“Kecerdasan Buatan ( Artificial Intelegence ) Pengertian & Menurut Para Ahli Serta ( Tujuan – Kelebihan – Kerugian – Contoh )

“Kecerdasan Buatan ( Artificial Intelegence ) Pengertian & Menurut Para Ahli Serta ( Tujuan – Kelebihan – Kerugian – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Kecerdasan buatan “Artificial Intelegence” merupakan kawasan penelitian aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang adalah dalam pandangan manusia ialah cerdas.

Pengertian Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence”

Kecerdasan buatan “Artificial Intelegence” merupakan kawasan penelitian aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang merupakan dalam pandangan manusia ialah cerdas. Dalam kata lain kecerdasan buatan “Artificial Intelegence” ini ialah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang sifatnya juga dapat berfikir dan bertindak seperti manusia.

Pengertian Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence” Menurut Para Ahli

Dalam hal ini ada beberapa pendapat mengenai Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence” menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

Menurut H. A Simon

Kecerdasan buatan “Artificial Intelegence” adalah sebuah study tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.

Menurut Rich Dan Knight

Kecerdasan buatan “Artificial Intelegence” adalah bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin “komputer” dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik dari pada yang dilakukan oleh manusia.

Simak Juga :  "Model Pembelajaran Kooperatif" Pengertian & ( Struktur - Konsep - Ciri - Manfaat )

Menurut Russel Dan Norvig

Kecerdasan buatan “Artificial Intelgence” dapat dikatagorikan menjadi dua dimensi utama yang mambahas proses atau penalaran berfikir dan bertindak yang selanjutnya Al dapat lebih dijabarkan lagi berdasarkan kinerja dan rasionalitasnya, berikut ini beberapa penjelasannya.

  • Sistem Yang Bertindak Seperti Manusia “Acting Humanly”
    Maksud dari hal diatas yakni untuk mengamati kemampuan mesin untuk berprilaku cerdas. Turing memprediksi bahwa pada tahun 2000 komputer memiliki kesempatan 30% untuk membodohi manusia awam selama 5 menit. Prediksi Turing tersebut terbukti saat ini komputer sudah dapat melakukan serangkaian tes turing yang dikenal sebagai imitation game. Maka untuk melakukan hal tersebut komputer harus memiliki kemampuan yaitu:
    1.Pemrosesan bahasa alami agar komputer dapat berkomunikasi dengan bahasa alami manusia.
    2.Representasi pengetahuan untuk menyimpan apa yang diketahuinya, maksud tersebut ialah bagaimana menyajikan ilmu pengetahuan ulang yang sudah diteliti oleh para pakar.
    3. Penalaran otomatis yang menggunakan informasi yang tersimpan untuk menjawab pertanyaan maupun menarik kesimpulan baru.
    4. Pembelajaran mesin untuk beradaptasi pada lingkungan baru dan mendeteksi serta mengenali pola.
    5. Komputer vision untuk menangkap dan mempresepsikan obyek.
    6.Robotika untuk memanipulasi obyek yang bergerak.
  • Sistem Yang Berpikir Seperti Manusia “Thinking Humanly”
    Sistem yang bisa berpikir layaknya seperti manusia ini dinyatakan oleh suatu program komputer dapat berpikir seperti manusia haruslah dapat ditentukan bagaimanakah proses manusia berpikir. Program juga atau alat yang seperti itu harus bisa berpikir seperti manusia karena yang ada didalam program tersebut perlu bahasa yang ditanamkan atau dimasukan oleh manusia agar sistem tersebut bisa berpikir seperti manusia dalam mengambil keputusan yang tepat.
  • Sistem Yang Berpikir Secara Rasional “Think Rationally”
    Dalam menciptakan mesin tidak jauh berbeda dari manusia dan juga membutuhkan kecerdasan jika dikerjaan oleh manusia itu sendiri, sehingga tidak semua orang dapat membuat kecerdasan buatan, hanya sebagian beberapa orang saja.
  • Sistem Yang Bertindak Secara Rasional “Act Rationally”
    Selain itu juga Al berpusat dan berfokus terhadap perilaku cerdas pada sebuah alat dan pendekaran agen rasional yang dimana sesuatu yang dapat melakukan tindakan yang membedakan dari program komputer biasa. Tindakan tersebut bisa seperti operasi yang mempresepsikan lingkungannya, adaptif terhadap perubahan dan bisa mencapai suatu tujuan akhir. Sehingga kecerdasan buatan “Artificial Intelegence” ialah sebuah teknologi komputer atau mesin yang memiliki kecerdasan layaknya manusia. Seperti manusia memberikan perintah yang dimasukan kepada program dan kemudian akan melakukan proses atas apa yang inputkan tersebut.
Simak Juga :  "Banner" Pengertian & ( Tujuan - Jenis Ukuran - Pembuatan - Fungsi )

Tujuan Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence”

Ada beberapa tujuan dari kecerdasan buatan “Artificial Intelegence” yang tentunya dapat berguna bagi manusia diantaranya yaitu:

  • Dapat membantu pekerjaan manusia salah satu contoh program atau sistem buatan manusia ialah robot yang sudah ada di super market yang bisa bicara dan memberikan pelayanan layaknya seperti manusia.
  • Membuat mesin menjadi lebih pintar, salah satu contoh komputer dulunya hanya bisa mengetik saja, namun dengan seiring perkembangan zaman maka komputer juga bisa digunakan untuk chatting, bermain game dan yang lainnya.
  • Membantu memecahkan masalah, salah satu contoh komputer memiliki program kalkulator yang dimana didalamnya bisa memecahkan masalah perhitungan mulai dari hitungan biasa sampai hitungan logika, sehingga dalam tahap ini kecerdasan buatan dapat bermanfaat sekali bagi semua orang.

Kelebihan Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence”

Ada beberapa kelebihan Al yang berguna bagi semua orang yang diantaranya yaitu:

  • Al bersifat netral tanpa pandang bulu, maksudnya adalah dimana mengambil keputusan tersebut lebih nyata dan benar, berbeda seperti manusia yang masih memiliki berbagai pertimbangan.
  • Kecerdasan buatan Al sifatnya permanen maksudnya ialah tidak bisa diubah kembali, namun bisa digunakan berulang-ulang.

Kerugian Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence”

Adapun kerugian Al yang diantaranya yaitu:

  • Menurunkan kinerja manusia dalam berbagai pekerjaan, karena sudah terganti oleh kecerdasan buatan.
  • Kemampuan Al terbatas yang maksudnya ialah sistem tersebut terbatas bisa melakukan hal tertentu, tidak bisa melakukan hal yang lebih seperti manusia.

Contoh Penerapan Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence”

Artificial Intelegence memiliki manfaat yang sangat besar sekali bagi setiap orang, sehingga ada peran penting dari Al dari berbagai bidang diantaranya yaitu:

Bidang Pendidikan: dengan seiring kemajuan bidang teknologi, kebutuhan manusia dalam mengakses dan mencari pengetahuan cukup besar, sehingga dalam dunia pendidikan sekarang terdapat istilah E-learning yang dimana siswa dapat melakukan pembelajaran mandiri dimana saja dengan pantauan guru sehingga dapat menghemat daya kebutuhan transportasi dan yang lainnya, tentunya sudah disediakan secara praktis.

Simak Juga :  Pengertian Ibadah Menurut Islam Dan Menurut KBBI

Demikianlah pembahasan mengenai “Kecerdasan Buatan ( Artificial Intelegence ) Pengertian & Menurut Para Ahli Serta ( Tujuan – Kelebihan – Kerugian – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: