Musik Adalah

Diposting pada

Musik Adalah – Pengertian, Fungsi, Sejarah, Jenis Dan Unsurnya – DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini kami yakin bahwa kalian pasti pernah mendengarkan musik, bahkan mungkin setiap hari kalian selalu memutar lagi favorit. Mungkin salah satu alasan mengapa orang-orang sering memutar musik karena salah satu manfaat dan fungsi musik ialah membuat perasaan pendengarnya senang. Nah dibawah ini nanti kami akan sertakan jenis-jenis “genre” musik yang ada dunia beserta unsur yang ada dialam musik.

 

Seruling Purbakala yang Terbuat Dari Tulang


Pengertian Musik

Musik adalah serangkaian nada – nada dan suara yang biasa digunakan untuk mengekspresikan emosi manusia yang dibentuk sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan suara. Saat ini, seiring berkembangnya zaman, telah lahir beragam jenis musik diantaranya adalah blues, jass, klasik, pop, dan musik rock. Berikut ini penjelasan lebih lanjut tentang sejarah berkembangnya musik di dunia.


Pengertian Musik Menurut Para Ahli

  • Jamalus (1988, 1)

perpendapat bahwa musik adalah suatu hasil karya seni bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi musik yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur musik yaitu irama, melodi, harmoni, bentuk dan struktur lagu dan ekspresi sebagai satu kesatuan.

  • Rina (2003,9)

setuju dengan pendapat bahwa musik merupakan salah satu cabang kesenian yang pengungkapannya dilakukan melalui suara atau bunyibunyian.

  • Prier (1991, 9)

setuju dengan pendapat Aristoteles bahwa musik merupakan curahan kekuatan tenaga penggambaran yang berasal dari gerakan rasa dalam suatu rentetan suara (melodi) yang berirama.

  • Menurut Banoe (2003 : 288)

musik yang berasal dari kata muse yaitu salah satu dewa dalam mitologi Yunani kuno bagi cabang seni dan ilmu; dewa seni dan ilmu pengetahuan. Selain itu, beliau juga berpendapat bahwa musik merupakan cabang seni yang membahas dan menetapkan berbagai suara ke dalam pola-pola yang dapat dimengerti dan dipahami oleh manusia.

  • Menurut Jamalus (1988 : 1)

musik adalah suatu hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, harmoni, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai suatu kesatuan.

  • Menurut Sylado (1983 : 12)

mengatakan, bahwa musik adalah waktu yang memang untuk didengar. Musik merupakan wujud waktu yang hidup, yang merupakan kumpulan ilusi dan alunan suara. Alunan musik yang berisi rangkaian nada yang berjiwa akan mampu menggerakkan hati para pendengarnya.

  • Menurut ahli perkamusan (lexicographer)

musik ialah: ”Ilmu dan seni dari kombinasi ritmis nada-nada, vokal maupun instrumental, yang melibatkan melodi dan harmoni untuk pengekspresikan apa saja yang memungkinkan, namun khususnya bersifat emosional.

  • Goethe

Goethe berpendapat bahwa musik mengangkat dan memuliakan apa saja yang iekspresikannya. Mendelssohn meyakini bahwa musik dapat mencapai suatu wilayah yang kata-kata tidak anggup mengikutinya,

  • Tchaikovsky

Tchaikovsky berkata bahwa musik adalah ilham yang menurunkan kepada kita keindahan yang tiada taranya. Musik adalah logika bunyi yang tidak seperti sebuah buku teks atau sebuah pendapat. Ia merupakan suatu susunan vitalitas, suatu mimpi yang kaya akan bunyi, yang terorganisasi dan terkristalisasi.

  • Herbert Spencer

seorang filsuf Inggris mempertimbangkan musik sebagai seni murni tertinggi yang terhormat. Dengan demikian musik adalah pengalaman estetis yang tidak mudah dibandingkan pada setiap orang.

  • (Ewen 1963, vii-viii)

Dari perspektif interpretasi atau penikmatannya, musik juga dapat dipahami sebagai bahasa karena ia memiliki beberapa karakteristik yang mirip dengan bahasa.

  • Machlis (1963, 4)

memahami musik sebagai bahasa emosi-emosi yang tujuannya sama seperti bahasa pada umumnya, yaitu untuk mengkomunikasikan pemahaman. Sebagai bahasa musik juga memiliki tata bahasa, sintaksis, dan retorika, namun tentunya musik merupakan bahasa yang berbeda.


Perkembangan Musik Dunia

  • Musik Pada Zaman Purbakala

Sejarah musik sudah dimulai dari zaman purbakala. Meski tidak ada informasi yang cukup dan jelas, musik primitif ini tidak memiliki tujuan tersendiri. Fungsinya hanyalai sebagai alat atau bahan dalam ritual penyembahan dalam upacara adat kepercayaan mereka.


  • Musik Pada Zaman Yunani Kuno

Orang Yunani kuno menyukai musik, sehingga mereka menjadikan musik sebagai bagin penting dalam hidup mereka. Mereka memainkan musik untuk memuja dewa – dewi mereka. Walau tidak diketahui ciri khas bunyi musik mereka, saat ini telah diketahui beberapa alat musik Yunani kuno, diantaranya adalah pipa, lira, drum, dan simbal.

Musik Pada Zaman Yunani Kuno


  • Musik Pada Abad Pertengahan

Musik pada abad pertengahan dimulai dari jatuhnya kerajaan Romawi, yaitu pada 476 M sampai dengan “Zaman Reformasi” agama Kristen oleh Marthen Luther, 1572 M. Pada zaman ini, musik tidak hanya digunakan sebagai sarana keagamaan, tetapi juga sebagai sarana hiburan. Berikut ciri – ciri musik abad pertengahan:


Musik Pada Abad Pertengahan

  1. Peranan paduan suara semakin berkembang
  2. Ditemukannya not dan pencatatan nada
  3. Masuknya musik duniawi bersuara satu
  4. Berkembangnya musik bersuara banya
  5. Berkembangnya nyanyian keagamaan dan untuk pertama kalinya nama – nama komponis mucul dalam sejarah.

Pada zaman ini pula terdapat beragam jenis alat musik yang dipakai. Diantaranya adalah seruling, triangle, simbal, drum, tamborin, harpa, dan terompet.


  • Musik Pada Zaman Renaissans

Era musik pada zaman ini adalah musik yang ada diantara tahun 1400 – 1600. Genre musik pada era ini sangatlah bervariasi. Genre yang terkenal dam era ini adalah mass, motet, madrigal spirituale, dan laude. Selain itu ada juga genre – genre seperti toccata, canzone, dan intabulation yang membuat musik era renaissans menjeadi lebih semarak dan meriah. Instrumen musik yang digunakan pada era ini sangatlah bervariasi dan beberapa masih dipakai hingga saat ini. Diantaranya adalah recorder, perkusi, hornpipe, irish harp, lyre, dan cornett.

Musik Pada Zaman Renaissans


  • Musik Pada Zaman Klasik

Zaman Klasik adalah sejarah musik Barat yang berlangsung selama abad ke -18 sampai dengan awal abad ke -19. Komponis yang paling terkenal pada zaman ini adalah Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig van Beethoven. Berikut ciri – ciri zaman musik klasik:

Musik Pada Zaman Klasik


  1. Penggunaan dinamika dari keras menjadi lembut (Crassendo dan Decrasscendo)
  2. Perubahan tempo dari cepat menjadi lambat (Accelarando dan Ritarteando)
  3. Pemakaian improvisasi dibatasi
  4. Menggunakan accord tiga nada

Baca Juga : “Alat Musik Ritmis” Pengertian & ( Contoh – Gambar )


  • Musik Pada Zaman Romantik

Musik era Romantik dimulai pada tahun 1815 dan berakhir pada tahun 1910. Walaupun dinamakan era romantik, bukan berarti musik yang berisi tentang cinta. Sebenarnya disebut demikian karena dapat menggambarkan adanya ekspresi pada komposisi musik tersebut. Karya – karya musik pada era ini lebih mengutamakan pada garapan emosional dan dramatis. Instrumen yang dipakai pada era musik ini adalah harpsichord, piano, biola, brass, dan cello.

Musik Pada Zaman Romantik


  • Musik Pada Zaman Modern

Era musik ini dimulai sejak tahun 1900 sampai sekarang. Musik pada zaman ini tidak menggunakan hukum – hukum atau peraturan. Pada masa ini orang – orang dapat mengungkapkan ekspresi mereka dengan bebas menggunakan musik.

Musik Pada Zaman Modern


Fungsi Musik

Sebagai bagian dari kesenian yang merupakan salah satu dari tujuh unsur kebudayaan universal, musik memiliki fungsi sosial yang secara universal umumnya dapat ditemukan di setiap kebudayaan suku bangsa manapun di seluruh dunia.


Fungsi Ekspresi Emosional

Pada berbagai kebudayaan, musik memiliki fungsi sebagai kendaraan dalam mengekspresikan ide-ide dan emosi. Di Barat musik digunakan untuk menstimulasi perilaku sehingga dalam masyarakat mereka ada lagu-lagu untuk menghadirkan ketenangan. Para pencipta musik dari waktu ke waktu telah menunjukkan kebebasannya mengungkapkan ekspresi emosinya yang dikaitkan dengan berbagai objek cerapan seperti alam, cinta, suka-duka, amarah, pikiran, dan bahkan mereka telah mulai dengan cara-cara mengotak-atik nada-nada sesuai dengan suasana hatinya.


Fungsi Penikmatan Estetis

Pada dasarnya setiap orang telah dikaruniai oleh Tuhan Allah dengan berbagai kemampuan belajar (ability to learn) dan bakat (talent) tentang apa saja. Selain bisa belajar dari lingkungan alam dan sosialnya, orang juga bisa belajar dari pengalamannya sendiri. Setiap orang memiliki kemampuan dan kecepatan berbeda-beda dalam hal mencerap atau memahami keindahan tentang apa saja termasuk pula keindahan musik.


Untuk menikmati rasa indah (estetis), maka orang perlu belajar dengan cara membiasakan diri mendengarkan musik-musik kesukaannya sendiri. Kemudian ia bisa mulai mencoba endengarkan musik-musik jenis lain yang baru didengarnya dan kemudian akan menyukainya. Setiap jenis musik memiliki keunikan melodis, ritmis, dan harmonis; maupun terkait dengan komposisi dan instrumentasinya.


Fungsi Hiburan

Hiburan (entertainment) adalah suatu kegiatan yang menyenangkan hati bagi seseorang atau publik. Musik sebagai salahsatu cabang seni juga memiliki fungsi menyenangkan hati, membuat rasa puas akan irama, bahasa melodi, atau keteraturan dari harmoninya. Seseorang bisa saja tidak memahami teks musik, tetapi ia cukup terpuaskan atau terhibur hatinya dengan pola-pola melodi, atau pola-pola ritme dalam irama musik tertentu.


Jika para penikmat musik klasik sangat senang dengan kompleksitas bangun musik dan orkestrasinya, maka pencinta musik pop lebih terhibur dengan teks syair, melodi yang menyentuh kalbu, atraksi panggung, atau bahkan hanya popularitas penyanyinya saja. Kini musik bahkan ditengarai lebih berfungsi hiburan karena industri musik berkembang dengan sangat cepat.


Fungsi Komunikasi

Musik sudah sejak dahulu digunakan untuk alat komunikasi baik dalam keadaan damai maupun perang. Komunikasi bunyi yang menggunakan sangkakala (sejenis trumpet), trumpet kerang juga digunakan dalam suku-suku bangsa pesisir pantai, kentongan juga digunakan sebagai alat komunikasi keamanan di Jawa, dan teriakanteriakan pun dikenal dalam suku-suku asli yang hidup baik di pegunungan maupun di hutan-hutan.


Bunyi-bunyi teratur, berpola-pola ritmik, dan menggunakan aluralur melodi itu menandakan adanya fungsi komunikasi dalam musik. Komunikasi elektronik yang menggunakan telepon semakin hari semakin banyak menggunakan bunyi-bunyi musikal.


Fungsi Representasi Simbolik

Dalam berbagai budaya bangsa, suku-suku, atau daerah-daerah yang masih mempertahankan tradisi nenek-moyang mereka; musik digunakan sebagai sarana mewujudkan simbol-simbol dari nilai-nilai tradisi dan budaya setempat. Kesenangan, kesedihan, kesetiaan, kepatuhan, penghormatan, rasa bangga, dan rasa memiliki, atau perasaan-perasaan khas mereka disimbolkan melalui musik baik secara sendiri maupun menjadi bagian dari tarian, syair-syair, dan upacar aupacara.


Fungsi Respon Sosial

Para pencipta lagu nasional Indonesia sangat peka terhadap adanya kondisi sosial, tingkat kesejahteraan rakyat, dan kegelisahan masyarakat. Mereka menciptakan lagu-lagu populer yang menggunakan syair-syair menyentuh perhatian publik seperti yang dilakukan oleh Bimbo, Ebiet G. Ade, Iwan Fals, Harry Roesli, Gombloh, Ully Sigar Rusady, dan masih banyak lagi.


Pada umumnya para pencipta lagu itu melakukan kritik sosial dan bahkan protes keras terutama ditujukan kepada pemerintah. Para pengamen jalanan juga tak kalah seru mengumandangkan lagu-lagu protes sosialnya, misalnya lagu yang bertema PNS, penderitaan anak jalanan, generasi muda yang tanpa arah, dan lain sebagainya.


Fungsi Pendidikan Norma Sosial

Musik banyak pula digunakan sebagai media untuk mengajarkan norma-norma, aturan-aturan yang sekalipun tidak tertulis namun berlaku di tengah masyarakat. Para pencipta lagu anak seperti Bu Kasur, Pak Kasur, Pak Daljono, AT Mahmud, Ibu Sud-semua berupaya mengajarkan anak-anak berperilaku sopan, halus, hormat kepada orangtua, cinta keindahan, sayangi tanaman dan binatang, patuh pada guru, dan lain sebagainya. Keindahan alam, kesejahteraan sosial, kenyamanan hidup, dan semua norma-norma kehidupan bermasyarakat telah mendapatkan perhatian yang sangat penting dari para pencipta lagu tersebut.


Fungsi Pelestari Kebudayaan

Lagu-lagu daerah banyak sekali berfungsi sebagai pelestari budayanya, karena tema-tema dan cerita di dalam syair menggambarkan budaya secara jelas. Syair-syair lagu sering juga berasal dari pantunpantun yang biasa dilantunkan oleh masyarakat adat dan daerah-daerah di Indonesia. Budaya Minangkabau dapat dipertahankan keberadaannya dengan berbagai cara, tetapi musik Minang sangat jelas karakteristiknya yang mudah mewakili daya tarik terhadap tempat berkembangnya budaya itu ialah Propinsi Sumatera Barat dan sekitarnya.


Lagu-lagu Jawa, mulai dari yang klasik hingga kini yang berwarna populer seperti musik campursari, digemari masyarakat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melengkapi musik kroncong yang lebih dahulu berkembang. Ada budaya Jawa yang dilestarikan melalui syairsyair berbasa Jawa, melodi-melodi yang bernuansa Jawa dari karawitan.


Musik Sunda dan sekitarnya di Propinsi Jawa Barat memiliki rasa yang sangat khas adalah bagian dari upacara-upacara sosial dan keagamaan masyarakatnya. Indonesia memiliki kekayaan budaya dan terutama musiknya seperti termasuk yang paling dikenal dunia seperti Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan bahkan Papua.


Fungsi Pemersatu Bangsa

Setiap bangsa memiliki lagu kebangsaan (national anthem) yang mewakili citarasa estetik, semangat kebangsaan, dan watak dari budaya masing-masing. Lagu kebangsaan Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Soepratman adalah lagu atau musik yang diciptakan untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang mendiami daerah-daerah di wilayah Nusantara yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil.


Keaneka-ragaman budaya yang sangat banyak jumlahnya harus dirangkum dalam satu kesatuan budaya nasional tanpa meninggalkan budaya-budaya lokal. Dalam kesatuan tanah-air, bangsa, dan bahasa; Indonesia diperkenalkan kepada dunia melalui Indonesia Raya. Tetapi, lagu-lagu nasional Indonesia juga tidak sedikit yang bisa berfungsi sebagai pemersatu bangsa sekalipun bukan sebagai lagu kebangsaan, contohnya antara lain Berkibarlah Benderaku, Bangun Pemudi-Pemuda, Bagimu Negeri, Satu Nusa Satu Bangsa, Indonesia Pusaka, Hari Merdeka, Rayuan Pulau Kelapa, Mars Pancasila, Halo-Halo Bandung, dan Syukur.


Fungsi Promosi Dagang

Musik yang dikreasi untuk kepentingan promosi dagang kini banyak berkembang seiring dengan laju pertumbuhan iklan yang disiarkan melalui radio-radio siaran dan televisi-televisi swasta terutama di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia. Musik-musik iklan bisa saja dirancang oleh penciptanya secara baru, tetapi juga ada yang berbentuk penggalan lagu yang sudah ada, sudah populer, dan digemari segmen pasar yang dituju.


Baca Juga : “Alat Musik Melodis” Pengertian & ( Contoh – Gambar )


Manfaat Musik

Dari perspektif filsafat, musik diartikan sebagai bahasa nurani yang menghubungkan memahaman dan pengertian antar manusia pada sudut-sudut ruang dan waktu, di mana pun kita berada. Oleh karena itu Nietzsche, seorang filsuf Jerman, meyakini bahwa musik tidak diragukan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi kehidupan manusia. Sehubungan dengan itu ia mengatakan: “Without music, life would be an error.” Dalam kenyataannya musik memang memiliki fungsi atau peran yang sangat penting sehingga tidak satupun manusia yang bisa lepas dari keberadaan musik.


Musik Sebagai Hiburan

Aristoteles, filsuf Yunani yang lahir di Stagira pada tahun 384 SM, mengatakan bahwa musik mempunyai kemampuan untuk mendamaikan hati yang gundah. Sehubungan dengan itu musik memiliki efek terapi yang rekreatif dan lebih jauh lagi dapat menumbuhkan jiwa patriotisme.


Pandangan Aristoteles ini setidaknya memberikan gambaran kepada kita bahwa dalam mengarungi bahtera kehidupannya, manusia tidak selalu menjumpai hal-hal yang menyenangkan. Suatu ketika ia bisa mengalami peristiwa yang menyedihkan, memilukan, atau bahkan menyakitkan, sedangkan di lain waktu, bisa juga mengalami peristiwa yang sungguh menyenangkan.


Musik dapat mempengaruhi hidup seseorang, hanya dengan musik, suasana ruang batin seseorang dapat dipengaruhi. Entah apakah itu suasana bahagia ataupun sedih, bergantung pada pendengar itu sendiri. Yang pasti, musik dapat memberi semangat pada jiwa yang lelah, resah dan lesu. Apalagi bagi seseorang yang sedang jatuh cinta, musik seakan-akan dapat menjadi kekuatan untuk menyemangati perjalanan cinta seseorang.


Sebagai hiburan, musik dapat memberikan rasa santai dan nyaman atau penyegaran pada pendengarnya. Terkadang ada saat pikiran kita lagi risau, serba buntu, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan; dengan mendengarkan musik, segala pikiran bisa kembali segar. Hasilnya, kita bersemangat kembali mengerjakan sesuatu yang tertunda.


Di samping itu sebagai hiburan, musik juga dapat menyembuhkan depresi, musik terbukti dapat menurunkan denyut jantung. Ini membantu menenangkan dan merangsang bagian otak yang terkait ke aktivitas emosi dan tidur. Peneliti dari Science University of Tokyo menunjukkan bahwa musik dapat membantu menurunkan tingkat stres dan gelisah. Penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik klasik adalah cara terbaik untuk membantu mengatasi depresi.


Musik dan Terapi Kesehatan

Musik dapat berfungsi sebagai alat terapi kesehatan. Ketikasese orang mendengarkan musik, elombang listrik yang ada di otaknya dapat diperlambat atau dipercepat dan pada saat yang ama kinerja sistem tubuh pun mengalami perubahan. Bahkan, musik mampu mengatur hormon- hormon yang mempengaruhi stres seseorang, serta mampu meningkatkan daya ingat. Musik dan kesehatan memiliki kaitan erat, dan tidak diragukan bahwa dengan mendengarkan musik kesukaannya seseorang akan mampu terbawa ke dalam suasana hati yang baik dalam waktu singkat.


Musik juga memiliki kekuatan memengaruhi denyut jantung dan tekanan darah sesuai dengan frekuensi, tempo, dan volumenya. Makin lambat tempo musik, denyut jantung semakin lambat dan tekanan darah menurun. Akhirnya, pendengar pun terbawa dalam suasana santai, baik itu pada pikiran maupun tubuh. Oleh karena itu, sejumlah rumah sakit di luar negeri mulai menerapkan terapi musik pada pasiennya yang mengalami rawat inap. Musik dapat menyembuhkan sakit punggung kronis, ia bekerja pada sistem syaraf otonom yaitu bagian sistem syaraf yang bertanggung jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung, dan fungsi otak—yang mengontrol perasaan dan emosi.


Menurut penelitian, kedua sistem tersebut bereaksi sensitif terhadap musik. Ketika kita merasa sakit, kita menjadi takut, frustasi dan marah yang membuat kita menegangkanratusan otot dalam punggung. Mendengarkan musik secara teratur membantu tubuh santai secara fisik dan mental sehingga membantu menyembuhkan dan mencegah sakit punggung. Para ahli yakin setiap jenis musik klasik seperti Mozart atau Beethoven dapat membantu sakit otot.


Fungsi kesehatan lain ialah untuk membantu kelahiran. Dengan memperdengarkan musik, ibu hamil akan terbantu dalam menghadapi rasa sakit saat melahirkan. Bentuk ekspresi melalui musik dapat menyembuhkan sakit dalam tubuh dan membantu otot menjadi relaks.


Dokter menganjurkan jenis musik klasik atau musik masa kini tetapi mendengarkan musik pilihan sendiri juga baik. Telah terbukti bahwa musik juga sangat membantu anak sebelum menjalani operasi. Mendengarkan musik bagi anak yang tengah menunggu operasi dapat membantu menyembuhkan ketakutan dan gelisah karena musik membantu menenangkan ketegangan otot. Meskipun tidak ada musik khusus, musik-musik yang akrab bagi anakanak jelas yang terbaik.


Musik dan Kecerdasan

Musik memiliki pengaruh terhadap peningkatan kecerdasan manusia. Salah satu istilah untuk sebuah efek yang bisa dihasilkan sebuah musik yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan intelegensia seseorang, yaitu Efek Mendengarkan Musik Mozart. Hal ini sudah terbukti, ketika seorang ibu yang sedang hamil duduk tenang, seakan terbuai alunan musik tadi yang juga ia perdengarkan di perutnya.


Hal ini dimaksudkan agar kelak si bayi akan memiliki tingkat intelegensia yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang dibesarkan tanpa diperkenalkan pada musik. Dengan cara tertentu, otak pun akan distimulasi untuk “belajar” segala sesuatu lewat nada-nada musik. Selain itu, musik-musik yang berirama klasik adalah jenis musik yang dianjurkan banyak pakar buat ibu hamil dan si bayi, yaitu bisa mencerdaskan bayi dan juga bisa memberi ketenangan buat ibu yang sedang hamil.


Sehubungan dengan itu mencegah kehilangan daya ingat. Bagi banyak orang yang mengalami kehilangan daya ingat dimana berbicara dengan bahasa menjadi tidak berguna. Musik dapat membantu pasien mengingat nada atau lagu dan berkomunikasi dengan sejarah mereka. Ini karena bagian otak yang memproses musik terletak sebelah memori. Para peneliti menunjukkan bahwa orang dengan kehilangan daya ingat merespon lebih baik terhadap jenis musik pilihannya.


Musik dan Kepribadian

Musik diyakini dapat meningkatkan motivasi seseorang. Bagi orang yang berolahraga musik dapat meningkatkan motivasi untuk melakukan olahraga yang lebih baik. Untuk selanjutnya pada saat berolahraga musik membantu olahragawan untuk meningkatkan daya tahan, meningkatkan mood dan mengalihkan olahragawan dari setiap pengalaman yang tidak nyaman selama olahraga. Jenis musik terbaik untuk olah raga adalah musik dengan musik tempo tinggi seperti hip-hop atau musik dansa.


Motivasi adalah hal yang hanya bisa dilahirkan dengan perasaan dan suasana hati tertentu. Apabila ada motivasi, semangat pun akan muncul dan segala kegiatan bisa dilakukan. Begitu juga sebaliknya, jika motivasi terbelenggu, maka semangat pun menjadi luruh, lemas, tak ada tenaga untuk beraktivitas. Coba saja diingat saat upacara bendera setiap Senin pagi yang di dalam upacara tersebut kita diwajibkan menyanyikan lagu wajib nasional itu, semata-mata kan hanya untuk menimbulkan motivasi mencintai negeri, mengenang jasa pahlawan, dan memberi semangat baru pada pesertanya.


Hal ini seharusnya berlaku juga pada irama mars yang merupakan irama untuk mengobarkan semangat perjuangan. Perkembangan kepribadian seseorang juga mempengaruhi dan dipengaruhi oleh jenis musik yang didengar. Sewaktu kecil ita suka mendengarkan lagu-lagu anak, setelah dewasa kita pun akan memilih sendiri jenis musik yang kita sukai. Pemilihan jenis musik yang disukai bisa dibilang membantu kita untuk memberikan nuansa hidup yang kita butuhkan.


Baca Juga : “Musik Tradisional” Pengertian & ( Sejarah – Fungsi – Jenis – Contoh )


Unsur-Unsur Musik

Nah berikut ini unsur-unsur yang membentuk sebuah lagu yaitu:


Melodi

Merupakan suatu kesatuan frase yang tersusun dari nada-nada dengan urutan, interval dan tinggi rendah  yang teratur, melodi menjadi daya tarik dari suatu musik.


Irama

Merupakan pergantian panjang pendek tinggi rendah dan keras lembut nada atau bunyi dalam suatu rangkaian musik, irama ialah penentu ketukan dalam musik.


Birama

Merupakan unsur seni yang berupa ketukan atau ayunan berulang-ulang yang hadir secara teratur di waktu yang bersamaan, birama yang nilai penyebutnya genap disebut birama bainar, sedangkan birama yang penyebutnya ganjil disebut birama tenair.


Harmoni

Merupakan sekumpulan nada yang apabila dimainkan bersama-sama akan menghadirkan sebuah bunyi yang enak dinikmati “didengar”, selain itu harmoni bisa diartikan dengan suatu rangkaian akor-akor yang disusun selaras dan dimainkan sebagai iringan musik.


Tangga Nada

Merupakan deret nada yang disusun bertingkat ada 2 jenis tangga nada yaitu tangga nada diatonis dan pentatonis. Tangga nada diatonis tersusun dari 7 buah nada dengan 2 jarak “1/2 dan 1” sedangkan pentatonis tersusun dari 5 buah nada dengan jarak tertentu.


Tempo

Merupakan ukuran kecepatan birama lagu, semakin cepat sebuah lagu dimainkan semakin besar juga nilai tempo dari lagu tersebut, ada 8 kategori tempo yaitu:

  • Largo “lambat sekali”
  • Lento “lebih lambat”
  • Adagio “lambat”
  • Andante”sedang”
  • Moderato “sedang agak cepat”
  • Allegro “cepat”
  • Vivace “lebih cepat”
  • Presto “cepat sekali”

Dinamika

Merupakan tanda untuk memainkan nada dengan volume lembut atau keras, dinamika penting karena dapat menunjukan nuansa sebuah lagu “sedih, senang, riang, agresif, datar, dll”.


Timbre

Merupakan kualitas atau warna bunyi, keberadaan timbre sangat dipengaruhi oleh sumber bunyi dan cara bergetarnya. Timbre yang dihasilkan alat musik tiup akan berbeda dengan alat musik petik, meskipun dimainkan di nada yang sama.


Ekspresi

Ungkapan perasaan dari dalam hati bisa ditunjukkan melalui ekspresi, apakah gembira, sedih, romantis dan lainnya. Karena itu penyanyi harus bernyanyi secara total agar pendengar terbawa suasana.


Baca Juga : “Musik Modern” Pengertian & ( Jenis – Contoh )


Jenis-Jenis Musik

Adapun jenis-jenis musik yang diantaranya yaitu:

  • Pop “Populer”
    Merupakan bentuk modern dari rock and roll, terbentuk tahun 1950-an, jenis musik ini menjadi genre paling populer.
  • RnB
    RnB singkatan dari “rhythm” & blues” ialah genre yang cukup populer yang berasal dari musik Afrika-Amerika pada tahun 1940-an, satu band RnB biasanya terdiri dari pianis satu atau dua gitaris, vokalis, bass, drum dan saxophone.
  • Rock
    Merupakan musik populer yang berasal dari musik rock and roll di AS tahun 1950-an, musik ini mendapat pengaruh dari blues, jazz, klasik, dll, musik rock fokus pada gitar listrik, grup band rock didominasi oleh lelaki.
  • Dangdut
    Merupakan genre musik andalan di tanah air kita, bentuk musik ini berpusat dari musik Melayu pada tahun 1940-an, penyanyi yang paling terkenal dengan ratusan lagunya yakni raja dangdut Rhoma Irama.
  • Blues
    Berasal dari Afrika-Amerika dan muncul pada abad ke 19, ciri musik blues ialah lirik awalnya yang terdiri dari 1 baris yang diulang 4 kali.
  • Country
    Jenis musik ini berasal dari AS selatan di Atlanta dan Georgia tahun 1920, ciri khas musik country ialah sebagai besar menggunakan instrumen string. Musik ini juga identik dengan konoi, musik ini enak didengar saat melakukan perjalanan jauh dan mengawali hari, Taylor Swift merupakan salah satu contoh artis populer jenis musik ini.
  • Electronic
    Musik yang sepenuhnya menggunakan teknologi elektronik, contoh alat musiknya ialah gitar listrik, telharmonium dan organ hammond.
  • Hip Hop
    Merupakan jenis musik yang terdiri dari musik berirama dan bergaya yang biasanya rap dan vokal ritmis, vokalis biasanya membaca lirik lagu seperti membaca biasa namun dengan ritme tertentu.
  • Jazz
    Aliran musik yang bersal dari Afrika-Amerika di akhir abad ke-19 musik ini dikenal memiliki alunan yang merdu, Jazz mendapatkan pengaruh besar dari budaya Afrika Barat dan Eropa.
  • Klasik
    Jenis musik yang berakar pada tradisi musik Barat dan sudah ada sejak abad ke-11, tokoh musik klasik yang terkenal seperti Beethoven dan Johann Sebastian Bach.
  • Reggae
    Genre musik ini berasal dari Jamaika di akhir tahun 1960-an, Reggae terpengaruh oleh Jazz Amerika dan Rnb, salah satu elemen yang paling mudah dikenali dari musik reggae ialah ritme offbeat yang berasal dari gitar atau piano.

Peranan Musik Dalam Kehidupan

Apa peranan seni dalam kehidupan kita ?? Jawabnya adalah hanya sebagai penghibur jiwa dan pikiran kita. Banyak orang tidak menyadari peranan seni dalam hidup kita adalah sangat penting dan semua orang pasti mengetahui apa itu seni, baik seni rupa, seni musik, seni tari dsb.


Seni adalah bahagian dari sebuah budaya… Budaya tanpa adanya seni itu adalah 0 ( nol ) atau kosong, tak berarti dan tidak bermakna. Di Indonesia banyak sekali kita temukan macam-macam seni.


Tapi anehnya dalam Seni musik.. Masih banyak kejadian perkelahian dalam acara Pagelaran Musik atau Festival Musik atau Acara-acara yang berkaitan dengan musik. Musik itu bentuknya Universal… dan digunakan untuk mempersatukan hati dan jiwa kita. Bukan sebaliknya memecah-belah kita.


Demikianlah pembahasan mengenai Musik Adalah – Pengertian, Fungsi, Sejarah, Jenis Dan Unsurnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂