Konjungsi Temporal – Pengertian, Jenis Beserta Contohnya

Diposting pada

Konjungsi Temporal – Pengertian, Jenis Beserta Contohnya  DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Akuntansi Internasional yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian, jenis beserta contohnya. Nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Konjungsi Temporal - Pengertian, Jenis Beserta Contohnya

Pengertian Konjungsi

Konjungsi merupakan kata untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan-ungkapan atau kalimat-kalimat dan sebagainya dan tidak untuk tujuan atau maksud lain. Kata konjungsi disebut juga dengan kata hubung.


Dengan penjelasan di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa kata konjungsi tidak dihubungkan dengan objek, konjungsi tidak menerangkan kata, konjungsi hanya menghubungkan kata-kata atau kalimat-kalimat dan sebagainya.


Oleh karena itu kata yang sama dapat merupakan preposisi dalam bagian yang satu, adverb dalam bagian yang lain atau konjungsi dalam bagian yang lain pula.


Pengertian Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata hubung yang berfungsi untuk menyambungkan dua peristiwa berbeda yang berkaitan dengan waktu. Kata konjungsi temporal merupakan kata hubung yang berkaitan dengan waktu.


Kata konjungsi temporal juga berfungsi untuk memperjelas kalimat serta mengurutkan waktu secara kronologis suatu keadaan atau peristiwa tertentu. Dengan adanya kata konjungsi temporal suatu kalimat menjadi mudah dipahami.


Bayangkan saja jika dua klausa atau kalimat tidak dihubungkan dengan kata konjungsi, pastilah kalimat tersebut tidak dapat dipahami maksudnya.

Baca Juga Artikel Terkait Tentang Materi: Klausa : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis Dan Contohnya


Contohnya :

  1. Risma sedang menyiram bunga kemudian memotong rumput di halaman rumahnya.
  2. Adik mengerjakan PR lalu belajar berhitung.

Keterangan Pada kedua contoh kalimat diatas terdapat kata kojungsi temporal yaitu “kemudian” dan “lalu”. Dari contoh tersebut  kita dapat mengetahui bahwa kata konjungsi temporal dapat menghubungkan kalimat secara kronologis suatu peristiwa yang dilakukan oleh subjek (Risma, dan Adik).


Dengan keberadaan kata konjungsi temporal, kalimat tersebut menjadi mudah untuk dipahami. Jika kalimat tersebut tidak dihubungkan dengan kata konjungsi, maka kata tersebut akan menjadi kalimat yang tidak padu dan terasa ambigu.


Ciri-Ciri Konjungsi Temporal

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri konjungsi temporal, antara lain:


Jenis-Jenis Konjungsi Temporal

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis konjungsi temporal, antara lain:

1. Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi temporal sederajat adalah kata konjungsi yang bersifat setara atau sedarajat. Kata konjugsi temporal sederajat tidak boleh digunakan diawal kalimat, jika digunakan diawal kalimat maka akan menjadi kalimat yang tidak efektif karena tidak dapat dipahami.


Kata konjungsi temporal biasanya digunakan pada kalimat majemuk setara. Kata konjungsi temporal sederajat yang biasa digunakan adalah sebelumnya, sesudahnya, kemudian, selanjutnya, lalu. Konjungsi temporal sederajat harus diletakkan ditengah kalimat.

Baca Juga Artikel Terkait Tentang Materi: “Kalimat Penjelas” Pengertian & ( Ciri – Contoh )


Contoh konjungsi temporal sederajat:

  • Sebelumnya
  • Sesudahnya
  • Selanjutnya
  • Kemudian
  • Lalu

Contoh Kalimatnya:

  1. Mereka lalu ke pergi ke pasar.
  2. Sinta menyapu halaman, kemudian dia mengepel lantai.
  3. Andi sedang menonton TV, sebelumnya dia sudah membersihkan kamarnya terlebih dahulu.
  4. Ari sedang mengerjakan PR, sesudahnya dia dapat bermain dengan teman-temannya.
  5. Ridwan sedang melakukan tes kesehatan mata, selanjutnya dia akan melakukan tes kesehatan gigi.

2. Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Kata konjungsi temporal sederajat adalah kata konjungsi yang menghubungkan kalimat tidak setara, atau biasa disebut dengan kalimat bertingkat. Kata konjungsi temporal tidak sederajat dapat digunakan di awal, di tengah, maupun di akhir kalimat.


Contoh kata konjungsi temporal yang biasa digunakan seperti ketika, sejak, apabila, sebelum, hingga, demi, sementara, sambil, bila, waktu, saat.


Contoh konjungsi temporal tidak sederajat:

  • Ketika
  • Sejak
  • Apabila
  • Sebelum
  • Hingga
  • Demi
  • Sementara
  • Sambil
  • Bila
  • Waktu
  • Saat

Contoh Kalimatnya:

  1. Abah menonton TV sambil meminum kopi.
  2. Ade dibelikan sepeda apabila dia mendapat nilai 90 di ulangan.
  3. Hasan demi membanti pengobatan ibunya, ia rela menjual sepeda motornya.
  4. Semenjak dia menikah dengan Sari, kehidupannya menjadi lebih tenang.

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal

Berikut ini terdapat beberapa contoh kalimat dari konjungsi temporal, antara lain:

  1. Ayah membeli buku di toko buku sebelumnya ayah bekerja terlebih dahulu
  2. Kakak nonton Tv sebelumnya ia telah mengerjakan PR.
  3. Raisa memetik bunga setelahnya ia pasang di sela-sela telinganya.
  4. Ia tidak sengaja menginjak kaki temannya setelahnya ia meminta maaf.
  5. Kami berkunjung ke rumah nenek selanjutnya berkunjung ke rumah paman
  6. Kita menuju ke pulau Bali selanjutnya menuju ke pulau Komodo
  7. Siang ini kami belajar matematika kemudian belajar bahasa inggris
  8. Pak Tani memanen Padi kemudian mengolahnya.
  9. Setelah sholat subuh lalu aku senam pagi.
  10. Setelah mencuci baju lalu kami mencuci motor
  11. Sejak matahari tenggelam kami menuju ke perkemahan
  12. Apabila kita ingin menjadi orang sukses maka harus beerja keras.
  13. Sebelum kita berangkat perjalanan alangkah baiknya berdoa dahulu.
  14. Hingga saat ini kita masih betah tinggal disini
  15. Demi menjaankan tugas dengan baik, ia rela meninggalkan istrerinya untuk sementara.
  16. Sementara menunggu waktu buka puasa kami berjalan-jalan keliling kota.
  17. Sambil menunggu datangnya adzan kita membaca buku.
  18. Adik menangis bila mainannya direbut.
  19. Kakak menangis waktu handphonennya hilang.
  20. Kami istirahat sejenak waktu adzan berkumandang.

Demikianlah pembahasan mengenai Konjungsi Temporal – Pengertian, Jenis Beserta Contohnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂