“Suku Bushman” Sejarah & ( Bahasa – Adat Istiadat – Rumah Adat – Peninggalan )

Posted on

“Suku Bushman” Sejarah & ( Bahasa – Adat Istiadat – Rumah Adat – Peninggalan )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai suku bushmen yang dimana dalam hal ini meliputi sejarah, bahasa, adat istiadat, rumah adat, peninggalan, nah agar lebih memahami dan dimengerti simak ulasannya dibawah ini.

"Suku Bushman" Sejarah & ( Bahasa - Adat Istiadat - Rumah Adat - Peninggalan )

Sejarah Suku Bushman

Suku Bushmen merupakan suku bangsa asli Afrika yang tersebar di beberapa negara antara lain Botswana, Afrika Selatan, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Swaziland, Namibia dan Angola. Namun saat ini hampir sebagian besar populasinya atau sekitar 55.000 suku Bushmen hidup di Botswana sebuah negara kering disebelah utara Afrika Selatan.

Mereka dikenal juga dengan nama San, Sho, Basarwa, Kung atau Khwe. Suku Bushmen berkulit cokelat dahinya menonjol, rambutnya ikal kecil-kecil dan telinganya tidak bercuping. Mereka memiliki mata mengoloid, tetapi hidungnya negroid.

Masyarakat suku San mempunyai kewaspadaan yang menakjubkan dan stamina yang luar biasa. Mereka mempunyai tradisi kuat untuk berbagi milik dengan sesamanya.

Bahasa Suku Bushman

Bahasa suku Bushmen cukup unik dibandingkan dengan bahasa lain. Mereka berbicara dengan bahasa yang penuh bunyi “klak-kluk-klak-kluk” seperti bunyi orang menelan ludah.

Adat Istiadat Suku Bushman

Salah satu ritual dari Suku Bushmen ialah Trance Dance, ritual ini merupakan sebuah tarian yang fungsinya tidak hanya untuk penyembuhan orang sakit, tetapi juga sebagai fungsi sosial dan sakral. Sebuah tarian yang normal akan berlansung sekitar 6 jam tapi kadang-kadang bisa berlangsung sepanjang hari.

Dari ritual ini, sebagian besar perempuan duduk dalam lingkaran mengelilingi api yang menyala. Para penari yang sebagian besar pria akan mulai menari dalam lingkaran di sekitar wanita-wanita. Mereka akan memakai kerincingan yang terbuat dari polong kering pada kaki mereka.

Para wanita yang duduk di sekitar api akan bernyanyi, bertepuk tangan, sedangkan penari mencoba untuk memasuki kondisi kesurupan “trance”. Beberapa jam pertama dari tarian trance memiliki ritme yang santai dan ramah. Selanjutnya ketika orang pertama menunjukkan tanda-tanda memasuku trance, mereka mulai bertepuk tangan dan bernyanyi dengan lebih intens. Ketika mereka mulai berkeringat deras, bernafas berat dan memiliki tatapan mengkilap, para penari akan segera mulai masuk trance, dalam kondisi ini mereka mulai dapat menyembuhkan orang.

Rumah Adat Suku Bushman

Suku Bushmen ialah suku yang selalu berpindah-pindah tempat “nomaden”, mereka dapat membangun desa untuk tempat tinggalnya dalam beberapa jam sampai beberapa hari, tergantung pada jenis desa yang dibutuhkan.

Jika mereka berhenti semalam, hanya api yang akan dibuat. Jika desa akan digunakan selama beberapa bulan, mereka akan membuat rumah-rumah yang memakan waktu sekitar 2 hari untuk membangunnya. Lamanya mereka menginap di suatu tempat tergantung pada musim.

Peninggalan Suku Bushman

Salah satu peninggalan suku Bushmen berupa lukisan di dinding gua seperti yang dapat dilihat di Murewa. Murewa merupakan sebuah distrik yang terdapat di Zimbabwe, lukisan dinding tersebut diperkirakan berusia kurang lebih 1.000 tahun.

Demikianlah pembahasan mengenai “Suku Bushmen” Sejarah & ( Bahasa – Adat Istiadat – Rumah Adat – Peninggalan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

Baca Juga: