Struktur Dan Berkembang Biak Filum Porifera “ Hewan Berpori ” Beserta Contohnya

Struktur Dan Berkembang Biak Filum Porifera “ Hewan Berpori ” Beserta Contohnya
5 (100%) 1 vote

DosenPendidikan.Com – Sebagian besar jenis hewan “ Porifera ” ini hidup di laut, namun hanya sebagian saja yang hidup di air tawar. Untuk hewan Porifera ini memiliki ciri utama yaitu tubuhnya yang berpori-pori, bentuknya seperti vas bunga, pipih atau bercabang dan melekat di dasar air. Pada fungsi pori-pori ini sebagai tempat untuk masuknya air yang mengandung bahan makanan ke dalam tubuh. Untuk bagian rangka luar hewan ini terdiri atas spikula yang tersusun dari zat kapur dan zat kersik.

porifera

Porifera ini merupakan salah satu hewan yang menyusun terumbu karang, hewan ini banyak terdapat di air laut ada yang hidup sendiri ( soliter ) dan ada juga yang berkoloni. Hewan berpori ( Porifera ) yang hidup di air dangkal seperti di kolam atau aliran sungai ialah Spongillidae.

Contoh hewan yang Porifera yaitu :

  • Leucosolenia
  • Euplectella
  • Dan Spongilla

Struktur Tubuh Porifera

Hewan ini termasuk hewan multiseluler, tetapi belum memiliki jaringan, organ dan sistem organ. Porifera memiliki ruang gastral sebagai kloaka. Pada ruangan hewan ini dikelilingi oleh dinding yang ditembus oleh sejumlah saluran yang tersusun majemuk, pada ruang gastral ini ujungnya terbuka yang disebut dengan oskulum. Air masuk kedalam tubuhnya melalui lubang atau pori-pori di permukaan tubuhnya.

struktur porifera

Dapat dikatakan bahwa tubuhnya yang berpori-pori tersebut berfungsi untuk menangkap makanannya. Kemudian makan dicerna dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh sel amuboid struktur tubuh Porifera bersifat diplpblastis karena terdiri atas dua lapisan sel tunas. Pada laipasan luar yang tersusun dari pinakosit dan mesoglea mengandung sel amuboid dan lapisan dalam yang tersusun dari koanosit.

Cara Perkembang Biak Porifera

berkembang biak porifera

Porifera ( Hewan Berpori ) dapat berkembang bisa dengan secara vegetatif dan generatif.

  • Secara vegetatif yaitu perkembangbiakan yang dilakukan dengan membentuk kuncup dalam koloni. Kuncup muncul dari pangkal kaki porifera kuncup makin mebesar sehingga jika terbentuk beberapa kuncup, akan membentuk sebuah koloni. Selain itu potongan tubuhnya yang terlepas akan mudah tumbuh menjadi porifera baru. Porifera air tawar dapat berkembang dengan gemmula atau terbungkusnya sel-sel koanosit dengan kuat dan tebal. Keadaan yang demikian merupakan bentuk pertahanan porifera terhadap kekeringan. Bila air telah cukup akan tumbuh lagi menjadi porifera baru.
  • Secara generatif dilakukan dengan pembuahan antar ovum dan spermatozoid.

Porifera termasuk hewan yang hermafrodit ( berkelamin ganda ), hasil pembuahan berupa zigot yang akan berkembang menjadi larva bersilia. Karena bersilia, larva dapat bergerak bebas dan akhirnya akan menempel pada tempat tertentu dan kemudian tumbuh menjadi porifera baru. Klasifikasi porifera dapat dibagi menjadi 3 kelas yakni :

  • Kelas Calcarea
  • Kelas Hexactinellida
  • Kelas Demospongia

Berikut ini penjelasan singkat masing-masing kelas Porifera tersebut

  • Kelas Calcarea

    Porifera ( Hewan Berpori ) ini termasuk dalam kelas ini ialah bunga karang spikulum dari kapur misalnya Granti dan Leucosoelenia. Pada tubuhnya berbentuk silindris dengan panjang tubuh kira-kira 2,5 cm. Ruang gastral dihubungkan oleh lubang-lubang berpori, dinding sel radial berflagelum berfungsi sebagai pencerna makanan.

    Makanannya berupa plankton, hewan, tumbuhan kecil dan bahan organik. Air masuk melalui pori menuju saluran radial dan keluar kloaka, lalu ke oskulum. Bunga karanga tidak dapat bergerak tetapi oskulumnya dapat menutup. Calcarea banyak dijumpai di pantai Laut Atlantik.

    Calcarea ini dapat berkembang biak secara aseksual dan seksual, secara aseksual perkembangbiakan dilakukan dengan cara membentuk tunas eksternal, memisahkan diri dan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Perkembangbiakan dengan cara aseksual juga dapat dilakukan secara internal ( gemmula ) sedangkan secara seksual dilakukan dengan pembentukan gamet jantan dan betina.

    Calcarea ini dapat digunakan sebagai alat untuk membersihkan badan ( spongia ) ataupun mencuci barang. Caranya ialah dengan mangambil bagian skeletonnya yang tidak mengandung protoplasma. Pertama-tama Calcarea diambil dari dasar laut, lalu dipukuli, diputihkan, dipotong-potong dan kemudian dikeringkan.

  • Kelas Hexactinellida

    Porifera yang masuk dalam kelas ini terkenal dengan nama bunga karang gelas ( Hyalospongiae ) mereka hidup dilaut, mempunyai spikula dengan enam jejari polong, tubuh dapat mencapai panjang hampir 1 m dan hidup di kedalaman 100-4.500 m. Contoh : porifera dari kelas ini adalah Euplectella aspergillum.

  • Kelas Demospongia

    Porifera kelas Demospongia ini bisa hidup di air laut dan juga ait tawar, spikulanya berbentuk serabut sebagai spongia atau silika yang tersusun menjadi enam jejari. Contoh : Demospongia ialah Spongilla sp. ( air tawar ) sebagai komoditas perdagangan dan Euspongia sp. Yang digunakan sebagai pembersih kulit pada saat mandi. Sebagai ahli berpendapat bahwa kelas Hexactinellida dan kelas Demospongia dapat disatukan dalam kelas Noncalcarea. Porifera merupakan hewan penyusun terumbu karang ( koral ) sehingga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting bagi ekosistem perairan laut.

Demikianlah pembahasan mengenai Struktur Dan Berkembang Biak Filum Porifera “ Hewan Berpori ” Beserta Contohnya ini semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂