“Teori Akuntansi” Pengertian & ( Sifat – Metode Perumusan )

Posted on

“Teori Akuntansi” Pengertian & ( Sifat – Metode Perumusan )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Teori Akuntansi yang dimana dalam hal ini meliputi sifat dan metode perumusan, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Teori Akuntansi

Teori akuntansi ialah suatu konsep definisi dalil yang memberikan gambaran dari fenomena akuntansi secara sistematis. Tujuannya ialah untuk menjelaskan hubungan dari berbagai variable yang ada dalam struktur akuntansi sehingga bisa memperkirakan fenomena yang mungkin terjadi.

Dalam melakukan sesuatu selalu ada teorinya entah itu yang kita sadari atau pun tidak. Kebanyakan kita mengetahui praktek tanpa perlu ada teori, misalnya seperti membuat adonan beton. Secara teori tukang bangunan mungkin kurang tahu tapi mereka paham prakteknya. Tapi berbeda dengan ilmu pasti seperti akuntansi. Tanpa teori ilmu pasti seperti akuntansi akan sedikit kesulitan memperkirakan apa yang mungkin terjadi. Karena itu ada yang disebut dengan teori akuntansi.

Sifat-Sifat Teori Akuntansi

Menurut beberapa ahli teori akuntansi memiliki sifat-sifat seperti berperan penting dalam penyusunan sebuah kebijakan akuntansi. Selain itu kerangka umum yang tersusun mempunyai prinsip atau metode yang logis dan saling berhubungan. Teori akuntansi juga harus sanggup memberikan penjelasan mengenai praktek akuntansi, menjelaskan serta menjawab semua fenomena yang ada dalam penerapan sebuah metode para praktek akuntansi.

Ditambah lagi perlu mencakup semua literatur akuntansi serta memberi pendekatan-pendekatan yang beda. Sifat lainnya ialah bisa meramalkan, memproyeksikan serta menemukan gejala ataupun kejadian akuntansi yang tidak bisa diketahui dengan pasti. Kemudian mampu memeriksa, memverifikasi dan menyusun prinsip-prinsip akuntansi.

Metode Perumusan Teori Akuntansi

Untuk bisa merumuskan suatu teori diperlukan metode perumusan. Belkaoui dan Godfrey menyebutkan bahwa terdapat beberapa metode yang bisa digunakan untuk merumuskan teori akuntansi.

Metode Deskriptif “Pragmatic”

Dalam metode ini akuntansi dianggap sebagai sebuah seni yang tidak bisa dirumuskan. Metode perumusan akuntansi bersifat menjelaskan atau mendeskripsikan serta menganalisa pratek yang ada dan yang diterima saat ini.

Metode Psychological Pragmatic

Metode ini mengamati reaksi dari pengguna laporan keuangan terhadap ouput akuntansi yang telah disusun dari berbagai standar, prinsip, pedoman atau aturan. Hal ini juga seringkali disebut sebagai behavioral accounting.

Metode Normatif (1950-1960)

Metode ini menganggap akuntansi sebagai sebuah norma peraturan yang wajib diikuti tanpa memperdulikan apakau dipraktekan, berlaku saat ini atau tidak.

Metode Positive (1970)

Metode yang dimulai dari sebuah metode ilmiah yang diterima umum dan sedang berlaku. Berdasar teori akuntansi positif ini, dirumuskan permasalahan penelitian untuk mengamati fenomena nyata yang tidak terdapat didalam teori.

Demikianlah pembahasan mengenai “Teori Akuntansi” Pengertian & ( Sifat – Metode Perumusan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: