“Seni Anyaman” Pengertian & ( Contoh – Bahan Yang Digunakan )

Posted on
“Seni Anyaman” Pengertian & ( Contoh – Bahan Yang Digunakan )
5 (100%) 1 vote

“Seni Anyaman” Pengertian & ( Contoh – Bahan Yang Digunakan )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai kerajinan anyaman yang dimana dalm hal ini meliputi pengertian, contoh dan bahan yang akan digunakan, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Menganyam

Menganyam berarti mengatur bilah atau lembaran-lem baran secara tindih-menindih dan silang menyilang. Bilah atau lembaran-lembaran yang diatur tersebut dapat berupa bambu, daun pandan, janur, kertas, rotan atau kulit bina tang.

Masyarakat di pedesaan masih banyak yang melakukan pekerjaan menganyam. Mereka membuat hiasan dinding, alat dapur, tikar, dinding anyaman bambu dan peralatan rumah tangga untuk dipakai sendiri atau untuk dijual.

Pemilihan Bahan Yang Tepat Untuk Dianyam

Adapun untuk bahan yang bisa digunakan untuk dianyam yaitu:

  • Daun pandan
  • Rotan
  • Bambu
  • Janur
  • Daun lontar
  • Kertas
  • Kulit kambing
  • Mendong
  • Enceng gondok
  • Daun pisang

Pemilihan bahan untuk berkarya kerajinan anyaman perlu memperhatikan fungsi dan keindahan benda yang akan dibuat. Dalam pemilihan bahan yang tidak tepat dapat menyebabkan benda anyaman mudah rusak. Benda anyaman mungkin juga tidak indah, dan tidak aman untuk digunakan. Sebagai contoh untuk membuat keranjang dan bakul dipilih bahan bambu, karena selain kuat bambu juga mudah untuk dibentuk.

Bambu bersifat lunak, mudah dihaluskan dengan pisau atau ampelas. Oleha karena itu, keranjang dan bakul bambu aman digunakan, kuat dan indah. Bayangkan jika keranjang dan bakul nasi dibuat dari daun kelapa atau kertas. Walaupun keranjang atau bakul nasi tersebut terlihat indah tetapi tidak dapat digunakan karena tidak kuat.

Selongsong ketupat juga dibuat dengan teknik menganyam. Bahan yang baik untuk membuat selongsong ketupat yakni janur, daun pandan dan daun lontar. Bahan-bahn tersebut mudah dianyam dan aman. Kerajinan anyaman janur selain selongsong ketupat yakni kisa “tempat ayam” dan anyaman dekorasi pesta perkawinan. Dalam pemilihan bahan untuk berkarya kerajinan anyaman perlu memperhatikan fungsi dan keindahan benda yang akan dibuat. Pemilihan bahan yang tidak tepat dapat menyebabkan benda anyaman mudah rusak.

Benda anyaman mungkin juga tidak indah dan tidak aman untuk digunakan. Sebagai contoh untuk membuat keranjang dan bakul dipilih bahan bambu, karena selain kuat bambu juga mudah dibentuk. Bambu bersifat lunak, mudah dihaluskan dengan pisau atau ampelas. Oleh karena itu, keranjang dan bakul bambu aman digunakan, kuat dan indah. Bayangkan jika keranjang dan bakul nasi dibuat dari daun kelapa atau kertas. Walaupun keranjang atau bakul nasi tersebut terlihat indah tetapi tidak dapat digunakan karena tidak kuat.

Selongsong ketupat juga dibuat dengan teknik menganyam. Bahan yang baik untuk membuat selongsong ketupat yakni janur, daun pandan dan daun lontar. Bahan-bahan tersebut mudah dianyam dan aman. Kerajinan anyaman janur selain selongsong ketupat yakni kisa “tempat ayam” dan anyaman dekorasi pesta perkawinan. Anyaman dari bahan kertas hanya tepat dan baik digunakan untuk membuat hiasan dinding, hiasan pigura dan hiasan benda-benda kerajinan seperti tempat pensil atau sampul buku.

Demikianlah pembahasan mengenai “Seni Anyaman” Pengertian & ( Contoh – Bahan Yang Digunakan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...