Pegadaian Syariah : Pengertian, Fungsi, Rukun, Kelebihan Dan Produknya

Diposting pada

Pegadaian Syariah : Pengertian, Fungsi, Rukun, Kelebihan Dan Produknya

DosenPendidikan.Com – Lembaga pegadian pertama kali dikenal di Indonesia pada masa penjajahan Belanda, pemerintah Belanda saat ini mendirikan Lembaga Keuangan yang bekerja dengan sistem gadai, lembaga ini disebut Bank Leening, didirikan di Batavia pada tanggal 20 Agustus 1746. Kemudian dengan seiring bergantinya pemegang kekuasaan “penjajah” atas Indonesia “Belanda, Inggris, Jepang”sistem pegadaian juga mengalami beberapa perubahan.

Pengertian Pegadaian Syariah

Pegadaian Syariah ialah Badan Usaha Milik Negara “BUMN” yang menjalankan sistem gadai sesuai dengan hukum islam. Sistem gadai menurut kitab undang-undang hukum perdata pasal 1150 ialah hak yang diperoleh seseorang yang memiliki hak piutang atas suatu barang bergerak.

Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seseorang yang memiliki utang atau oleh orang lain atas nama orang yang memiliki utang. Nah dalam pegadaian syariah sistem gadai atau yang disebut rahn dalam bahasa arab ini dijalankan sesuai dengan hukum islam.

Kata “rahn” berarti tetap atau lama, dengan kata lain juga dapat dikatakan penahanan barang dalam jangka waktu tertentu, barang yang memiliki nilai harta ini dijadikan jaminan dalam utang-piutang. Sama seperti lembaga lain yang berlabel syariah, landasan pembentukan pegadaian syariah ialah Al-Qur’an dan Hadist.

Fungsi Pegadaian Syariah

Fungsi dari pegadaian syariah ini sebenarnya sama dengan fungsi pegadaian secara umum yaitu:

  • Melakukan pengelolaan atas penyaluran uang pinjaman dengan berdasar kepada hukum gadai islam yang prosesnya mudah, cepat, aman dan hemat.
  • Membuka dan mengembangkan usaha yang dapat menguntungkan pemerintah dan masyarakat.
  • Melakukan pengelolaan terhadap keuangan perlengkapan, kepegawaian, pelatihan, pendidikan dan tatalaksana pegadaian.
  • Melakukan penelitian dan pengembangan serta pengawasan terhadap sistem gadai dalam masyarakat.
  • Mencegah adanya pemberitaan tidak wajar, pengadaian gelap dan praktek riba.

Rukun Pegadaian Syariah

Adapun rukun pegadaian syariah yaitu:

  • Adanya Ar-Rahin “yang menggadaikan”
  • Adanya Al-Murtahin “penerimaa gadai”
  • Adanya Al-Marhun “barang yang digadaikan”
  • Adanya Al-Marhun Bih “utang”
  • Adanya Sighat, Ijab, Qabul “kesepakatan antara rahin dan murtahin dalam melakukan transaksi gadai”

Kelebihan Pegadaian Syariah

Adapun kelebihan pegadaian syariah diantaranya yaitu:

Pegadaian Syariah
  • Halal
  • Sebagai media beramal, lembaga keuangan syariah menyisihkan 2,5% dari keuntungannya untuk zakat
  • Tahan terhadap krisis ekonomi
  • Tarif jasa simpan kecil
  • Biaya administrasi kecil
  • Barang yang disimpan terjaga dan aman
  • Menggunakan sistem gadai syariah yang adil dan menentramkan
  • Dan lain-lain

Produk-Produk Dan Program Pegadaian Syariah

Adapun produk-produk dan program pegadaian syariah diantaranya yaitu:

  • Rhan
    Ar-Rahn ialah produk jasa gadai yang berlandaskan pada prinsip syariah dimana nasabah hanya akan dipungut atas biaya administrasi dan ijarah “biaya jasa simpan pinjam dan pemeliharaan barang”, artinya lembaga pegadaian syariah tidak mendapatkan keuntungannya dari dana yang diberikan sebagai pinjaman melainkan melalui pembayaran atas jasa penyimpanan dan pemeliharaan barang tersebut.
  • Arrum
    Arrum ialah program untuk pengusaha kecil agar mendapatkan modal usaha dengan jaminan BPKB atau emas.
  • Program Amanah
    Amanah ialah program kepada karyawan tetap dari pengusaha mikro untuk miliki motor atau mobil dengan cara angsuran. Pada pegadaian syariah Indonesia jangka waktu pembiayaannya dimulai dari 12 bulan sampai dengan 60 bulan dengan transaksi sesuai prisip syariah yang adil dan menentramkan.
  • Program Produk Mulia
    Program logam mulia adakah penjualan logam mulia oleh pihak pegadaian syariah kepada masyarakat secara tunai dan angsuran dengan jangka waktu fleksibel.
  • Penitipan Barang
    Program penitipan barang atau ijarah adalah jasa penitipan terhadap barang-barang berharga nasabah. Pada program ini nasabah harus membayar jasa penitipan dan pemeliharaan dari barang tersebut.

Demikianlah pembahasan mengenai Pegadaian Syariah : Pengertian, Fungsi, Rukun, Kelebihan Dan Produknya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: