Struktur Morfologi Daun Beserta Penjelasannya Lengkap

Biologi hisam sam

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini daun merupakan salah stau bagian dari organ tumbuhan, pada pada umumnya berwarna hijau dan memiliki fungsi sebagai penangkap cahaya matahari untuk proses fotosintesis.

Struktur Morfologi Daun

Yang pada umumnya, selembar daun terdiri dari tiga komponen penting yang antaranya yaitu:

  • Lamina juga dikenal sebagai helai daun.
  • Petiole disebut sebagai tangkai daun.
  • Pangkal daun ialah komponen di mana daun melekat pada batang tanaman.

Yang pada helai daun, bisa terlihat jelas pembuluh darahnya. Pola teratur ini menunjukkan susunan pembuluh darah yang disebut sebagai venasi daun. Lekukan dan celah juga akan terlihat jelas pada bilah daun tanaman tertentu. Yang lekukan ini akan mencapai hingga pelepah daun.

Dan dengan cara demkian ini, helai daun dapat dengan jelas dipisahkan antara berbagai selebaran. Yang selebaran ini disebut sebagai pinnae kecil, dan selebaran ini menandakan bahwa daun tersebut merupakan daun majemuk. Yang sementara jika sebuah daun tidak memiliki selebaran maka disebut sebagai daun sederhana.

Struktur Morfologi Daun

Dalam hal ini daun sempurna tersusun dari 3 bagian yaitu:

  • Pelepah daun mendudukkan daun pada batang.
  • Tangkai daun “petiolus” menghubungkan pelepah atau batang dengan helai daun.
  • Dan helai daun merupakan bagian terpenting dari kebanyakan daun karena di sinilah fungsi utama daun sebagai organ fotosintetik paling dominan bekerja. Helai daun memiliki bentuk yang sangat beragam, namun biasanya berupa helaian, bisa tipis atau tebal.

Yang gambaran dua dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk-bentuk daun. Misalnya daun dengan bentuk dasar membulat, dengan variasi cuping menjari atau menjadi elips dan memanjang. Untuk bentuk ekstremnya dapat meruncing panjang.

Untuk perhiasan daun juga bermacam-macam, yang permukaan daun dapat ditumbuhi oleh rambut-rambut kecil. Di antara pangkal daun atau tangkai daun seringkali dihiasi dengan daun penumpu. Pada daun rumput-rumputan, di bagian perbatasan helai dan pelepah seringkali dihiasi dengan lidah-lidah “ligula”.

Daun juga dapat bermodifikasi menjadi duri, seperti pada kaktus dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetik. Daun tumbuhan sukulen atau xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air.

Untuk warna pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. Klorofil ialah senyawa pigmen yang memiliki peran dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintesis. Yang sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain, misalnya karoten “berwarna jingga”, xantofil “berwarna kuning” dan antosianin “berwarna merah, biru atau ungu, tergantung derajat keasaman”.

Yang biasanya daun yang sudah tuas akan kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah “dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur”. Sementara itu, sel-sel dari jaringan di sekitar vena pada daun nampak kompak dan teratur yang dimana sel-sel jaringan ini memiliki fungsi untuk memberikan kekuatan mekanik pada daun. Yang sel-sel ini juga akan menjadi tempat penyimpanan makanan dalam bentuk pati dan protein.

Demikianlah pembahasan mengenai Struktur Morfologi Daun Beserta Penjelasannya Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Struktur Morfologi Daun Beserta Penjelasannya Lengkap
Shares