“Sistem Pengendalian Intern” Pengertian & ( Tujuan – Unsur )

Posted on
“Sistem Pengendalian Intern” Pengertian & ( Tujuan – Unsur )
Rate this post

“Sistem Pengendalian Intern” Pengertian & ( Tujuan – Unsur )

DosenPendidikan.Com – Dalam sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang di koordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dalam mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.

"Sistem Pengendalian Intern" Pengertian & ( Tujuan - Unsur )
Pengendalian dalam hal ini memiliki arti sempit atau luas, yang dalam artian yang sempit pengendalian intern “internal check” yakni suatu sistem dan prosedur yang secara otomatis bisa saling memeriksa.

Dalam arti bahwa data akuntansi yang dihasilkan suatu bagian atau fungsi secara otomatis bisa diperiksa oleh bagian atau fungsi lain dalam suatu usaha-usaha. Sedangkan dalam arti yang luas AICPA memberikan pengertian pengendalian intern sebagai berikut:

Pengendalian intern itu meliputi struktur organisasi dan semua cara-cara serta alat-alat yang dikoordinasikan yang digunakan di dalam perusahaan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi, memajukan ofisiensi didalam operasi dan membantu menjaga dipatuhinya kebijaksanaan manajemen yang telah ditetapkan lebih dahulu.

Pengendalian intern ialah suatu proses yang dipengaruhi oleh dewan komisaris, menajemen dan personil satuan usaha lainnya yang dirancang untuk mendapat keyakinan memadai tentang pencapaian tujuan dalam hal berikut: keandalan pelaporan keuangan, kesesuaian dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku, efektifitas dan efisiensi operasi.

Sistem Pengendalian Intern Menurut Para Ahli

Dalam hal demikian menurut Mulyadi menyebutkan bahwa sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijaksanaan manajemen.

Sedangkan menurut Romney and Steinbart “2003” pengertian pengendalian intern ialah “internal control is the plan of organizations and the method of business use to safeguard assets, provide accurate and reliable information, promote and improve operational efficiency and encourage adherence to prescrib e managerial policies.

Tujuan Sistem Pengendalian Intern

Dari berbagai definisi diatas dapat dilihat bahwa sistem pengendalian intern bertujuan untuk:

  • Menjaga kekayaan organisasi.
  • Memeriksa ketelitian dan keandalan data akuntansi.
  • Mendorong efisiensi operasional.
  • Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.

Menurut tujuannya, sistem pengendalian intern terbagi menjadi dua macam yaitu:

  • Pengendalian intern akuntansi meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan terutama untuk menjaga kekayaan perusahaan dan mengecek keandalan data akuntansi.
  • Pengendalian intern administrasi meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan terutama unturk mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.

Unsur Sistem Pengendalian Intern

Untuk melaksanakan sistem pengendalian intern dalam mencapai tujuan pokok, SPI suatu perusahaan terdiri dari unsur-unsur berikut:

Struktur yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tegas. Struktur organisasi merupakan kerangka “frame work” pembagian tanggung jawab fungsional pada unit-unit organisasi yang dibentuk untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan pokok perusahaan. Pembagian tanggung jawab fungsional dalam organisasi ini didasarkan pada prinsip-prinsip berikut ini:

  • Harus dipisahkan fungsi-fungsi operasi dan penyimpangan dari fungsi akuntansi.
  • Suatu fungsi tidak boleh diberi tanggung jawab penuh untuk melaksanakan semua tahap suatu transaksi.

Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup terhadap kekayaan, uang, pendapatan dan biaya. Dalam organisasi, setiap transaksi biaya hanya terjadi atas dasar otorisasi dari pejabat yang memiliki wewenang untuk menyetujui terjadinya transaksi tersebut. Oleh karena itu dalam organisasi harus dibuat sistem yang mengatur pembagian wewenang untuk otorisasi atas terlaksananya setiap transaksi.

Pratik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit organisasi, pembagian wewenang tanggung jawab fungsional dan sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang telah ditetapkan tidak akan terlaksana dengan baik jika tidak diciptakan cara-cara untuk menjamin praktik-praktik yang sehat dalam pelaksanaannya. Berikut ini cara-cara yang dapat digunakakan oleh perusahaan dama melaksanakan praktik yang sehat ialah:

  • Penggunaan formulir bernomor urut cetak yang pemakaiannya harus dipertanggung jawabkan oleh yang berwenang.
  • Pemeriksaan mendadak “surprised audit” dengan jadwal yang tidak teratur.
  • Setiap transaksi tidak boleh dilaksanakan dari awal sampai akhir oleh satu orang atau satu unit organisasi, tanpa ada campur tangan dari orang atau unit organisasi lain.
  • Perputaran jabatan “job diskripsion” yang diadakan secara rutin yang akan menghindari persekongkolan para pejabat dalam melaksanakan tugasnya.
  • Keharusan mengabil cuti bagi karyawan yang berhak.
  • Secara periodik diadakan pencocokan fisik kekayaan dengan catatannya untuk menjaga kekayaan organisasi dan mengecek ketelitian dan keandalan catatan akuntansi.
  • Pembentukan unit organisasi yang bertugas untuk mengecek efektivitas unsur-unsur SPI yang lain.

Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya. Untuk mendapat karyawan yang kompeten dan dapat dipercaya berbagai cara berikut ditempuh oleh perusahaan:

  • Seleksi calon karyawan berdasarkan persyaratan yang dituntut oleh pekerjaannya.
  • Pengembangan pendidikan karyawan selama menjadi karyawan perusahaan, sesuai dengan tuntutan perkembangan pekerjaannya.

Demikianlah pembahasan mengenai “Sistem Pengendalian Intern” Pengertian & ( Tujuan – Unsur ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga:

loading...