Klausa : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis Dan Contohnya

Diposting pada

Klausa : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis Dan Contohnya

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Klausa yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian Klausa, Ciri Klausa, Fungsi Klausa, Jenis Klausa dan Contoh Klausa. Nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah.

Pengertian Dan Fungsi Klausa

Klausa ialah satuan dalam sebuah bahasa yang terdiri dari beberapa kata, sekurang-kurangnya terdiri dari subjek dan predikat dan berpotensi menjadi kalimat. Klausa dikatakan berpotensi menjadi kalimat karena secara sekilas dia terlihat sama dengan kalimat, perbedaan hanya terdapat pada ketiadaan intonasi dan tanda baca pada klausa.

Secara teori unsur atau inti klausa ialah Subjek “S” dan Predikat “P”, tetapi dalam prakteknya, unsur subjek sering dihilangkan sehingga tidak tertulis, tetapi tetap dapat ditemukan secara eksplisit.

Contoh:

Bersama dengan saya, budi datang membawa semua bukti.

Pada kalimat itu terdapat tiga klausa yaitu:

  • Bersama dengan Saya “Tidak ada subjek”
  • Budi datang
  • Membawa semua bukti “tidak ada subjek, tetapi kita mengerti bahwa yang membawa semua bukti itu adalah Budi”

Ciri-Ciri Klausa

Adapun ciri-ciri klausa yang diantaranya yaitu:

  • Memiliki subjek baik secara tertulis atau tidak tertulis
  • Memiliki predikat
  • Tidak memiliki intonasi akhir dan tanda baca “jika ditambahkan unsur ini, maka klausa akan menjadi kalimat”

Klasifikasi Macam-Macam Jenis-Jenis Klausa Dan Contoh Penggunaannya

Adapun klasifikasi macam-macam jenis-jenis klausa dan contoh penggunaannya diantaranya yaitu:

Jenis Klausa Berdasarkan Strukturnya

Klausa Bebas

Klausa bebas ialah klausa yang berpotensi menjadi sebuah kalimat artinya jika dalam penulisannya diawali dengan huruf kapital dan diakhiri tanda baca, maka klausa ini bisa menjadi kalimat. Biasa dalam sebuah kalimat, inti dari kalimat tersebut berupa klausa bebas.

Contoh:

  • Kamu harus pergi
  • Dia menangis
  • Ayah sangat marah
Klausa Terikat

Klausa terikat ialah klausa yang tidak berpotensi menjadi kalimat walaupun dalam penulisannya diawali oleh huruf kapital dan diakhiri oleh tanda baca, biasanya ia menjadi pelengkap dalam sebuah kalimat.

Contoh:

  • Supaya kita sadar
  • Ketika ibu tidur
  • Dekat kantor kelurahan

Jenis Klausa Berdasarkan Fungsinya

Jenis Klausa Berdasarkan Fungsinya
Klausa Subjek

Klausa subjek ialah klausa yang berkedudukan sebagai subjek dalam sebuah kalimat. Contohnya, ternyata ayah sedang membaca buku itu.

Klausa Objek

Klausa objek ialah klausa yang berkedudukan sebagai objek dalam sebuah kalimat. Contohnya Ibu sedang menyusun daftar belanjaan.

Klausa Keterangan

Klausa keterangan ialah klausa yang berkedudukan sebagai keterangan dalam sebuah kalimat. Contohnya, Karena sakit, budi tidak pergi sekolah.

Klausa Pelengkap

Klausa pelengkap ialah klausa yang berkedudukan sebagai pelengkap dalam sebuah kalimat. Contohnya, Aku dianggap sudah mati.

Jenis Klausa Berdasarkan Kelengkapan Unsurnya

Klausa Lengkap

Klausa yang memiliki unsur Subjek “S” dan Predikat “P”. Jika subjeknya di awal disebut klausa lengkap susun biasa, jika subjeknya berada di belakang Predikat maka disebut klausa lengkap susun balik “inversi”. Contohnya:

  • Kami sedang bekerja
  • Ibu memasak
  • Andi sekolah hari ini
Klausa Tak Lengkap

Klausa tak lengkap ialah jenis klausa yang hanya memiliki unsur predikat “P” tanpa subjek. Contohnya:

  • Terpaksa berhenti dari pekerjaannya
  • Sudah pergi dari tadi siang
  • Sedang membuat kue

Jenis Klausa Berdasarkan Kata Negatifnya

Klausa Negatif

Klausa negatif ialah klausa yang memiliki kata negatif seperti “tidak” bukan, jangan, dll, sehingga predikatnya bersifat negatif.

Contoh:

  • Ibu belum pergi
  • Bukan saya yang melakukannya
Klausa Positif

Klausa positif ialah klausa yang tidak memiliki kata negatif sehingga predikatnya bersifat positif.

  • Saya berhasil melakukannya
  • Kami sudah menjadi anggota

Berdasarkan Fungsi Predikatnya

Klausa Verbal

Klausa verbal merupakan klausa yang predikatnya berupa kata kerja.

Contoh:

  • Kami berlari
  • Ibu memasak
Klausa Nominal

Klausa nominal adalah klausa yang predikatnya berupa kata benda.

Contoh:

  • Ibunya seorang guru
  • Dia siswa SMA
Klausa Adjektival

Klausa adjektival adalah klausa yang disusun oleh kata sifat.

Contoh:

  • Baju yang mahal
  • Cerdas sekali
Klausa Preposisional

Klausa preposisional adalah klausa yang predikatnya adalah frasa dari kata depan “preposisi”.

Contoh:

  • Dari pasar malam
  • Menuju ke sekolah
Klausa Numeral

Klausa numeral adalah klausa yang predikatnya berupa kata atau frasa numeralia “bilangan”.

Contoh:

  • Dua juta sebulan
  • Tiga kali sehari

Demikianlah pembahasan mengenai Klausa : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis Dan Contohnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: