“Sistem Ekonomi Campuran” Pengertian & ( Ciri – Kelebihan – Kelemahan – Contoh )

Posted on

“Sistem Ekonomi Campuran” Pengertian & ( Ciri – Kelebihan – Kelemahan – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai sistem ekonomi campuran yang dalam hal meliputi pengertian, ciri, kelebihan, kelemahan dan contoh. Nah agar lebih jelas untuk dapat memahami dan dimengerti simaka saja ulasan dibawah ini.

"Sistem Ekonomi Campuran" Pengertian & ( Ciri - Kelebihan - Kelemahan - Contoh )

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan campuran atau perpaduan antara sistem ekonomi liberal dengan sistem ekonomi sosialis. Masalah-masalah pokok ekonomi mengenai barang apa yang akan diproduksi, bagaimana barang itu dihasilkan dan untuk siapa barang itu dihasilkan akan diatasi bersama-sama oleh pemerintah dan swasta. Pada sistem ekonomi campuran pemerintah melakukan pengawasan dan pengendalian dalam perekonomian, namun pihak swasta (masyarakat) masih diberi kebebasan untuk menentukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang ingin mereka jalankan.

Adanya campur tangan dari pemerintah bertujuan untuk menghindari akibat-akibat yang kurang menguntungkan dari sistem liberal antara lain terjadinya monopoli dari golongan-golongan masyarakat tertentu terhadap sumber daya ekonomi. Apabila kita cermati sebagian besar negara di dunia tidak ada lagi yang menggunakan salah satu sistem ekonomi. Mereka kebanyakan mengombinasikan dari sistem-sistem yang ada sesuai dengan situasi dan tradisi negara yang bersangkutan.

Misalnya saja Amerika Serikat yang sangat terkenal dengan sistem ekonomi liberalnya. Meskipun sistem ekonomi yang mereka tetapkan berpaham liberal, namun pada kenyataannya masih ada campur tangan pemerintah, misalnya dalam hal pembuatan undang-undang antimonopoli.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran merupakan karakteristik dari sistem ekonomi campuran, ciri-ciri sistem ekonomi campuran antara lain sebagai berikut:

  • Pemerintah aktif dalam kegiatan ekonomi.
  • Rencana perekonomian ditetapkan oleh pemerintah yang berlaku kepada pihak swasta.
  • Sumber-sumber daya vital dikuasai oleh pemerintah.
  • Jenis dan jumlah barang diproduksi ditentukan oleh mekanisme pasar.
  • Swasta diberikan kebebasan dalam batas yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
  • Hak swasta diakui agar tidak mengganggu kepentingan umum.
  • Timbulnya persaingan dengan kontrol langsung dari pemerintah.
  • Campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi yang terjadi di pasar.
  • Pemerintah menyusun perencanaan, peraturan dan penetapan kebijakan dibidang ekonomi.
  • Peran pemerintah dan peran swasta sama.

Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

Beberapa kelebihan/keuntungan/kebaikan dari sistem ekonomi campuran antara lain sebagai berikut:

  • Hak individu diakui,
  • Penetapan harga dalam perekonomian lebih terkendali,
  • Sektor ekonomi yang dikuasai pemerintah diarahkan untuk kepentingan masyarakat,
  • Adanya kebebasan berusaha,
  • Kestabilan ekonomi terjamin,
  • Pemerintah memperhatikan usaha sektor menengah dan kecil.

Kelemahan Sistem Ekonomi Campuran

Beberapa kelemahan/kekurangan/keburukan dari sistem ekonomi campuran antara lain sebagai berikut:

  • Beban pemerintah lebih berat dari pada swasta.
  • Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungannya.

Contoh Sistem Ekonomi Campuran

Contoh Negara yang menerapkan sistem ekonomi campuran diantaranya ialah negara-negara yang sedang berkembang, seperti Malaysia, India, Filipina, Mesir dan Maroko.

Demikianlah pembahasan mengenai “Sistem Ekonomi Campuran” Pengertian & ( Ciri – Kelebihan – Kelemahan – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga:


loading...