan. Pada daerah cekungan ini terdiri dari beberapa lapisan, untuk lapisan yang paling bawah berupa air, lapisan diatas berisi minyak, dan sedangkan diatas minyak bumi tersebut terdapat sebuah rongga yang berisi gas alam. Apabila cekungan mengandung minyak bumi dalam jumlah yang banyak, maka untuk pengambilan dilakukan dengan jalan pengeboran.

pengeboran 2

Berikut ini komponen-konponen yang ada di dalam minyak bumi sebagai berikut :

Komponen-Komponen Minyak Bumi

Minyak bumi merupakan hasil campuran yang kompleks, yang komponen terbesarnya ialah hidrokarbon.

  • Golongan Alkana

    Golongan alkana yang tidak bercabang terbanyak ialah n-oktana, sedangkan alkana bercabang terbanyak ialah isooktana.

  • Golongan Sikloalkana

    Golongan sikloalkana ini terdapat pada minyak ialah siklopentana dan sikloheksana.

  • Golongan Hidrokarbon Aromatik

    Untuk golongan hidrokarbon yang terdapat didalam minyak bumi ialah benzena.

  • Senyawa-Senyawa Lainnya

    Senyawa mikro yang lain, misalnya senyawa belerang yang berkisar 0,01-7%, senyawa nitrogen ini berkisar 0,01-0,9% dan memiliki kandungan sedikit senyawa organologam yang mengandung logam vanadium dan nikel.

Sedangkan untuk sumber energi yang lain yakni gas alam memiliki komponen alkana suku rendah seperti metana, etana, propana dan butana. Sebagai komponen terbesarnya ialah metana. Didalam gas alam selain mengandung alkan, didalamnya terkandung juga berbagai gas lain yakni karbon dioksida ( CO2 ) dan hidrogen sulfida ( H2S ), meskipun ada beberapa sumur gas alam yang lain juga yang mengandung helium. Dalam gas alam ini, metana tersebut digunakan untuk bahan bakar, sumber hidrogen dan untuk pembuatan metanol. Etana yang ada dipastikan untuk keperluan industri, sedangkan propana dan butana juga dipisahkan dan selanjutnya dicairkan untuk bahan bakar yang dikenal dengan nama LPG yang biasa digunakan atau dipakai dirumah tangga untuk memasak dan sebagainya.

Demikianlah pembahasan mengenai Proses Terjadinya Minyak Bumi Dan Gas Alam Dan Beserta Komponennya ini semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂