Deposito : Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Jenis, Manfaat Dan Keuntungannya

Diposting pada

Deposito : Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Jenis, Manfaat Dan Keuntungannya

DosenPendidikan.Com – Lantas apa yang dimaksud dengan deposito ,,,?? Pengertian deposito ialah suatu produk perbankan berupa jasa tabungan berjangka yang menawarkan suku bunga tetap sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Deposito ialah produk jasa simpanan berjangka di Bank yang menjanjikan bunga lebih tinggi dari pada tabungan biasa. Namun penyetoran dan penarikan deposito hanya dapat dilakukan pada saat tertentu saja.

Semakin besar dana dan semakin lama waktu pencairan depositonya maka semakin besar bunga yang akan didapatkan oleh nasabah. Namun, jika nasabah ingin menarik dana dari depositonya lebih awal dari waktu yang telah disepakati, maka nasabah akan dikenakan pinalti.

Dalam hal ini dengan kata lain, produk tabungan berjangka ini lebih cocok bagi nasabah yang ingin menginvestasikan dananya di Bank. Meskipun keuntungannya tidak sebensar investasi saham dan komoditi, tabungan deposito berjangka cenderung lebih aman dan keuntungannya relatif stabil.

Pengertian Deposito Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa arti deposito, maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:

  • Menurut Thomas Suyatno
    Pengertian deposito ialah tabungan di Bank dimana penarikannya hanya bisa dilakukan dalam jangkwa waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara nasabah dengan bank yang bersangkutan.
  • Menurut Lukman Dendawijaya
    Pengertian deposito adalah simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang sistem penarikannya hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian antara pihak ketiga dengan bank yang bersangkutan.
  • Muhammad Hassanudin Dan Habib Nazir
    Pengertian deposito ialah simpanan berjangka dari pihak ketiga pada bank dimana penarikannya hanya bisa dilakukan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan sesuai perjanjian antara pihak ketiga dan pihak bank.
  • UU Perbankan
    Menurut Undang-Undang Perbankan No. 10 Tahun 1998 pasal 1, pengertian deposito ialah tabungan yang penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah dengan bank.

Ciri-Ciri Deposito

Jenis simpanan deposito ini dapat dikenali dengan memperhatikan beberapa karakteristiknya, adapun ciri-ciri deposito ialah sebagai berikut:

Setoran Minimal

Sama halnya jika ingin membuka rekening di bank, harus ada setoran awal minimal yang diberikan ke pihak bank. Setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda mengenai besaran setoran awal ini. Namun pada umumnya setoran awal minimal untuk deposito berjangka ialah sekitar Rp 5 juta.

Jangka Waktu Simpanan

Seperti yang telah disebutkan pada paragraf awal, tabungan deposito memiliki jangka waktu pengendapan dana yaitu mulai dari 1, 3, 6, 12 dan 24 bulan. Artinya nasabah tidak dapat mencairkan dananya sewaktu-waktu tapi harus sesuai dengan jangka waktu simpanan yang telh disepakati dengan pihak bank.

Aturan Pencairan Dana

Masih berhubungan dengan poin #2 dana nasabah tidak dapat dicairkan sewaktu-waktu seperti halnya tabungan biasa. Jadi ketika nasabah memilih jangka waktu depositonya selama 24 bulan maka nasabah tersebut nasabah tersebut diharuskan menunggu selama 24 bulan agar bisa mencairkan depositonya. Jika nasabah ingin mengambil dana sebelum waktunya maka ia akan dikenakan biaya penalti.

Bunga Deposito

Pada umumnya bunga deposito relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa, itulah alasannya mengapa deposito termasuk produk investasi karena dari bunga tersebut nasabah bisa memperoleh keuntungan. Dalam penentuan besaran suku bunga deposito, pihak bank harus menyesuaikan dengan kebijakan Lembaga Penjamin Simpanan “LPS”.

Risiko Rendah

Deposito merupakan simpanan sekaligus investasi dengan risiko yang rendah karena dijamin oleh LPS dengan syarat khusus.

Biaya Administrasi Dan Pajak

Deposito merupakan produk kena pajak sehingga keuntungan dari bunga deposito akan dipotong untuk biaya pajak. Dan selain itu nasabah juga dikenakan biaya administrasi, namun secara keseluruhan nasabah masih mendapatkan keuntungan dari deposito tersebut.

Deposito Dapat Dijaminkan

Deposito dapat digunakan sebagai alat jaminan saat melakukan pinjaman ke bank, namun hanya beberapa bank yang bersedia menerima jaminan dalam bentuk deposito.

Jenis-Jenis Deposito

Secara umum deposito dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu deposito berjangka, sertifikat deposito dan deposito on Call, berikut ini penjelasan masing-masing:

Deposito

Deposito Berjangka

Deposito berjangka ialah jenis deposito yang memiliki jangka waktu yaitu mulai dari 1, 2, 3, hingga 24 bulan. Deposito berjangka diterbitkan atas nama perorangan atau lembaga. Bunga deposito berjangkwa bisa ditarik setiap bulan sesuai jangka waktinya. Penarikan bunga tersebut bisa dilakukan dengan tunai atau non tunai “pindah buku”.

Deposito berjangka ini umumnya diterbitkan dalam bentuk bilyet giro dimana di dalamnya tertera nama pemiliknya. Dengan begitu maka deposito tersebut tidak dapat diperjual belikan secara bebas.

Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito ialah bentik deposito yang dikeluarkan pihak bank dengan jangka waktu yang lebih singkat yaitu 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. Pada umumnya sertifikat deposito ini diterbitkan tanpa dibubuhi nama pemilik atau pemegangnya sehingga dapat diperjualbelikan oleh pemiliknya.

Deposito on Call

Deposito on Call ialah bentuk deposito yang dipakai oleh penebar deposito untuk para deposan yang punya dana yang besar dan untuk jangka waktu yang relatif singkat dana tersebut belum akan dipakai.

Jangka waktunya biasanya sangat pendek yaitu 7-30 hari, bentuk deposito ini diterbitkan dengan dibubuhi nama pemiliknya sehingga tidak dapat diperjualbelikan.

Manfaat Dan Keuntungan Deposito

Deposito memiliki beragam manfaat bagi banyak pihak, baik dari sisi bank, deposan maupun masyarakat yang membutuhkan modal. Mengacu pada pengertian deposito di atas berikut ini ialah manfaat dan keuntungannya.

Dari Sisi Bank

Manfaat deposito dari sisi bank ialah dukungan terhadap usaha bank dalam menghimpun dana dari masyarakat. Dana tersebut digunakan untuk menambah modal usaha perbankan, khususnya di bidang jasa kredit dengan menawarkan suku bunga deposito.

Dari Sisi Deposan

Manfaat deposito yang didapatkan oleh deposan ialah keuntungan dari suku bunga yang lebih tinggi. Selain itu, deposan juga mendapatkan jaminan kredit dan bantuan pengelolaan keuangan dari pihak bank.

Dari Sisi Masyarakat

Manfaat deposito bagi masyarakat ialah adanya dana bantuan modal dalam bentuk kredit. Modal tesebut dapat digunakan secara maksimal dalam kegiatan produksi sehingga dapat meningkatkan pendapatan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Demikianlah pembahasan mengenai Deposito : Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Jenis, Manfaat Dan Keuntungannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: