Sistem Pendukung Keputusan

Tahapan, Tujuan Dan Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan (SPK)

Posted on
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Sistem pendukung keputusan merupakan bagian dari sistem informasi berbasis komputer termasuk sistem manajemen pengetahuan berbasis pengetahuan yang digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Bisa juga dianggap sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk pengambilan keputusan masalah-spesifik semi-terstruktur. Menurut Moore dan Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang mampu mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada waktu yang tidak biasa.

Sistem Pendukung Keputusan

Tahapan SPK

  • Definisi masalah.
  • Pengumpulan data atau informasi yang relevan elemen.
  • Mengolah data menjadi informasi dalam bentuk grafik dan laporan tertulis.
  • Menentukan alternatif solusi (bisa dalam persentase).

Tujuan dari SPK

  • Membantu memecahkan masalah semi-terstruktur.
  • Dukungan manajer dalam mengambil keputusan masalah.
  • Meningkatkan efektivitas daripada efisiensi pengambilan keputusan.

Dalam pengolahan, DSS bisa menggunakan bantuan dari sistem lain seperti Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logic, dll

Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan

Pendukung Keputusan Sistem (DSS) memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Mendukung proses pengambilan keputusan yang berfokus pada pengelolaan persepsi.
  • Kehadiran antarmuka manusia atau mesin yang manusia sebagai pengguna mempertahankan kontrol dari proses pengambilan keputusan.
  • Mendukung keputusan untuk membahas masalah terstruktur, semi-terstruktur dan tidak terstruktur.
  • Memiliki kapasitas untuk dialog untuk memperoleh informasi yang diperlukan.
  • Telah terintegrasi subsistem sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi sebagai sistem terpadu.
  • Membutuhkan struktur data komprehensif yang dapat melayani kebutuhan seluruh tahap manajemen informasi.

Informasi ini biasanya dikumpulkan dengan menggunakan aplikasi pendukung keputusan akan melakukan :

  • Akses semua aset informasi saat ini, termasuk warisan dan Data relasional, kompulan data, gudang data, dan pengumpulan data dalam jumlah besar.
  • Angka penjualan dari satu periode ke periode lain.
  • Angka pendapatan diperkirakan, didasarkan pada asumsi penjualan produk baru.
  • Konsekuensi dari pilihan yang berbeda pengambilan keputusan, dengan pengalaman dalam konteks yang ditentukan ulang.

Sudah begitu banyak perusahaan di berbagai industri yang bergantung pada alat, teknik dan pemodelan pendukung keputusan, untuk membantu mereka menganalisis dan memecahkan berbagai pertanyaan bisnis sehari-hari. Sistem pendukung keputusan yang tergantung oleh data, seluruh proses mengambil seluruh himpunan data yang tersedia, untuk dianalisis.

Perangkat, proses, dan metodologi berdasarkan pelaporan Business Intelligence merupakan contoh penting dari penggunaan sistem pendukung keputusan dan menyediakan analisis data, pelaporan dan monitoring data yang sangat handal untuk pengguna.

Persyaratan umumnya dimiliki dalam pelaksanaan Tingkat Tinggi Pendukung Keputusan Sistem :

  • Pengumpulan data dari berbagai sumber (data penjualan, data persediaan, data supplier, data riset pasar, dll).
  • Format dan penggunaan data.
  • Lokasi database yang sesuai serta pengembangan format laporan generasi dan analisis berdasarkan pengambilan keputusan.
  • Perangkat dan aplikasi yang fleksibel dan mampu memberikan pelaporan, pemantauan dan analisis data.

Dikutip Dari Berbagai Sumber.

Simak Juga :

Demikian Pembahasan Tentang Tahapan, Tujuan Dan Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀