“Diakronik” Pengertian & ( Ciri – Contoh – Kesimpulan )

/5 ratings

“Diakronik” Pengertian & ( Ciri – Contoh – Kesimpulan )

DosenPendidikan.Com – Nah berikut ini pengertian diakronik dan contohnya yang dilengkapi juga dengan ciri maupu kesimpulan. Apakah kalian pernah mendengar berfikir dengan cara diakronik? cara ini sering digunakan untuk mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sejarah, untuk memahami mengenai arti diakronik, berikut ini penjelasannya.

Pengertian Diakronik

Pengertian diakronik ialah suatu metode atau cara mempelajari sejarah dengan melalui, melintasi, melampaui dan menjelajah waktu, sehingga bisa menguraikan peristiwa sejarah secara detail. Kata diakronik sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu “Dia” yang diartikan “Melintasi” dan kata “Charons” yang berarti “waktu”, jadi diakronik diartikan sebagai melintasi, melalui atau menjelajahi waktu.

Diakronik ialah cara berfikir secara kronologi atau berurutan dalam menganalisa suatu kejadian, kronologis disini merupakan catatan kejadian yang berurutan sesuai waktu saat kejadiannya. Diakronik sering disamakan dengan kronologi karena supaya kita mempelajari suatu sejarah bisa teratur mengenai kejadian-kejadiannya dan tidak acak-acakan, sehingga kita mengetahui kronologi waktu kejadian sejarah tersebut secara berurutan.

Jadi dapat disimpulkan, tujuan diakronik yakni untuk mengajarkan kita cara berfikir secara kronologis, secara teratur dan berurutan atau supaya kita mempelajari sejarah sesuai urutan terjadinya peristiwa dalam sejarah tersebut.

Seperti halnya kita mempelajari masa-masa saat perjuangan kemerdekaan Indonesia dari penjajah Jepang, maka kita menggunakan batasan tahun antara tahun 1942 sampai dengan 1945 dan dari rentang tahun tersebut kita akan mencari dan merinci kejadian apa yang terjadi pada saat itu.

Simak Juga :  100 Macam-Macam Ungkapan Atau Idiom

Konsep berpikir diakronik seperti:

Loading...
  • Memandang kejadian dalam masyarakat sebagai suatu yang terus bergerak yang memiliki hubungan sebab-akibat.
  • Mempelajari kehidupan di masyarakat secara memanjang dan memiliki dimensi waktu.
  • Dapat menguraikan proses perubahan peristiwa yang terus terkadi dari waktu-ke waktu.

Ciri-Ciri Diakronik

Metode berfikir diakronik pada sejarah memiliki beberapa ciri seperti:

  • Mempelajari suatu kejadian sejarah seiring dengan berlalunya waktu.
  • Sering digunakan pada ilmu mempelajari sejarah.
  • Cakupan kejiannya sangat luas.
  • Umumnya kajiannya bersifat historis atau sejarah.
  • Kajiannya memanjang dan memiliki dimensi waktu.
  • Mementingkan proses saat terjadinya suatu peristiwa.
  • Sifatnya dinamis.

Contoh Diakronik

Nah berikut ini salah satu contok diakronik pada sejarah pertempuran Surabaya rentang waktu antara 27 Oktober 1945 s/d 20 November 1945.

  • Pada tanggal 25 Oktober 1945, tentara Inggris yang bergabung dalam AFNEI “Allied Forces Netherlands East Indies” dan membonceng NICA “Netherlands Indies Civil Administration” mendarat di Surabaya dengan membawa misi mengembalikan Indonesia kepada administrasi pemerintahan Belanda sebagai ngeri jajahan Hindia Belanda.
  • Setelah kejadian perobekan bendera Belanda yang berwarna biru sehingga tinggal warna merah putihnya saja, tepatnya tanggal 27 Oktober 1945 terjadinya pertempuran yang pertama antara Indonesia melawan tentara Inggris.
  • Pada tanggal 29 Oktober 1945 di tandatangani gencatan senjata antara Indonesia dan tentara Inggris.
  • Pada tanggal 30 Oktober 1945 setelah gencatan sejata di tandatangani tapi tetap saja bentrokan terjadi hingga mencapai puncaknya dan tewasnya pimpinan tentara Inggris untuk daerah Jawa Timur yaitu Jendral Mallaby.
  • Pada tanggal 10 November tahun 1945, Mayor Jendrak Eric Carden Robert Mansegh sebagai pengganti Jendral Mallaby, meminta pihak Indonesia untuk menyerahkan persenjataan dan juga menghentikan perlawanan terhadap tentara Inggris atau AFNEI. Tapi ultimatum tersebut tidak dihiraukan sehingga tanggal 10 November 1945 tepatnya pagi haris tentara Inggris melancarkan serangan secara besar-besaran.
Simak Juga :  "Teks Rekaman" Pengertian & ( Struktur - Unsur - Contoh )

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa metode berfikir diakronik yaitu suatu metode atau cara mempelajari sejarah dengan sesuai urutan waktu kejadian, sehingga menguraikan peristiwa sejarah secara lebih detail.

"Diakronik" Pengertian & ( Ciri - Contoh - Kesimpulan )

Tujuan diakronik yaitu untuk mengajarkan kita cara berfikir secara kronologis, secara teratur dan berurutan. Beberapa ciri-ciri diakronik seperti:

  • Mempelajari suatu kejadian sejarah seiring dengan berlalunya waktu.
  • Cakupan kajiannya sangat luas.
  • Kajiannya selalu bersifat historis.
  • Mementingkan proses saat terjadinya suatu peristiwa.

Demikianlah pembahasan mengenai “Diakronik” Pengertian & ( Ciri – Contoh – Kesimpulan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

Baca Juga:


Loading...
/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend